Faktor Internal dan Eksternal yang Mempengaruhi Tingkat Kepatuhan Penggunaan Dana Desa di Kabupaten Banyumas

MIRANTHI, Namira Putri (2026) Faktor Internal dan Eksternal yang Mempengaruhi Tingkat Kepatuhan Penggunaan Dana Desa di Kabupaten Banyumas. Masters thesis, Universitas Jenderal Soedirman.

[img] PDF (Cover)
COVER-Apita Saktika Ayu-C1A022090-Skripsi-2026.pdf

Download (204kB)
[img] PDF (Legalitas)
LEGALITAS-Apita Saktika Ayu-C1A022090-Skripsi-2026.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (372kB)
[img] PDF (Abstrak)
ABSTRAK-Apita Saktika Ayu-C1A022090-Skripsi-2026.pdf

Download (291kB)
[img] PDF (BabI)
BAB I-Apita Saktika Ayu-C1A022090-Skripsi-2026.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (346kB)
[img] PDF (BabII)
BAB II-Apita Saktika Ayu-C1A022090-2026.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (470kB)
[img] PDF (BabIII)
BAB III-Apita Saktika Ayu-C1A022090-2026.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (446kB)
[img] PDF (BabIV)
BAB IV-Apita Saktika Ayu-C1A022090-2026.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (650kB)
[img] PDF (BabV)
BAB V-Apita Saktika Ayu-C1A022090-2026.pdf

Download (296kB)
[img] PDF (DaftarPustaka)
DAFTAR PUSTAKA-Apita Saktika Ayu-C1A022090-2026.pdf

Download (266kB)
[img] PDF (Lampiran)
LAMPIRAN-Apita Saktika Ayu-C1A022090-2026.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (437kB)

Abstract

Penelitian ini membahas faktor-faktor internal dan eksternal yang memengaruhi tingkat kepatuhan penggunaan dana desa di Kabupaten Banyumas. Dana desa merupakan instrumen fiskal strategis yang bertujuan mendorong pembangunan desa, mengurangi ketimpangan wilayah, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Seiring meningkatnya alokasi dana desa setiap tahun, muncul pula risiko penyimpangan dan rendahnya kepatuhan aparatur desa terhadap ketentuan pengelolaan, pelaporan, dan pertanggungjawaban keuangan desa. Kondisi tersebut menuntut adanya kajian mendalam mengenai faktor-faktor yang dapat mendorong kepatuhan aparatur desa agar pengelolaan dana desa berjalan sesuai prinsip transparansi, akuntabilitas, dan kepatuhan hukum. Penelitian ini menggunakan perspektif Compliance Theory sebagai landasan teoretis utama untuk menjelaskan perilaku kepatuhan aparatur desa. Compliance Theory menekankan bahwa kepatuhan tidak hanya dipengaruhi oleh ancaman sanksi formal, tetapi juga oleh faktor normatif seperti etika, norma sosial, serta persepsi legitimasi dan keadilan regulasi. Dalam konteks dana desa, kepatuhan dipahami sebagai hasil interaksi antara tekanan eksternal (ancaman dan penegakan hukum) serta dorongan internal (etika dan norma sosial) yang membentuk perilaku aparatur desa dalam mematuhi aturan penggunaan dana desa. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh ancaman, norma sosial, etika, dan penegakan hukum terhadap kepatuhan penggunaan dana desa di Kabupaten Banyumas. Ruang lingkup penelitian difokuskan pada aparatur desa yang terlibat langsung dalam pengelolaan dan pelaporan dana desa. Kepatuhan dalam penelitian ini diukur sebagai tingkat ketaatan aparatur desa terhadap peraturan perundangundangan, prosedur administrasi, serta regulasi yang mengatur perencanaan, pelaksanaan, dan pertanggungjawaban dana desa . Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian eksplanatori. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada aparatur desa di Kabupaten Banyumas, kemudian dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Sebelum pengujian hipotesis, dilakukan uji validitas, reliabilitas, normalitas, multikolinearitas, dan heteroskedastisitas untuk memastikan kualitas data dan kelayakan model penelitian. Pendekatan ini digunakan untuk menguji secara empiris hubungan kausal antara variabel independen dan variabel dependen kepatuhan dana desa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ancaman berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan penggunaan dana desa. Temuan ini mengindikasikan bahwa keberadaan sanksi administratif maupun hukum masih menjadi faktor pendorong utama bagi aparatur desa untuk mematuhi regulasi. Selain itu, etika juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan, yang menunjukkan bahwa kesadaran moral, integritas, dan nilai etis aparatur desa berperan penting dalam mendorong kepatuhan yang bersifat internal dan berkelanjutan . Selanjutnya, hasil analisis menunjukkan bahwa norma sosial berpengaruh positif terhadap kepatuhan penggunaan dana desa. Tekanan sosial, ekspektasi masyarakat, serta budaya kolektif di lingkungan desa terbukti mampu mendorong aparatur desa untuk bertindak sesuai aturan. Sebaliknya, penegakan hukum tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap kepatuhan, yang mengindikasikan bahwa mekanisme penegakan hukum yang ada belum sepenuhnya dirasakan efektif atau konsisten dalam mendorong perilaku patuh aparatur desa. Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa kepatuhan penggunaan dana desa di Kabupaten Banyumas lebih kuat dipengaruhi oleh kombinasi faktor ancaman, etika, dan norma sosial dibandingkan penegakan hukum formal semata. Implikasi praktis dari penelitian ini menekankan pentingnya penguatan etika aparatur desa, pembentukan norma sosial yang mendukung transparansi, serta penerapan sanksi yang konsisten dan proporsional. Secara teoritis, penelitian ini memperkuat relevansi Compliance Theory dalam menjelaskan kepatuhan dana desa dan memberikan kontribusi empiris bagi pengembangan kajian akuntansi sektor publik dan tata Kelola pemerintahan desa

Item Type: Thesis (Masters)
Nomor Inventaris: P226111
Uncontrolled Keywords: Accounting and village governance
Subjects: P > P461 Poverty
Divisions: Program Pascasarjana & Profesi > S2 Akuntansi
Depositing User: Mrs. NAMIRA PUTRI MIRANTHI
Date Deposited: 27 Feb 2026 03:29
Last Modified: 27 Feb 2026 03:29
URI: http://repository.unsoed.ac.id:443/id/eprint/40316

Actions (login required)

View Item View Item