ROMADONA, Intan (2026) Efektivitas Ekstrak Meniran Hijau (Phyllanthus niruri L) Sebagai Fungisida Nabati pada Penyakit Hawar Pelepah Padi. Skripsi thesis, Universitas Jenderal Soedirman.
|
PDF (Cover)
COVER-Intan Romadona-A1D019154-Skripsi-2026.pdf Download (181kB) |
|
|
PDF (Legalitas)
LEGALITAS-Intan Romadona-A1D019154-Skripsi-2026.pdf Restricted to Repository staff only Download (576kB) |
|
|
PDF (Abstrak)
ABSTRAK-Intan Romadona-A1D019154-Skripsi-2026.pdf Download (225kB) |
|
|
PDF (BabI)
BAB-I-Intan Romadona_A1D019154-Skripsi-2026.pdf Restricted to Repository staff only Download (212kB) |
|
|
PDF (BabII)
BAB-II-Intan Romadona-A1D019154-Skripsi-2026.pdf Restricted to Repository staff only Download (332kB) |
|
|
PDF (BabIII)
BAB-III-Intan Romadona-A1D019154-Skripsi-2026.pdf Restricted to Repository staff only Download (346kB) |
|
|
PDF (BabIV)
BAB-IV-Intan Romadona-A1D019154-Skripsi-2026.pdf Restricted to Repository staff only Download (715kB) |
|
|
PDF (BabV)
BAB-V-Intan Romadona-A1D019154-Skripsi-2026.pdf Download (219kB) |
|
|
PDF (DaftarPustaka)
DAFTAR PUSTAKA-Intan Romadona-A1D019154-Skripsi-2026.pdf Download (220kB) |
|
|
PDF (Lampiran)
LAMPIRAN-Intan Romadona-A1D019154-Skripsi-2026.pdf Restricted to Repository staff only Download (768kB) |
Abstract
Padi (Oryza sativa L.) merupakan tanaman pangan utama di Indonesia. Salah satu penyakit penting tanaman adalah hawar pelepah padi, disebabkan oleh jamur Rhizoctonia solani Kuhn. Penggunaan fungisida kimia secara berlebihan menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan, sehingga diperlukan alternatif yang lebih ramah lingkungan, seperti penggunaan fungisida nabati. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi dan pelarut terbaik dari ekstrak daun meniran hijau dalam menghambat R. solani, baik secara in-vitro maupun in-planta. Penelitian dilaksanakan di dua tempat yaitu di Laboratorium Perlindungan Tanaman dan Screen House Fakultas Pertanian Universitas Jenderal Soedirman, Karangwangkal, Purwokerto Utara. Penelitian dilaksanakan mulai dari bulan Januari 2023 hingga bulan Januari 2024. Rancangan yang digunakan dalam uji antifungi secara in-vitro adalah rancangan acak lengkap dan rancangan yang digunakan dalam aplikasi ekstrak daun meniran hijau secara in-planta adalah rancangan acak kelompok. Pengujian antifungi secara in-vitro dilakukan dengan metode peracunan pada berbagai konsentrasi yaitu 2%, 4%, 6%, 8%, 10%. Pada uji in-planta terdiri atas dua faktor yaitu cara pengaplikasian dan konsentrasi ekstrak (kontrol, propineb, ekstrak dengan pelarut etanol 96% terbaik dan pelarut aquades terbaik). Variabel pengamatan terdiri atas diameter zona hambat, kandungan fitokimia, masa inkubasi, intensitas penyakit, kejadian penyakit, laju infeksi, AUDPC, jumlah anakan, jumlah malai, jumlah gabah permalai, bobot gabah 1.000 butir, bobot kering tanaman dan bobot kering akar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun meniran hijau dengan pelarut etanol 96% memberikan zona hambat terbesar terhadap R. solani secara in-vitro. Secara in-planta, konsentrasi 10% ekstrak dengan pelarut etanol 96% menunjukkan efektivitas tertinggi dalam menekan perkembangan penyakit hawar pelepah, meskipun masih belum setara dengan propineb.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Nomor Inventaris: | A26053 |
| Uncontrolled Keywords: | Ekstrak daun meniran hijau, Hawar pelepah, Rhizoctonia solani, In-vitro, In-planta |
| Subjects: | P > P319 Plant diseases |
| Divisions: | Fakultas Pertanian > S1 Agroteknologi |
| Depositing User: | Mrs. Intan Romadona |
| Date Deposited: | 20 Feb 2026 02:53 |
| Last Modified: | 20 Feb 2026 02:53 |
| URI: | http://repository.unsoed.ac.id:443/id/eprint/39907 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
