Analisis Zonasi Agroklimat Metode Oldeman Pada Pola Tanam Padi di Pulau Jawa Berbasis Sistem Informasi Geografis

PUTRI, Adinda Cahya (2026) Analisis Zonasi Agroklimat Metode Oldeman Pada Pola Tanam Padi di Pulau Jawa Berbasis Sistem Informasi Geografis. Skripsi thesis, Universitas Jenderal Soedirman.

[img] PDF (Cover)
COVER-Adinda Cahya Putri-A1C021091-Skripsi-2026.pdf

Download (138kB)
[img] PDF (Legalitas)
LEGALITAS-Adinda Cahya Putri-A1C021091-Skripsi-2026.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (477kB)
[img] PDF (ABSTRAK)
ABSTRAK-Adinda Cahya Putri-A1C021091-Skripsi-2026.pdf

Download (200kB)
[img] PDF (BabI)
BAB-I-Adinda Cahya Putri-A1C021091-Skripsi-2026.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (249kB)
[img] PDF (BabII)
BAB-II-Adinda Cahya Putri-A1C021091-Skripsi-2026.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (312kB)
[img] PDF (BabIII)
BAB-III-Adinda Cahya Putri-A1C021091-Skripsi-2026.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (386kB)
[img] PDF (BabIV)
BAB-IV-Adinda Cahya Putri-A1C021091-Skripsi-2026.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (874kB)
[img] PDF (BabV)
BAB-V-Adinda Cahya Putri-A1C021091-Skripsi-2026.pdf

Download (217kB)
[img] PDF (DaftarPustaka)
DAFTAR PUSTAKA-Adinda Cahya Putri-A1C021091-Skripsi-2026.pdf

Download (248kB)
[img] PDF (Lampiran)
LAMPIRAN-Adinda Cahya Putri-A1C021091-Skripsi-2026.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (569kB)

Abstract

Perubahan iklim menjadi ancaman serius bagi sektor pertanian karena meningkatkan ketidakpastian pola musim dan curah hujan, yang berdampak langsung pada ketersediaan air, stabilitas musim tanam, serangan organisme pengganggu tanaman, serta penurunan produktivitas padi, khususnya di Pulau Jawa. Kondisi agroklimat yang semakin fluktuatif menuntut penyesuaian pola tanam yang berbasis informasi iklim yang akurat, karena ketidaktepatan penentuan awal musim tanam dapat meningkatkan risiko gagal panen dan kerugian ekonomi petani. Zonasi agroklimat menjadi pendekatan adaptif yang penting, karena mampu memetakan karakteristik bulan basah dan kering sebagai dasar perencanaan tanam, meskipun ketersediaan informasi zonasi agroklimat yang detail di Pulau Jawa masih terbatas dan umumnya bergantung pada data stasiun iklim. Penelitian ini bertujuan menyusun zonasi agroklimat Metode Oldeman di Pulau Jawa berbasis data curah hujan CHIRPS periode 1995-2024 dengan dukungan Sistem Informasi Geografis (SIG). Penelitian ini merupakan deskriptif-spasial dan kuantitatif, dengan pendekatan pemetaan zonasi agroklimat menggunakan metode klasifikasi Oldeman berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG) di Pulau Jawa. Data yang digunakan curah hujan bulanan periode 1995-2024 (30 tahun) CHIRPS, data suhu rata-rata, suhu minimum, suhu maksimum, dan radiasi matahari diperoleh dari Nasa Power, SHP Pulau Jawa, dan lahan vegetasi sawah KLHK. Variabel yang diukur meliputi curah hujan bulanan, klasifikasi zona agroklimat Oldeman, pola tanam padi, kebutuhan air terhadap pola tanam padi. Hasil klasifikasi zona Oldeman ditampilkan secara visual dengan shapefile, grafik, tabel, dan pengukuran Metode Hargreaves untuk menganalisis evapotranspirasi. Hasil menunjukkan bahwa zonasi agroklimat Pulau Jawa berhasil diklasifikasikan menggunakan Metode Oldeman berbasis data curah hujan CHIRPS periode 1995-2024 terbagi menjadi A1, B1, B2, B3, C1, C2, C3, D2, D3, E3. Hasil pemetaan menunjukkan gradasi iklim yang jelas dari zona basah (A-B) di wilayah barat dan selatan Pulau Jawa, zona sedang (C) di bagian tengah, hingga zona kering (D-E) di wilayah timur. Pola zonasi ini berimplikasi langsung terhadap potensi pola tanam padi, di mana zona basah mendukung intensifikasi tanam hingga dua-tiga kali per tahun, sementara zona sedang hingga kering menghadapi keterbatasan pasokan air sehingga lebih sesuai untuk rotasi tanaman dan memerlukan penyesuaian kalender tanam. Integrasi analisis curah hujan dan evapotranspirasi referensi (ET₀) menunjukkan bahwa periode layak tanam padi secara klimatologis di Pulau Jawa terutama berlangsung pada bulan dengan kondisi curah hujan melebihi ET₀, yaitu November hingga Maret, sedangkan pada periode kering diperlukan pengelolaan air dan strategi adaptasi yang lebih intensif untuk menjaga keberlanjutan produksi padi.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Nomor Inventaris: A26056
Uncontrolled Keywords: Zonasi Agroklimat, Metode Oldeman, Pola Tanam Padi, Pulau Jawa, Curah Hujan, Iklim, Agroklimatologi, Evapotranspirasi, Sistem Informasi Geografis (SIG)
Subjects: C > C475 Climate
Divisions: Fakultas Pertanian > S1 Teknik Pertanian
Depositing User: Mr Adinda Cahya Putri
Date Deposited: 20 Feb 2026 06:32
Last Modified: 20 Feb 2026 06:32
URI: http://repository.unsoed.ac.id:443/id/eprint/39932

Actions (login required)

View Item View Item