Analisis Faktor Risiko Kejadian Demam Berdarah Dengue di Kawasan Pegunungan Kapur dan Pesisir Pantai di Kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta

HO, Veronika Angellina Hiberto (2026) Analisis Faktor Risiko Kejadian Demam Berdarah Dengue di Kawasan Pegunungan Kapur dan Pesisir Pantai di Kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta. Masters thesis, Universitas Jenderal Soedirman.

[img] PDF (Cover)
COVER_VERONIKA ANGELLINA HIBERTO HO_I2A024004_2026.pdf

Download (128kB)
[img] PDF (Legalitas)
LEGALITAS_VERONIKA ANGELLINA HIBERTO HO_I2A024004_2026.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img] PDF (Abstrak)
ABSTRAK_VERONIKA ANGELLINA HIBERTO HO_I2A024004_2026.pdf

Download (370kB)
[img] PDF (BabI)
BAB I_VERONIKA ANGELLINA HIBERTO HO_I2A024004_2026.pdf
Restricted to Repository staff only until 24 February 2027.

Download (1MB)
[img] PDF (BabII)
BAB II_VERONIKA ANGELLINA HIBERTO HO_I2A024004_2026.pdf
Restricted to Repository staff only until 24 February 2027.

Download (1MB)
[img] PDF (BabIII)
BAB III_VERONIKA ANGELLINA HIBERTO HO_I2A024004_2026.pdf
Restricted to Repository staff only until 24 February 2027.

Download (2MB)
[img] PDF (BabIV)
BAB IV_VERONIKA ANGELLINA HIBERTO HO_I2A024004_2026.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (7MB)
[img] PDF (BabV)
BAB V_VERONIKA ANGELLINA HIBERTO HO_I2A024004_2026.pdf

Download (738kB)
[img] PDF (DaftarPustaka)
DAFTAR PUSTAKA_VERONIKA ANGELLINA HIBERTO HO_I2A024004_2026.pdf

Download (930kB)
[img] PDF (Lampiran)
LAMPIRAN_VERONIKA ANGELLINA HIBERTO HO_I2A024004_2026.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (9MB)

Abstract

Latar Belakang: Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan masalah kesehatan masyarakat yang signifikan di Indonesia, termasuk Kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta. Wilayah pegunungan kapur dan pesisir pantai memiliki karakteristik geografis dan lingkungan yang berbeda, yang memengaruhi persebaran dan risiko kejadian DBD. Penelitian sebelumnya masih terbatas, terutama dalam menganalisis pengaruh mobilitas penduduk, kebiasaan menggantung pakaian, penggunaan obat anti nyamuk, keberadaan kawat kasa, bahan dan jumlah kontainer sebagai tempat berkembang biak nyamuk Aedes aegypti. Tujuan: Mengetahui faktor risiko kejadian DBD di kawasan pegunungan kapur dan kawasan pesisir pantai di Kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta. Metode: Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain case control di dua lokasi yaitu di kawasan pegunungan kapur dan kawasan pesisir pantai. Pengambilan sampel menggunakan metode total sampling. Jumlah sampel di kawasan pegunungan kapur kelompok kasus 73 responden dan kelompok kontrol 73 responden, sedangkan di kawasan pesisir pantai kelompok kasus 73 responden dan kelompok kontrol 73 responden. Variabel independen yaitu kejadian DBD dan variabel dependen yaitu kebiasaan menggantung pakaian, penggunaan obat anti nyamuk, praktek PSN 3M, mobilitas, keberadaan jentik nyamuk, keberadaan genangan air dan kondisi tempat penampung air, keberadaan kawat kasa dan jumlah kontainer. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan kuesioner, dokumentasi dan lembar observasi. Analisis data menggunakan software SPSS untuk analisis univariat, bivariat, multivariat. Hasil: Hasil analisis multivariat, variabel yang paling berpengaruh di kawasan pegunungan kapur adalah keberadaan jentik nyamuk, hasil analisis menggunakan stata variabel yang paling berpengaruh di kawasan pesisir pantai adalah kondisi tempat penampungan air. Perbedaan karakteristik lingkungan antara pegunungan kapur dan pesisir pantai mempengaruhi tingkat risiko DBD. Kesimpulan: Faktor Risiko Kejadian DBD di kawasan pegunungan kapur dan pesisir pantai terdapat sejumlah faktor risiko yang sama pada kedua lokasi yaitu keberadaan jentik nyamuk, kebiasaan penggunaan obat anti nyamuk, kebiasaan menggantung pakaian, kondisi tempat penampungan air, praktik PSN 3M dan keberadaan genangan air yang menunjukkan bahwa faktor perilaku dan lingkungan rumah tangga berperan penting terhadap kejadian DBD tanpa dipengaruhi oleh perbedaan karakteristik wilayah. Sementara itu, faktor risiko yang berbeda antara kedua lokasi meliputi mobilitas penduduk yang hanya berisiko di kawasan pegunungan kapur, keberadaan kawat kasa yang menjadi faktor risiko di kawasan pesisir pantai dan jumlah kontainer yang tidak menunjukkan risiko pada kedua wilayah, sehingga perbedaan kondisi sosial dan fisik lingkungan turut mempengaruhi variasi risiko kejadian DBD di masing-masing kawasan.

Item Type: Thesis (Masters)
Nomor Inventaris: P226055
Uncontrolled Keywords: DBD, Faktor Risiko DBD, Pegunungan Kapur, Pesisir Pantai.
Subjects: F > F127 Fever
R > R278 Risk
Divisions: Program Pascasarjana & Profesi > S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat
Depositing User: Mrs. Veronika Angellina Hiberto Ho
Date Deposited: 24 Feb 2026 01:18
Last Modified: 24 Feb 2026 01:18
URI: http://repository.unsoed.ac.id:443/id/eprint/40062

Actions (login required)

View Item View Item