MAHARANI, Shelly (2026) Tinjauan Yuridis terhadap Perbuatan Melawan Hukum atas Penahanan Barang Tanpa Alasan yang Sah (Studi Putusan Nomor 194/Pdt.G/2024/PN Jkt.sel). Skripsi thesis, Universitas Jenderal Soedirman.
|
PDF (Cover)
COVER-Shelly Maharani-E1A022178-Skripsi-2026.pdf Download (126kB) |
|
|
PDF (Legalitas)
LEGALITAS-Shelly Maharani-E1A022178-Skripsi-2026.pdf Restricted to Repository staff only Download (879kB) |
|
|
PDF (Abstrak)
ABSTRAK-Shelly Maharani-E1A022178-Skripsi-2026.pdf Download (183kB) |
|
|
PDF (BabI)
BAB-I-Shelly Maharani-E1A022178-Skripsi-2026.pdf Restricted to Repository staff only until 19 February 2027. Download (448kB) |
|
|
PDF (BabII)
BAB-II-Shelly Maharani-E1A022178-Skripsi-2026.pdf Restricted to Repository staff only until 19 February 2027. Download (398kB) |
|
|
PDF (BabIII)
BAB-III-Shelly Maharani-E1A022178-Skripsi-2026.pdf Restricted to Repository staff only until 19 February 2027. Download (322kB) |
|
|
PDF (BabIV)
BAB-IV-Shelly Maharani-E1A022178-Skripsi-2026.pdf Restricted to Repository staff only Download (602kB) |
|
|
PDF (BabV)
BAB-V-Shelly Maharani-E1A022178-Skripsi-2026.pdf Download (289kB) |
|
|
PDF (DaftarPustaka)
DAFTAR PUSTAKA-Shelly Maharani-E1A022178-Skripsi-2026.pdf Download (284kB) |
Abstract
Dalam hukum perdata, kepemilikan atas suatu barang merupakan hak subjektif yang dilindungi secara mutlak. Setiap perbuatan melawan hukum yang melanggar hak tersebut dikualifikasikan sebagai Perbuatan Melawan Hukum (Onrechtmatige Daad) berdasarkan Pasal 1365 KUHPerdata. Hubungan hukum dalam Putusan Nomor 194/Pdt.G/2024/PN Jkt.sel berawal dari perjanjian untuk berbuat sesuatu antara Hadi Mahmoudian dengan Hendra Rahardja. Perjanjian tersebut berupa servis sepeda motor milik Hadi Mahmoudian. Namun setelah servis selesai, Hendra Rahardja justru menahan sepeda motornya tanpa alasan yang sah. Karena hal tersebut, Hadi Mahmoudian menggugat Hendra Rahardja atas dasar Perbuatan Melawan Hukum. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan Tinjauan Yuridis terhadap pertimbangan hakim dalam mengkualifisir tindakan Tergugat sebagai Perbuatan Melawan Hukum dan dalam mengabulkan tuntutan ganti kerugian. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan spesifikasi preskriptif analitis, dilakukan melalui pendekatan undang-undang, pendekatan kasus, dan pendekatan konseptual, di mana data sekunder diperoleh melalui studi kepustakaan dan dianalisis secara normatif kualitatif untuk kemudian disajikan dalam bentuk teks naratif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbuatan Tergugat telah melanggar hak subjektif Penggugat yaitu menahan harta kekayaan berupa satu unit sepeda motor merk Honda jenis Phantom dengan taksiran kerugian senilai Rp.44.500.000 serta bertentangan dengan kewajiban hukum Tergugat sendiri berupa Pasal 378 KUHP, Pasal 7 huruf a Undang – Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, dan Pasal 406 ayat (1) KUHP. Perbuatan Tergugat juga menunjukkan adanya kesalahan berupa kesengajaan (dolus) dan adanya hubungan kausal antara perbuatan dengan kerugian (adaequat veroorzaking). Majelis Hakim menolak tuntutan ganti kerugian materiil dan immateriil, tetapi Majelis Hakim mengabulkan tuntutan ganti kerugian dalam bentuk natura yaitu mengembalikan sepeda motor seperti semula beserta salinan nota pembeliannya. Hal ini didasarkan pada pertimbangan terbuktinya hilangnya hak Penggugat untuk menguasai dan memiliki sepeda motornya akibat penahanan yang tidak sah. Oleh karena itu, menurut penulis, Majelis Hakim dalam mengabulkan ganti kerugian sudah tepat.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Nomor Inventaris: | E26030 |
| Uncontrolled Keywords: | Perbuatan Melawan Hukum, Penahanan Barang, Ganti Kerugian |
| Subjects: | C > C954 Criminal law |
| Divisions: | Fakultas Hukum > S1 Ilmu Hukum |
| Depositing User: | Mrs. Shelly Maharani |
| Date Deposited: | 19 Feb 2026 04:31 |
| Last Modified: | 19 Feb 2026 04:31 |
| URI: | http://repository.unsoed.ac.id:443/id/eprint/39803 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
