RAHMAWATI, Dian (2026) Pengaruh Modified Value Added Intellectual Coefficient (MVAIC) terhadap Nilai Perusahaan yang Dimediasi oleh Earnings per Share (EPS). Skripsi thesis, Universitas Jenderal Soedirman.
|
PDF (Cover)
COVER-Dian Rahmawati-C1C022017-Skripsi-2026.pdf Download (144kB) |
|
|
PDF (Legalitas)
LEGALITAS-Dian Rahmawati-C1C022017-Skripsi-2026.pdf Restricted to Repository staff only Download (654kB) |
|
|
PDF (Abstrak)
ABSTRAK-Dian Rahmawati-C1C022017-Skripsi-2026.pdf Download (191kB) |
|
|
PDF (BabI)
BAB-I-Dian Rahmawati-C1C022017- Skripsi-2026.pdf Restricted to Repository staff only until 27 January 2027. Download (270kB) |
|
|
PDF (BabII)
BAB-II-Dian Rahmawati-C1C022017- Skripsi-2026.pdf Restricted to Repository staff only until 27 January 2027. Download (537kB) |
|
|
PDF (BabIII)
BAB-III-Dian Rahmawati-C1C022017- Skripsi-2026.pdf Restricted to Repository staff only until 27 January 2027. Download (431kB) |
|
|
PDF (BabIV)
BAB-IV-Dian Rahmawati-C1C022017- Skripsi-2026.pdf Restricted to Repository staff only Download (473kB) |
|
|
PDF (BabV)
BAB-V-Dian Rahmawati-C1C022017- Skripsi-2026.pdf Download (196kB) |
|
|
PDF (DaftarPustaka)
DAFTAR PUSTAKA-Dian Rahmawati-C1C022017-Skripsi-2026.pdf Download (208kB) |
|
|
PDF (Lampiran)
LAMPIRAN-Dian Rahmawati-C1C022017-Skripsi-2026.pdf Restricted to Repository staff only Download (384kB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Modified Value Added Intellectual Coefficient (MVAIC) terhadap nilai perusahaan yang diproksikan dengan Price to Book Value (PBV), dengan Earnings Per Share (EPS) sebagai variabel mediasi pada perusahaan subsektor perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode pascapandemi COVID-19 tahun 2022–2024. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya peran aset tidak berwujud, khususnya modal intelektual, dalam menciptakan keunggulan kompetitif dan nilai perusahaan di era ekonomi berbasis pengetahuan. Dalam industri perbankan, modal intelektual menjadi faktor strategis karena aktivitas bisnis sangat bergantung pada kualitas sumber daya manusia, sistem organisasi, serta hubungan dengan nasabah dan pemangku kepentingan lainnya. Namun demikian, hasil penelitian empiris sebelumnya masih menunjukkan temuan yang tidak konsisten terkait hubungan antara modal intelektual, kinerja keuangan, dan nilai perusahaan, khususnya pada sektor perbankan yang memiliki karakteristik bisnis relatif homogen serta berada di bawah regulasi yang ketat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksplanatori. Populasi penelitian mencakup seluruh perusahaan subsektor perbankan yang terdaftar di BEI selama periode 2022–2024. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling berdasarkan kriteria tertentu, sehingga diperoleh 129 observasi awal. Selanjutnya, dilakukan proses data cleaning dan eliminasi outlier menggunakan metode boxplot untuk meningkatkan kualitas dan stabilitas estimasi model. Setelah proses tersebut, jumlah observasi akhir yang digunakan dalam analisis adalah sebanyak 70 observasi. Data penelitian merupakan data sekunder yang bersumber dari laporan keuangan auditan, laporan tahunan perusahaan, serta data harga saham yang dipublikasikan oleh perusahaan dan Bursa Efek Indonesia. