ZAHRA, Shakuntalla Putri (2026) The Violation of Non-Discrimination Principle By The United States Tariff Measures in 2025 Against Major Trading Partners Under International Law. Skripsi thesis, Universitas Jenderal Soedirman.
|
PDF (Cover)
COVER-Shakuntalla Putri Zahra-E1B021049-Skripsi-2026.pdf Download (43kB) |
|
|
PDF (Legalitas)
LEGALITAS-Shakuntalla Putri Zahra-E1B021049-Skripsi-2026.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
|
|
PDF (Abstrak)
ABSTRAK-Shakuntalla Putri Zahra-E1B021049-Skripsi-2026.pdf Download (180kB) |
|
|
PDF (BabI)
BAB I-Shakuntalla Putri Zahra-E1B021049-Skripsi-2026.pdf Restricted to Repository staff only until 24 February 2027. Download (347kB) |
|
|
PDF (BabII)
BAB II-Shakuntalla Putri Zahra-E1B021049-Skripsi-2026.pdf Restricted to Repository staff only until 24 February 2027. Download (295kB) |
|
|
PDF (BabIII)
BAB III-Shakuntalla Putri Zahra-E1B021049-Skripsi-2026.pdf Restricted to Repository staff only until 24 February 2027. Download (238kB) |
|
|
PDF (BabIV)
BAB IV-Shakuntalla Putri Zahra-E1B021049-Skripsi-2026.pdf Restricted to Repository staff only Download (610kB) |
|
|
PDF (BabV)
BAB V-Shakuntalla Putri Zahra-E1B021049-Skripsi-2026.pdf Download (195kB) |
|
|
PDF (DaftarPustaka)
DAFTAR PUSTAKA-Shakuntalla Putri Zahra-E1B021049-Skripsi-2026.pdf Download (254kB) |
Abstract
Globalisasi mendorong ketergantungan perdagangan internasional dan menempatkan prinsip non-diskriminasi sebagai fondasi sistem perdagangan multilateral World Trade Organization. Faktanya, kebijakan tarif unilateral masih sering diterapkan dan berpotensi melanggar prinsip Most-Favoured-Nation serta National Treatment. Amerika Serikat (AS) kembali menerapkan tarif impor tambahan pada 2025 terhadap mitra dagang utama. Kebijakan ini memicu sengketa perdagangan dan menimbulkan ketidakpastian hukum dalam hubungan perdagangan internasional serta melemahkan stabilitas sistem perdagangan multilateral global. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengaturan prinsip non diskriminasi dalam hukum ekonomi internasional berdasarkan GATT dan WTO, serta menganalisis pelanggaran prinsip non-diskriminasi yang dilakukan oleh kebijakan tarif AS terhadap mitra dagang utama pada 2025. Tipe penelitian adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, kasus, dan analisis. Data dalam penelitian ini berasal dari data sekunder yang disajikan dalam bentuk teks naratif dan dianalisis menggunakan metode normatif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, prinsip non-diskriminasi dalam hukum ekonomi internasional diatur dalam Pasal I:1 dan Pasal III GATT 1994, Pasal II dan Pasal XVII GATS, serta ditegaskan dalam kerangka WTO. Kebijakan tarif AS tahun 2025 terbukti melanggar prinsip non-diskriminasi WTO, khususnya kewajiban Most-Favoured Nation (MFN) dan National Treatment (NT), karena menerapkan tarif tambahan secara selektif terhadap negara mitra dagang tertentu. Kebijakan ini merupakan bentuk diskriminasi de jure dan dalam beberapa hal melebihi tarif terikat serta tidak dapat dibenarkan melalui pengecualian keamanan nasional. Akibatnya, kebijakan tersebut melemahkan kepastian hukum dan integritas sistem perdagangan multilateral WTO.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Nomor Inventaris: | E26046 |
| Uncontrolled Keywords: | Principle of Non-Discrimination, United States Tariff Policy, World Trade Organization (WTO) |
| Subjects: | I > I251 International trade |
| Divisions: | Fakultas Hukum > S1 Ilmu Hukum |
| Depositing User: | Mrs. Shakuntalla Putri Zahra |
| Date Deposited: | 24 Feb 2026 02:28 |
| Last Modified: | 24 Feb 2026 02:28 |
| URI: | http://repository.unsoed.ac.id:443/id/eprint/40080 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
