Compensation and Acceptability of Colloquial Expressions in Stranger Things Season 1 Episode 1 Subtitles

FAQIH, Urfa Tasbita (2026) Compensation and Acceptability of Colloquial Expressions in Stranger Things Season 1 Episode 1 Subtitles. Skripsi thesis, Universitas Jenderal Soedirman.

[img] PDF (Cover)
COVER-Urfa Tasbita Faqih-J1A022008-Skripsi-2026.pdf

Download (218kB)
[img] PDF (Legalitas)
LEGALITAS-Urfa Tasbita Faqih-J1A022008-Skripsi-2026.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)
[img] PDF (Abstrak)
ABSTRAK-Urfa Tasbita Faqih-J1A022008-Skripsi-2026.pdf

Download (213kB)
[img] PDF (BabI)
BAB-I-Urfa Tasbita Faqih-J1A022008-Skripsi-2026.pdf
Restricted to Repository staff only until 25 February 2027.

Download (275kB)
[img] PDF (BabII)
BAB-II-Urfa Tasbita Faqih-J1A022008-Skripsi-2026.pdf
Restricted to Repository staff only until 25 February 2027.

Download (327kB)
[img] PDF (BabIII)
BAB-III-Urfa Tasbita Faqih-J1A022008-Skripsi-2026.pdf
Restricted to Repository staff only until 25 February 2027.

Download (328kB)
[img] PDF (BabIV)
BAB-IV-Urfa Tasbita Faqih-J1A022008-Skripsi-2026.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (386kB)
[img] PDF (BabV)
BAB-V-Urfa Tasbita Faqih-J1A022008-Skripsi-2026.pdf

Download (198kB)
[img] PDF (DaftarPustaka)
DAFTAR PUSTAKA-Urfa Tasbita Faqih-J1A022008-Skripsi-2026.pdf

Download (208kB)
[img] PDF (Lampiran)
LAMPIRAN-Urfa Tasbita Faqih-J1A022008-Skripsi-2026.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (23MB)

Abstract

Penelitian ini mengkaji terjemahan ungkapan kolokial, penerapan teknik kompensasi, dan keberterimaan pada takarir Bahasa Indonesia Stranger Things musim 1 episode 1. Penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif deskriptif yang didukung oleh analisis mendalam. Sejumlah 117 ungkapan kolokial dan padanannya dalam Bahasa Indonesia diidentifikasi dan dianalisis menggunakan teori yang dikembangkan dari Partridge (1990), Fattah and Salih (2022), Popowich dkk. (1997), dan Trudgill (2000). Data kolokial diklasifikasikan ke dalam tipe-tipe teknik kompensasi menurut Hervey dkk. (1995). Keberterimaan diukur menggunakan skala tiga poin milik Nababan dkk. (2012) oleh tiga penilai independen, dengan nilai akhir berdasarkan rata-rata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemunculan bahasa kolokial didominasi oleh kata kerja frasa sebanyak 37 kasus, diikuti oleh 35 idiom, 15 bahasa gaul, 12 kata tunggal, 8 kontraksi, 7 kata yang dipersingkat, dan 3 kata unik pendek untuk istilah teknis. Teknik penerjemahan didominasi oleh tipe compensation in kind dengan 91 kasus, diikuti oleh 12 compensation by merging, 10 compensation by splitting, dan 4 compensation in place. Sejumlah 106 data memiliki tingkat keberterimaan tinggi, dan tidak ada data yang memiliki tingkat keberterimaan sangat rendah. Hanya sebagian kecil kasus muncul dengan nilai keberterimaan sedang yang umumnya disebabkan oleh berkurangnya efek pragmatis, ambiguitas leksikal, atau pilihan diksi yang kurang optimal, bukan karena pemilihan teknik yang salah. Hasil penelitian menegaskan bahwa teknik kompensasi merupakan kunci penting untuk menghasilkan terjemahan bahasa kolokial yang mengharuskan penanganan tertentu dalam penerjemahan audiovisual, karena sifatnya yang informal, bergantung pada konteks, dan tidak harfiah, agar mencapai keberterimaan tinggi.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Nomor Inventaris: J26040
Uncontrolled Keywords: bahasa kolokial, keberterimaan, penerjemahan audiovisual, takarir penggemar, teknik kompensasi
Subjects: T > T275 Translating and interpreting
Divisions: Fakultas Ilmu Budaya > S1 Bahasa dan Sastra Inggris
Depositing User: Mrs. Urfa Tasbita Faqih
Date Deposited: 25 Feb 2026 02:58
Last Modified: 25 Feb 2026 02:58
URI: http://repository.unsoed.ac.id:443/id/eprint/40170

Actions (login required)

View Item View Item