Ekplorasi, Identifikasi Jamur dan Bakteri Patogen pada Tanaman Kapulaga Lokal Banyumas

ROHMAH, Fatin Ainur (2026) Ekplorasi, Identifikasi Jamur dan Bakteri Patogen pada Tanaman Kapulaga Lokal Banyumas. Skripsi thesis, Universitas Jenderal Soedirman.

[img] PDF (Cover)
COVER-Fatin Ainur Rohmah-A1D021113-Skripsi-2026.pdf

Download (142kB)
[img] PDF (Legalitas)
LEGALITAS-Fatin Ainur Rohmah-A1D021113-Skripsi-2026.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (365kB)
[img] PDF (Abstrak)
ABSTRAK-Fatin Ainur Rohmah-A1D021113-Skripsi-2026.pdf

Download (217kB)
[img] PDF (BabI)
BAB I-Fatin Ainur Rohmah-A1D021113-Skripsi-2026.pdf
Restricted to Repository staff only until 20 February 2027.

Download (242kB)
[img] PDF (BabII)
BAB II-Fatin Ainur Rohmah-A1D021113-Skripsi-2026.pdf
Restricted to Repository staff only until 20 February 2027.

Download (351kB)
[img] PDF (BabIII)
BAB III-Fatin Ainur Rohmah-A1D021113-Skripsi-2026.pdf
Restricted to Repository staff only until 20 February 2027.

Download (333kB)
[img] PDF (BabIV)
BAB IV-Fatin Ainur Rohmah-A1D021113-Skripsi-2026.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (578kB)
[img] PDF (BabV)
BAB V-Fatin Ainur Rohmah-A1D021113-Skripsi-2026.pdf

Download (231kB)
[img] PDF (DaftarPustaka)
DAFTAR PUSTAKA-Fatin Ainur Rohmah-A1D021113-Skripsi-2026.pdf

Download (248kB)
[img] PDF (Lampiran)
LAMPIRAN-Fatin Ainur Rohmah-A1D021113-Skripsi-2026.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (384kB)

Abstract

Kapulaga merupakan tanaman rempah bernilai ekonomi tinggi yang berpotensi sebagai biofarmaka, seperti gangguan pencernaan, malaria, asma, diare, gangguan lambung, gangguan ginjal. Produksi kapulaga di Indonesia menempati posisi ketiga setelah jahe dan kunyit. Salah satu kendala dalam budidaya kapulaga yaitu adanya penyakit tanaman. Akan tetapi, upaya pengendalian penyakit belum dilaksanakan secara optimal dan petani memiliki keterbatasan terkait teknik pengendaliannya. Penelitian terkait penyakit pada kapulaga belum banyak diteliti dan berpotensi untuk dikaji tentang karakter patogen pada kapulaga sebagai langkah awal pencegahan dan rekomendasi pengendalian penyakit yang tepat sasaran dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengidentifikasi jamur dan bakteri patogen kapulaga, dan 2) menentukan kejadian penyakit yang disebabkan oleh jamur dan bakteri patogen pada tanaman kapulaga. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Perlindungan Tanaman, Fakultas Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman pada bulan Juni-November 2025 dengan menggunakan metode eksploratif-deskriptif melalui survei lapangan dan analisis laboratorium. Sampel tanaman ditentukan secara purposive sampling pada tanaman kapulaga yang menunjukkan gejala penyakit di Kecamatan Cilongok dan Kedungbanteng. Bagian tanaman yang sakit, meliputi daun, batang, dan pangkal batang, dipotong kemudian diisolasi serta diidentifikasi lebih lanjut di laboratorium. Variabel yang diamati yaitu deskripsi gejala, tingkat kejadian penyakit, identifikasi patogen, dan uji patogenisitas berdasarkan postulat Koch. Hasil penelitian menunjukkan kejadian penyakit kapulaga di Kecamatan Cilongok dengan gejala bercak daun 61,9%, layu kuning 43,3%, bercak merah 38,6%, lesi merah 25,2%, nekrosis 18,6%, dan bercak coklat 12,2%. Persentase kejadian penyakit gejala bercak daun di Kecamatan Kedungbanteng mencapai 55,7%, layu kuning 0%, bercak merah 48,6%, lesi merah 33,2%, nekrosis 23,3%, dan bercak coklat 25,4%. Jamur patogen yang ditemukan pada kapulaga meliputi genus Fusarium dan Colletotrichum sedangkan bakteri patogen yaitu genus Erwinia dan Xylophilus. Gejala karena jamur Fusarium antara lain pangkal batang membusuk, pelepah batang menguning, daun menguning, layu dan kering. Gejala karena jamur Colletotrichum terdiri atas bercak daun berukuran kecil berwarna putih dengan tepi berwarna coklat muda dan terdapat halo kuning. Selain itu, bercak berkembang berubah warna menjadi coklat tua. Gejala karena bakteri Erwinia adalah lesi berwarna merah kecoklatan dengan pinggiran halo kuning serta cenderung basah dan lunak. Gejala karena bakteri Xylophilus adalah bercak berwarna coklat kemerahan dengan tepi berwarna coklat muda dan dikelilingi halo kuning. Bagian pusat bercak mengalami nekrosis dan berlubang.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Nomor Inventaris: A26035
Uncontrolled Keywords: kapulaga, identifikasi, jamur patogen, bakteri patogen
Subjects: A > A141 Agricultural pests
H > H104 Herb gardening
Divisions: Fakultas Pertanian > S1 Agroteknologi
Depositing User: Mrs Fatin Ainur Rohmah
Date Deposited: 20 Feb 2026 01:04
Last Modified: 20 Feb 2026 01:04
URI: http://repository.unsoed.ac.id:443/id/eprint/39735

Actions (login required)

View Item View Item