AZZAHRA, Fatimah (2026) Pembuktian Terhadap Tindak Pidana Korupsi yang Dilakukan oleh Tom Lembong (Studi Putusan Nomor 34/Pid.Sus-TPK/2025/PN Jkt.Pst). Skripsi thesis, Universitas Jenderal Soedirman.
|
PDF (Cover)
COVER-Fatimah Azzahra-E1A022117-Skripsi-2026.pdf Download (118kB) |
|
|
PDF (Legalitas)
LEGALITAS-Fatimah Azzahra-E1A022117-Skripsi-2026.pdf Restricted to Repository staff only Download (568kB) |
|
|
PDF (Abstrak)
ABSTRAK-Fatimah Azzahra-E1A022117-Skripsi-2026.pdf Download (279kB) |
|
|
PDF (BabI)
BAB-I-Fatimah Azzahra-E1A022117-Skripsi-2026.pdf Restricted to Repository staff only until 25 February 2027. Download (369kB) |
|
|
PDF (BabII)
BAB-II-Fatimah Azzahra-E1A022117-Skripsi-2026.pdf Restricted to Repository staff only until 25 February 2027. Download (408kB) |
|
|
PDF (BabIII)
BAB-III-Fatimah Azzahra-E1A022117-Skripsi-2026.pdf Restricted to Repository staff only until 25 February 2027. Download (299kB) |
|
|
PDF (BabIV)
BAB-IV-Fatimah Azzahra-E1A022117-Skripsi-2026.pdf Restricted to Repository staff only Download (496kB) |
|
|
PDF (BabV)
BAB-V-Fatimah Azzahra-E1A022117-Skripsi-2026.pdf Download (278kB) |
|
|
PDF (DaftarPustaka)
DAFTAR PUSTAKA-Fatimah Azzahra-E1A022117-Skripsi-2026.pdf Download (247kB) |
Abstract
Tindak pidana korupsi merupakan kejahatan luar biasa yang memiliki dampak destruktif masif terhadap sendi-sendi kehidupan masyarakat dan integritas keuangan negara. Karena sifatnya yang sistemik dan sering kali melibatkan penyalahgunaan wewenang oleh pejabat publik, proses penegakan hukumnya memerlukan mekanisme pembuktian yang spesifik dan mendalam. Kasus korupsi yang melibatkan mantan Menteri Perdagangan RI, Thomas Trikasih Lembong, dalam Putusan Nomor 34/Pid.Sus-TPK/2025/PN Jkt.Pst, menjadi sorotan utama karena berkaitan dengan kebijakan impor gula yang dinilai menyalahi regulasi dan merugikan keuangan negara sebesar Rp194,7 miliar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mekanisme pembuktian dan dasar pertimbangan hukum hakim dalam perkara tersebut, terutama dalam membedakan antara kesalahan administratif dengan niat jahat atau mens rea. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hakim menerapkan sistem pembuktian negatif legal (negatief wettelijk) dengan mengandalkan konvergensi alat bukti saksi, ahli, surat, dan petunjuk untuk membentuk keyakinan. Meskipun terdapat perdebatan akademik mengenai ambiguitas antara maladministrasi dan tindak pidana, hakim berpendapat bahwa pengabaian mekanisme Rapat Koordinasi Terbatas menunjukkan adanya penyalahgunaan wewenang yang bersifat pidana. Penelitian ini juga menyoroti transisi menuju UU Nomor 20 Tahun 2025 yang membawa transformasi dalam sistem pembuktian melalui pengakuan bukti elektronik. Disimpulkan bahwa ketelitian hakim dalam mengintegrasikan pertimbangan yuridis dan non-yuridis sangat krusial untuk mewujudkan keadilan substansial yang melampaui teks undang-undang semata. .
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Nomor Inventaris: | E26062 |
| Uncontrolled Keywords: | Korupsi; Pembuktian; Tom Lembong; Pertimbangan Hakim |
| Subjects: | W > W123 White collar crimes |
| Divisions: | Fakultas Hukum > S1 Ilmu Hukum |
| Depositing User: | Mrs Fatimah Azzahra |
| Date Deposited: | 25 Feb 2026 02:52 |
| Last Modified: | 25 Feb 2026 02:52 |
| URI: | http://repository.unsoed.ac.id:443/id/eprint/40153 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
