ACKBARALLY, Muhammad Naufal (2026) Kajian Perbandingan Formulasi Tindak Pidana Judi Online Antara Indonesia dan Singapura. Skripsi thesis, Universitas Jenderal Soedirman.
|
PDF (Cover)
COVER-Muhammad Naufal Ackbarally-E1A021216-Skripsi-2026.pdf Download (192kB) |
|
|
PDF (Legalitas)
LEGALITAS-Muhammad Naufal Ackbarally-E1A021216-Skripsi-2026.pdf Restricted to Repository staff only Download (726kB) |
|
|
PDF (Abstrak)
ABSTRAK-Muhammad Naufal Ackbarally-E1A021216-Skripsi-2026.pdf Download (293kB) |
|
|
PDF (BabI)
BAB-I-Muhammad Naufal Ackbarally-E1A021216-Skripsi-2026.pdf Restricted to Repository staff only until 26 January 2027. Download (425kB) |
|
|
PDF (BabII)
BAB-II-Muhammad Naufal Ackbarally-E1A021216-Skripsi-2026.pdf Restricted to Repository staff only until 26 February 2027. Download (472kB) |
|
|
PDF (BabIII)
BAB-III-Muhammad Naufal Ackbarally-E1A021216-Skripsi-2026.pdf Restricted to Repository staff only until 26 February 2027. Download (313kB) |
|
|
PDF (BabIV)
BAB-IV-Muhammad Naufal Ackbarally-E1A021216-Skripsi-2026.pdf Restricted to Repository staff only Download (606kB) |
|
|
PDF (BabV)
BAB-V-Muhammad Naufal Ackbarally-E1A021216-Skripsi-2026.pdf Download (281kB) |
|
|
PDF (DaftarPustaka)
DAFTAR PUSTAKA-Muhammad Naufal Ackbarally-E1A021216-Skripsi-2026.pdf Download (266kB) |
Abstract
Peralihan praktik perjudian ke ranah daring menimbulkan tantangan substantif dan operasional bagi sistem pidana nasional. Penelitian ini melakukan kajian komparatif formulasi tindak pidana judi online di Indonesia dan Singapura untuk mengukur kecukupan rumusan pelaku, struktur sanksi, dan implikasi penegakan hukum. Dengan metode yuridis-normatif (statute approach dan comparative approach) dan analisis kualitatif terhadap peraturan, putusan, dan literatur relevan, ditemukan perbedaan mendasar: regulasi Indonesia bersifat fragmentaris mengandalkan ketentuan KUHP (termasuk KUHP Baru) dan UU ITE sehingga pengaturan pelaku sering terbatas pada penyelenggara/pemain tanpa pengklasifikasian yang rinci terhadap fasilitator, agen, atau penyedia layanan teknis; sementara Singapura menerapkan kerangka yang lebih komprehensif (misalnya pengaturan dalam CGHA/CCA dan ketentuan presumptive liability) yang memperluas cakupan subjek hukum dan memudahkan pembuktian. Dari sisi sanksi, Singapura menerapkan diferensiasi ancaman pidana dan denda yang progresif untuk operator, fasilitator, dan penyelenggara terorganisir, sehingga efek deterrence dan kemampuan penindakan lebih kuat dibanding Indonesia yang masih mengalami inkonsistensi antara ancaman normatif dan kemampuan forensik digital. Penelitian menyimpulkan bahwa tanpa pembaruan normatif yang mengatur kategori pelaku, pembuktian elektronik, dan skema pemberatan sanksi bagi operator lintas yuridiksi, upaya penanggulangan judi online di Indonesia akan terus terhambat. Rekomendasi utama adalah: (1) merumuskan undang-undang khusus judi online yang mengklasifikasikan pelaku (operator, fasilitator, agen, pemain), (2) menetapkan diferensiasi sanksi serta instrumen pembuktian elektronik yang adaptif, dan (3) memperkuat kerja sama internasional dan kapasitas forensik digital sebagai pendukung penegakan.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Nomor Inventaris: | E26076 |
| Uncontrolled Keywords: | Judi Online; Formulasi Tindak Pidana; Perbandingan Hukum. |
| Subjects: | C > C944 Crime I > I257 Internet gambling |
| Divisions: | Fakultas Hukum > S1 Ilmu Hukum |
| Depositing User: | Mr Muhammad Naufal Ackbarally |
| Date Deposited: | 26 Feb 2026 02:33 |
| Last Modified: | 26 Feb 2026 02:33 |
| URI: | http://repository.unsoed.ac.id:443/id/eprint/40248 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
