WAHYUNINGSIH, Tri (2026) Aplikasi Biofungisida Greemi-G untuk Pengendalian Penyakit Hawar Daun pada Tanaman Kentang Varietas Atlantik di Dataran Medium. Skripsi thesis, Universitas Jenderal Soedirman.
|
PDF (Cover)
COVER-Tri Wahyuningsih-A1D022204-Skripsi-2026.pdf Download (162kB) |
|
|
PDF (Legalitas)
LEGALITAS-Tri Wahyuningsih-A1D022204-Skripsi-2026.pdf Restricted to Repository staff only Download (924kB) |
|
|
PDF (Abstrak)
ABSTRAK-Tri Wahyuningsih-A1D022204-Skripsi-2026.pdf Download (235kB) |
|
|
PDF (BabI)
BAB I-Tri Wahyuningsih-A1D022204-Skripsi-2026.pdf Restricted to Repository staff only until 5 February 2027. Download (234kB) |
|
|
PDF (BabII)
BAB II-Tri Wahyuningsih-A1D022204-Skripsi-2026.pdf Restricted to Repository staff only until 5 February 2027. Download (270kB) |
|
|
PDF (BabIII)
BAB III-Tri Wahyuningsih-A1D022204-Skripsi-2026.pdf Restricted to Repository staff only until 5 February 2027. Download (318kB) |
|
|
PDF (BabIV)
BAB IV-Tri Wahyuningsih-A1D022204-Skripsi-2026.pdf Restricted to Repository staff only Download (407kB) |
|
|
PDF (BabV)
BAB V-Tri Wahyuningsih-A1D022204-Skripsi-2026.pdf Download (243kB) |
|
|
PDF (DaftarPustaka)
DAFTAR PUSTAKA-Tri Wahyuningsih-A1D022204-Skripsi-2026.pdf Download (254kB) |
|
|
PDF (Lampiran)
LAMPIRAN-Tri Wahyuningsih-A1D022204-Skripsi-2026.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Penyakit hawar daun merupakan salah satu penyakit utama pada tanaman kentang yang dapat menyebabkan kehilangan hasil hingga 100%, terutama pada varietas Atlantik yang banyak dibudidayakan di dataran medium. Selama ini, petani masih sangat bergantung pada fungisida sintetis yang berisiko menimbulkan residu dan serta pencemaran lingkungan, sehingga diperlukan alternatif pengendalian yang lebih ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh serta dosis terbaik biofungisida Greemi-G berbasis Trichoderma spp. dalam mengendalikan penyakit hawar daun (Phytophthora infestans) serta pengaruhnya terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kentang varietas Atlantik di dataran medium. Penelitian dilaksanakan di Desa Karangsari, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang pada bulan Mei hingga Agustus 2025 menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan lima perlakuan dan delapan ulangan. Perlakuan terdiri dari kontrol (tanpa perlakuan apapun), fungisida sintetis 100%, serta kombinasi fungisida sintetis dan biofungisida Greemi-G dengan perbandingan 75:25, 50:50, dan 25:75. Parameter yang diamati meliputi masa inkubasi, intensitas penyakit, laju perkembangan penyakit, nilai AUDPC, kandungan klorofil, pertumbuhan tanaman, serapan hara, dan biomassa tanaman kentang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi biofungisida Greemi-G mampu menunda munculnya gejala penyakit hawar daun, menekan intensitas dan laju perkembangan penyakit, serta menurunkan nilai AUDPC dibandingkan dengan kontrol tanpa perlakuan. Perlakuan kombinasi fungisida sintetis 25% dan Greemi-G 75% memberikan hasil terbaik dalam menekan perkembangan penyakit tanpa merusak lingkungan akibat penggunaan fungisida terus-menerus. Selain itu, aplikasi Greemi-G tidak menurunkan pertumbuhan maupun hasil tanaman kentang, bahkan mampu meningkatkan efisiensi serapan hara. Dengan demikian, biofungisida Greemi-G berpotensi menggantikan penggunaan fungisida sintetis hingga 75% dan dapat direkomendasikan sebagai alternatif pengendalian penyakit hawar daun yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Nomor Inventaris: | A26017 |
| Uncontrolled Keywords: | Hawar daun, kentang, Greemi-G, Trichodermaspp., biofungisida |
| Subjects: | P > P178 Pest control Plant |
| Divisions: | Fakultas Pertanian > S1 Agroteknologi |
| Depositing User: | Mrs Tri Wahyuningsih |
| Date Deposited: | 05 Feb 2026 02:48 |
| Last Modified: | 05 Feb 2026 02:48 |
| URI: | http://repository.unsoed.ac.id:443/id/eprint/39404 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
