ARIFIANTO, Robi Aziz (2026) Bacillus cereus Isolat Rizosfer sebagai Pengendali Penyakit Hawar Daun Bakteri Bawang Merah dan Potensinya sebagai Pupuk Hayati. Skripsi thesis, Universitas Jenderal Soedirman.
|
PDF (Cover)
COVER-Robi Aziz Arifianto-A1D022030-Skripsi-2026.pdf Download (120kB) |
|
|
PDF (Legalitas)
LEGALITAS-Robi Aziz Arifianto-A1D022030-Skripsi-2026.pdf Restricted to Repository staff only Download (530kB) |
|
|
PDF (Abstrak)
ABSTRAK-Robi Aziz Arifianto-A1D022030-Skripsi-2026.pdf Download (318kB) |
|
|
PDF (BabI)
BAB-I-Robi Aziz Arifianto-A1D022030-Skripsi-2026.pdf Restricted to Repository staff only until 18 February 2027. Download (338kB) |
|
|
PDF (BabII)
BAB-II-Robi Aziz Arifianto-A1D022030-Skripsi-2026.pdf Restricted to Repository staff only until 18 February 2027. Download (366kB) |
|
|
PDF (BabIII)
BAB-III-Robi Aziz Arifianto-A1D022030-Skripsi-2026.pdf Restricted to Repository staff only until 18 February 2027. Download (582kB) |
|
|
PDF (BabIV)
BAB-IV-Robi Aziz Arifianto-A1D022030-Skripsi-2026.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
|
|
PDF (BabV)
BAB-V-Robi Aziz Arifianto-A1D022030-Skripsi-2026.pdf Download (321kB) |
|
|
PDF (DaftarPustaka)
DAFTAR PUSTAKA-Robi Aziz Arifianto-A1D022030-Skripsi-2026.pdf Download (371kB) |
|
|
PDF (Lampiran)
LAMPIRAN-Robi Aziz Arifianto-A1D022030-Skripsi-2026.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Penyakit hawar daun bakteri yang disebabkan oleh Xanthomonas axonopodis pv. allii merupakan salah satu kendala utama dalam budidaya bawang merah. Upaya pengendalian dapat dilakukan melalui pemanfaatan mikroba rizosfer untuk menekan resistensi patogen, residu kimia, serta dampak negatif terhadap lingkungan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi potensi isolat rizosfer Bacillus cereus sebagai agens biokontrol penyakit hawar daun bakteri serta potensinya sebagai pupuk hayati. Penelitian dilaksanakan di lahan percobaan Desa Linggasari, Kecamatan Kembaran, Kabupaten Banyumas, sedangkan analisis potensi B. cereus Bm1, Bm2, Bm3, Bm4, dan konsorsium sebagai biokontrol secara in vitro, bertempat di Laboratorium Perlindungan Tanaman, Fakultas Pertanian UNSOED. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) faktorial yang terdiri atas 2 faktor dengan 3 ulangan. Faktor pertama berupa pola tanam monokultur dan tumpangsari, sedangkan faktor kedua perlakuan pupuk hayati Bm1, Bm2, Bm3, Bm4, dan Konsorsium. Variabel yang diamati adalah mekanisme enzimatis patogen Xaa, diameter zona hambat, intensitas penyakit, area under the disease progress curve (AUDPC), efektivitas pengendalian, penghasil siderofor, tingkat pelarut fosfat, aktivitas protease, dan serapan hara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa patogen Xaa memiliki aktivitas protase dan selulase dalam menginfeksi tanaman. Aplikasi B. cereus mampu menghambat pertumbuhan Xaa secara in vitro melalui mekanisme bakteriostatik, dengan isolat Bm3 menghasilkan daya hambat sebesar 14,75 mm. Seluruh perlakuan B. cereus terbukti dapat menekan perkembangan penyakit dan perlakuan konsorsium memberikan hasil terbaik dengan intensitas penyakit 8,33%, efektivitas pengendalian 51,93%, serta ketahanan lebih tinggi (AUDPC=28,09%.hari) dibandingkan perlakuan lainnya pada pola tanam tumpangsari pada pengamatan keempat. Selain itu, seluruh perlakuan B. cereus juga berpotensi dimanfaatkan sebagai pupuk hayati karena mampu menghasilkan siderofor, pelarut fosfat, aktivitas protease, dan meningkatkan serapan hara tanaman.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Nomor Inventaris: | A26019 |
| Uncontrolled Keywords: | Bawang merah, Baciilus cereus, Hawar daun bakteri, Xanthomonas axonopodis pv. allii. |
| Subjects: | P > P178 Pest control Plant |
| Divisions: | Fakultas Pertanian > S1 Agroteknologi |
| Depositing User: | Mr Robi Aziz Arifianto |
| Date Deposited: | 18 Feb 2026 07:00 |
| Last Modified: | 18 Feb 2026 07:00 |
| URI: | http://repository.unsoed.ac.id:443/id/eprint/39722 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
