BILUTHFILLAH, Muhamad Malthuf (2026) Analisis Pertimbangan Hukum Hakim Dalam Pemilihan Dakwaan Alternatif Pada Tindak Pidana Narkotika (Studi Putusan Nomor : 265/Pid.Sus/2024/PN Dps). Skripsi thesis, Universitas Jendral Soedirman.
|
PDF (Cover)
1.COVER_E1A022230_MUHAMAD MALTHUF BILUTHFILLAH.pdf Download (841kB) |
|
|
PDF (Legalitas)
3. LEGALITAS_E1A022230_MUHAMAD MALTHUF BILUTHFILLAH.pdf Restricted to Repository staff only Download (513kB) |
|
|
PDF (Abstrak)
2. ABSTRAK_E1A022230_MUHAMAD MALTHUF BILUTHFILLAH.pdf Download (841kB) |
|
|
PDF (BabI)
4. BAB I_E1A022230_MUHAMAD MALTHUF BILUTHFILLAH.pdf Restricted to Repository staff only until 26 February 2027. Download (852kB) |
|
|
PDF (BabII)
5. BAB II_E1A022230_MUHAMAD MALTHUF BILUTHFILLAH.pdf Restricted to Repository staff only until 26 February 2027. Download (856kB) |
|
|
PDF (BabIII)
6. BAB III_E1A022230_MUHAMAD MALTHUF BILUTHFILLAH.pdf Restricted to Repository staff only until 26 February 2027. Download (844kB) |
|
|
PDF (BabIV)
7. BAB IV_E1A022230_MUHAMAD MALTHUF BILUTHFILLAH.pdf Restricted to Repository staff only Download (881kB) |
|
|
PDF (BabV)
8. BAB V_E1A022230_MUHAMAD MALTHUF BILUTHFILLAH.pdf Download (842kB) |
|
|
PDF (DaftarPustaka)
9. DAFTAR PUSTAKA_E1A022230_MUHAMAD MALTHUF BILUTHFILLAH.pdf Download (845kB) |
Abstract
Tindak pidana narkotika merupakan kejahatan yang bersifat kompleks dan terorganisir serta menjadi ancaman serius bagi kesehatan, stabilitas sosial, dan kesejahteraan masyarakat. Dalam praktik penegakan hukum, khususnya pada tahap penuntutan, Jaksa Penuntut Umum kerap menggunakan dakwaan alternatif untuk mengantisipasi kesulitan pembuktian terkait peran terdakwa. Namun, penggunaan dakwaan alternatif menimbulkan persoalan yuridis karena berpotensi memengaruhi hak terdakwa serta kepastian hukum. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pertimbangan hukum hakim dalam memilih dakwaan alternatif serta mengkaji akibat putusan tersebut terhadap penegakan hukum tindak pidana narkotika sebagaimana tercermin dalam Putusan Nomor 265/Pid.Sus/2024/PN Dps. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, pendekatan konseptual, dan pendekatan kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa majelis hakim menilai setiap dakwaan alternatif secara bertahap berdasarkan pembuktian unsur delik. Dakwaan Pasal 114 ayat (2) dan Pasal 112 ayat (2) Undang-Undang Narkotika dinyatakan tidak terbukti karena tidak ditemukan peran aktif, niat menguasai, maupun keterlibatan terdakwa dalam jaringan peredaran narkotika. Sebaliknya, unsur Pasal 131 Undang-Undang Narkotika terbukti karena terdakwa secara sadar tidak melaporkan tindak pidana narkotika. Putusan ini menunjukkan bahwa hakim lebih mengutamakan keadilan substantif dan kepastian hukum dengan menyesuaikan pemidanaan pada peran konkret terdakwa, meskipun aspek kemanfaatan dalam arti kebijakan represif pemberantasan narkotika kurang menjadi orientasi utama.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Nomor Inventaris: | E26068 |
| Uncontrolled Keywords: | Pertimbangan Hukum Hakim (Judicial Considerations), Dakwaan Alternatif ( Alternative Charges ), Tindak Pidana Narkotika ( Drug Offences) |
| Subjects: | C > C954 Criminal law N > N14 Narcotics |
| Divisions: | Fakultas Hukum > S1 Ilmu Hukum |
| Depositing User: | Mr. Muhamad Malthuf Biluhtfillah |
| Date Deposited: | 26 Feb 2026 03:03 |
| Last Modified: | 26 Feb 2026 03:03 |
| URI: | http://repository.unsoed.ac.id:443/id/eprint/40206 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