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS. Pemilihan metode PLS-SEM didasarkan pada kemampuannya dalam menganalisis hubungan kausal antarvariabel serta ketahanannya terhadap pelanggaran asumsi normalitas data. Mengingat seluruh variabel penelitian diukur menggunakan indikator tunggal, analisis difokuskan pada pengujian model struktural (inner model) tanpa melakukan pengujian model pengukuran (outer model). Hasil analisis statistik deskriptif menunjukkan bahwa nilai MVAIC perusahaan perbankan berada pada kategori positif dengan tingkat variasi yang relatif rendah, yang mengindikasikan bahwa secara umum perusahaan perbankan telah mampu mengelola modal intelektual secara cukup efisien dalam menciptakan nilai tambah. Variabel EPS menunjukkan tingkat variasi yang cukup tinggi, mencerminkan adanya perbedaan tingkat profitabilitas dan kemampuan menghasilkan laba antarperusahaan perbankan. Sementara itu, nilai PBV rata-rata berada di bawah satu, yang mengindikasikan bahwa selama periode pascapandemi COVID-19, nilai pasar perusahaan perbankan secara umum masih berada di bawah nilai bukunya, sejalan dengan kondisi pemulihan ekonomi dan meningkatnya kehati-hatian investor. Hasil pengujian model struktural menunjukkan bahwa MVAIC tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan (PBV). Temuan ini mengindikasikan bahwa pasar belum secara langsung mengapresiasi efisiensi pengelolaan modal intelektual dalam menentukan nilai perusahaan perbankan. Sebaliknya, MVAIC terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap EPS, yang menunjukkan bahwa pengelolaan modal intelektual yang efektif mampu meningkatkan kinerja keuangan perusahaan dalam bentuk laba per saham. Selanjutnya, EPS terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan, yang menegaskan bahwa EPS merupakan indikator kinerja keuangan yang relevan dan menjadi salah satu pertimbangan utama investor dalam menilai prospek dan nilai perusahaan perbankan. Lebih lanjut, hasil pengujian pengaruh tidak langsung menunjukkan bahwa EPS mampu memediasi secara penuh dan positif pengaruh MVAIC terhadap nilai perusahaan. Hal ini mengindikasikan bahwa pengaruh modal intelektual terhadap nilai perusahaan bersifat tidak langsung, yaitu melalui peningkatan kinerja keuangan yang tercermin dalam EPS. Dengan demikian, modal intelektual baru akan diapresiasi oleh pasar apabila berhasil dikonversi menjadi kinerja keuangan yang nyata, terukur, dan berkelanjutan. Secara teoretis, hasil penelitian ini memperkuat integrasi Resource-Based View (RBV) dan Signaling Theory dalam menjelaskan mekanisme penciptaan nilai perusahaan. Modal intelektual berperan sebagai sumber daya strategis internal yang meningkatkan kinerja keuangan, sedangkan EPS berfungsi sebagai sinyal yang menyampaikan informasi kinerja tersebut kepada pasar. Secara praktis, temuan ini memberikan implikasi bagi manajemen perbankan untuk tidak hanya berfokus pada pengembangan modal intelektual, tetapi juga memastikan bahwa pengelolaannya mampu menghasilkan kinerja keuangan yang optimal guna meningkatkan nilai perusahaan, khususnya dalam konteks pascapandemi COVID-19 yang ditandai oleh ketidakpastian ekonomi dan meningkatnya sensitivitas investor terhadap indikator profitabilitas.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Nomor Inventaris: | C26041 |
| Uncontrolled Keywords: | Modified Value Added Intellectual Coefficient, Earnings Per Share, Nilai Perusahaan, Perbankan |
| Subjects: | C > C865 Corporations Finance |
| Divisions: | Fakultas Ekonomi dan Bisnis > S1 Akuntansi |
| Depositing User: | Mrs. Dian Rahmawati |
| Date Deposited: | 27 Jan 2026 01:35 |
| Last Modified: | 27 Jan 2026 01:35 |
| URI: | http://repository.unsoed.ac.id:443/id/eprint/39228 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
