AHMADI, Agus Khairudin (2026) Analisis Faktor-Faktor Penyebab Kegagalan Pembayaran Hutang Pada Usaha Mikro. Masters thesis, Universitas Jenderal Soedirman.
|
PDF (Cover)
Cover AGUS KHAIRUDIN AHMADI.pdf Download (187kB) |
|
|
PDF (Legalitas)
Legalitas AGUS KHAIRUDIN AHMADI.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
|
|
PDF (Abstrak)
Abstrak AGUS KHAIRUDIN AHMADI.pdf Download (781kB) |
|
|
PDF (BabI)
Bab I AGUS KHAIRUDIN AHMADI.pdf Restricted to Repository staff only Download (778kB) |
|
|
PDF (BabII)
Bab II AGUS KHAIRUDIN AHMADI.pdf Restricted to Repository staff only Download (823kB) |
|
|
PDF (BabIII)
Bab III AGUS KHAIRUDIN AHMADI.pdf Restricted to Repository staff only Download (767kB) |
|
|
PDF (BabIV)
Bab IV AGUS KHAIRUDIN AHMADI.pdf Restricted to Repository staff only Download (916kB) |
|
|
PDF (BabV)
Bab V AGUS KHAIRUDIN AHMADI.pdf Download (758kB) |
|
|
PDF (DaftarPustaka)
daftar Pustaka AGUS KHAIRUDIN AHMADI.pdf Download (752kB) |
|
|
PDF (Lampiran)
Lampiran AGUS KHAIRUDIN AHMADI.pdf Restricted to Repository staff only Download (670kB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor penyebab kegagalan pembayaran hutang pada usaha mikro, menjelaskan pengaruh faktor internal (manajemen keuangan, pemilihan jenis kredit, serta perhitungan kemampuan besaran kredit) terhadap kegagalan hutang, serta merancang strategi solusi penanggulangan kegagalan hutang berdasarkan temuan empiris. Penelitian ini difokuskan pada pemahaman mendalam atas pengalaman dan persepsi responden terkait faktor-faktor yang dianggap dominan dalam menyebabkan kegagalan pembayaran hutang, sehingga dapat menggambarkan kondisi empiris secara lebih nyata dari sudut pandang pelaku usaha. Penelitian ini berangkat dari fenomena tingginya kerentanan usaha mikro terhadap fluktuasi pendapatan dan tekanan kebutuhan rumah tangga, sehingga kegagalan pembayaran hutang tidak hanya dipengaruhi kondisi usaha, tetapi juga dipengaruhi perilaku pengelolaan keuangan dan struktur pembiayaan yang dipilih debitur. Landasan konseptual penelitian ini menekankan bahwa kegagalan pembayaran hutang pada usaha mikro merupakan fenomena multidimensi yang terbentuk dari interaksi faktor internal debitur, desain/karakteristik produk pembiayaan, serta konteks sosial ekonomi yang melingkupinya. Temuan penelitian memperlihatkan peran krusial manajemen keuangan, struktur hutang, pemilihan jenis kredit, literasi keuangan, serta pencampuran keuangan rumah tangga-usaha dalam membentuk risiko gagal bayar, sehingga hasil penelitian ini memperkaya pengembangan teori perilaku keuangan dan manajemen pembiayaan usaha mikro di negara berkembang. Kerangka ini menempatkan pelaku usaha mikro sebagai pengambil keputusan yang menghadapi keterbatasan informasi, keterampilan, dan akses sumber daya, sehingga keputusan kredit rentan tidak selaras dengan kebutuhan dan kapasitas pembayaran. Karakteristik produk pembiayaan seperti tenor, besaran angsuran, bunga/biaya, serta fleksibilitas pembayaran memengaruhi kesesuaian pembiayaan dengan pola arus kas usaha mikro yang fluktuatif. Konteks sosial ekonomi seperti ketergantungan pada pendapatan harian, kewajiban keluarga, serta beban pengeluaran rumah tangga dapat meningkatkan kerentanan saat terjadi guncangan pendapatan atau kenaikan biaya mendadak. Analisis risiko gagal bayar perlu memerhatikan aspek kemampuan usaha menghasilkan arus kas, perilaku pengelolaan keuangan, struktur hutang, serta tekanan lingkungan yang memengaruhi kapasitas pembayaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode studi kasus untuk menggali secara mendalam pengalaman, persepsi, dan praktik pelaku usaha mikro terkait kegagalan pembayaran hutang. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, serta verifikasi dokumen pembiayaan dari lembaga kredit formal. Analisis tematik menghasilkan tema-tema utama yang dikelompokkan ke dalam lima aspek, yaitu aspek keuangan, aspek usaha, aspek karakter dan manajemen, aspek eksternal, dan aspek kegagalan hutang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegagalan pembayaran hutang pada usaha mikro disebabkan oleh kombinasi faktor internal dan eksternal yang saling berinteraksi. Faktor internal utama meliputi lemahnya manajemen keuangan, tidak adanya pencatatan, pencampuran keuangan usaha dan rumah tangga, serta ketidakmampuan menghitung kebutuhan modal dan kapasitas bayar; sementara faktor usaha seperti penyimpangan penggunaan kredit, pendapatan musiman, dan ketidaksesuaian karakter usaha dengan struktur pinjaman turut memperburuk kondisi debitur. Faktor karakter (misalnya disiplin pembayaran rendah, Riwayat top-up berulang, dan keputusan finansial impulsif) serta faktor eksternal (fluktuasi pendapatan, pinjaman ganda, beban rumah tangga tambahan, perubahan kondisi keluarga, dan keterbatasan aset jaminan) semakin meningkatkan risiko gagal bayar. Faktor internal terbukti berpengaruh kuat melalui mismatch pemilihan kredit, struktur hutang yang tidak proporsional, beban cicilan tinggi, rasio hutang terhadap modal yang besar, serta absennya cadangan kas. Strategi solusi yang dirumuskan mencakup penguatan pencatatan dan pemisahan arus kas, penilaian kemampuan bayar yang lebih ketat, peningkatan literasi dan perilaku keuangan, mitigasi risiko melalui restrukturisasi hutang dan pendampingan usaha, serta penguatan dukungan sosial-ekonomi lokal. Implikasi penelitian ini mencakup implikasi teoretis dan praktis. Secara teoretis, penelitian ini menegaskan bahwa gagal bayar pada usaha mikro bersifat multidimensi dan memperkaya pengembangan teori perilaku keuangan serta manajemen pembiayaan usaha mikro. Secara praktis, bagi pelaku usaha mikro diperlukan penguatan pengelolaan keuangan melalui pencatatan transaksi, perhitungan kebutuhan modal, pemisahan keuangan usaha-rumah tangga, penggunaan kredit untuk aktivitas produktif, serta disiplin memahami struktur hutang dan rasio kemampuan bayar. Bagi lembaga keuangan, diperlukan penguatan analisis kelayakan dengan mempertimbangkan fluktuasi pendapatan, karakter usaha, rekam jejak peminjam, edukasi literasi keuangan, monitoring berkala, dan restrukturisasi adaptif pada debitur dengan pendapatan musiman. Bagi pemerintah daerah dan pemangku kepentingan lokal, diperlukan program pendampingan usaha, pelatihan manajemen keuangan, penguatan ekosistem ekonomi lokal (koperasi/kelompok usaha), dukungan fasilitas produksi, serta kebijakan inklusi keuangan yang lebih adaptif terhadap kondisi pedesaan.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Nomor Inventaris: | P226061 |
| Uncontrolled Keywords: | Usaha Mikro, Kegagalan Pembayaran Hutang, Manajemen Keuangan, Pemilihan Kredit, Struktur Hutang, Literasi Keuangan, Restrukturisasi Hutang. |
| Subjects: | D > D57 Debt Education Finance |
| Divisions: | Program Pascasarjana & Profesi > S2 Akuntansi |
| Depositing User: | Mr. AGUS KHAIRUDIN AHMADI |
| Date Deposited: | 20 Feb 2026 03:10 |
| Last Modified: | 20 Feb 2026 03:10 |
| URI: | http://repository.unsoed.ac.id:443/id/eprint/39900 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
