Proses Advokasi Kebijakan Publik "Tuntutan 17+8" melalui Platform Media Sosial Instagram

MEYSYAROH, Yustika Ajeng (2026) Proses Advokasi Kebijakan Publik "Tuntutan 17+8" melalui Platform Media Sosial Instagram. Skripsi thesis, Universitas Jenderal Soedirman.

[img] PDF (Cover)
COVER-Yustika Ajeng Meysyaroh-F1B022013-Skripsi-2026.pdf

Download (329kB)
[img] PDF (Legalitas)
LEGALITAS-Yustika Ajeng Meysyaroh-F1B022013-Skripsi-2026.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (876kB)
[img] PDF (Abstrak)
ABSTRAK-Yustika Ajeng Meysyaroh-F1B022013-Skripsi-2026.pdf

Download (271kB)
[img] PDF (BabI)
BAB-I-Yustika Ajeng Meysyaroh-F1B022013-Skripsi-2026.pdf
Restricted to Repository staff only until 23 February 2027.

Download (592kB)
[img] PDF (BabII)
BAB-II-Yustika Ajeng Meysyaroh-F1B022013-Skripsi-2026.pdf
Restricted to Repository staff only until 23 February 2027.

Download (410kB)
[img] PDF (BabIII)
BAB-III-Yustika Ajeng Meysyaroh-F1B022013-Skripsi-2026.pdf
Restricted to Repository staff only until 23 February 2027.

Download (334kB)
[img] PDF (BabIV)
BAB-IV-Yustika Ajeng Meysyaroh-F1B022013-Skripsi-2026.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)
[img] PDF (BabV)
BAB-V-Yustika Ajeng Meysyaroh-F1B022013-Skripsi-2026.pdf

Download (311kB)
[img] PDF (DaftarPustaka)
DAFTAR PUSTAKA-Yustika Ajeng Meysyaroh-F1B022013-Skripsi-2026.pdf

Download (297kB)
[img] PDF (Lampiran)
LAMPIRAN-Yustika Ajeng Meysyaroh-F1B022013-Skripsi-2026.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (692kB)

Abstract

Meningkatnya kebijakan publik yang dinilai tidak responsif, elitis, dan minim partisipasi masyarakat mendorong berkembangnya advokasi kebijakan oleh masyarakat sipil, dengan media sosial khususnya Instagram, dimanfaatkan sebagai ruang untuk menyuarakan tuntutan, membangun kesadaran kritis, dan menekan pengambil kebijakan. Salah satu bentuk advokasi digital tersebut adalah gerakan Tuntutan 17+8, yang memuat tuntutan jangka pendek dan jangka panjang terkait demokrasi, keadilan sosial, supremasi sipil, dan tata kelola pemerintahan. meskipun advokasi menunjukkan mobilisasi dan partisipasi publik yang tinggi di ruang digital, namun, belum mampu mendorong mendorong respons dan perubahan kebijakan publik yang substantif dan berkelanjutan, sehingga menimbulkan kesenjangan antara intensitas advokasi digital dan hasil kebijakan yang dihasilkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses advokasi kebijakan publik Tuntutan 17+8 melalui Instagram dengan menggunakan kerangka advokasi Scott & Maryman yang meliputi lima tahapan, yaitu critical awareness, building relationship, action, policy priorities shift, dan controlling. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis konten, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tahap critical awareness berjalan efektif ditandai dengan tingginya interaksi publik, diskursus kritis, dan penyebaran informasi yang masif melalui Instagram. Tahap action juga relatif berhasil melalui mobilisasi aksi kolektif baik secara digital maupun luring. Namun, tahap building relationship belum optimal karena relasi yang terbentuk lebih bersifat horizontal antar masyarakat sipil dan belum terhubung secara institusional dengan pengambil kebijakan. Pada tahap policy priorities shift, tidak ditemukan adanya perubahan prioritas kebijakan yang substantif sebagai respons atas tuntutan yang diajukan, baik di tingkat nasional maupun di tingkat lokal seperti di Purwokerto. Selain itu, tahap controlling juga belum berjalan efektif karena tidak terdapat mekanisme pengawasan kebijakan yang berkelanjutan setelah momentum aksi mereda. Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa advokasi kebijakan Tuntutan 17+8 melalui Instagram belum berhasil mendorong perubahan kebijakan publik secara nyata. Advokasi kebijakan melalui media sosial memiliki potensi besar dalam membangun partisipasi dan kesadaran publik, tetapi memerlukan strategi berkelanjutan dan dukungan kelembagaan agar mampu mendorong perubahan kebijakan yang substantif.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Nomor Inventaris: F26058
Uncontrolled Keywords: Advokasi kebijakan, Media Sosial, Tuntutan 17+8
Subjects: G > G193 Government policy
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > S1 Administrasi Publik
Depositing User: Mrs. Yustika Ajeng Meysyaroh
Date Deposited: 23 Feb 2026 07:33
Last Modified: 23 Feb 2026 07:33
URI: http://repository.unsoed.ac.id:443/id/eprint/40054

Actions (login required)

View Item View Item