Pengaruh Genotoksik Rokok terhadap Jumlah Binukleus, Broken Egg dan Apoptosis Sel Basal Epitel Mukosa Bukal

DUHITA, Cintya Rakhma (2016) Pengaruh Genotoksik Rokok terhadap Jumlah Binukleus, Broken Egg dan Apoptosis Sel Basal Epitel Mukosa Bukal. Skripsi thesis, Universitas Jendweral Soedirman.

[img] PDF (Cover)
1 Cover CINTYA RAKHMA DUHITA G1G012021- 2016.pdf

Download (990kB)
[img] PDF (Legalitas)
2 Legalitas CINTYA RAKHMA DUHITA G1G012021- 2016.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img] PDF (Abstrak)
3 Abstrak CINTYA RAKHMA DUHITA G1G012021- 2016.pdf

Download (1MB)
[img] PDF (BabI)
4 Bab I CINTYA RAKHMA DUHITA G1G012021- 2016.pdf
Restricted to Repository staff only until 27 February 2027.

Download (1MB)
[img] PDF (BabII)
5 Bab II CINTYA RAKHMA DUHITA G1G012021- 2016.pdf
Restricted to Repository staff only until 27 February 2027.

Download (1MB)
[img] PDF (BabIII)
6 Bab III CINTYA RAKHMA DUHITA G1G012021- 2016.pdf
Restricted to Repository staff only until 27 February 2027.

Download (1MB)
[img] PDF (BabIV)
7 Bab IV CINTYA RAKHMA DUHITA G1G012021- 2016.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img] PDF (BabV)
8 Bab V CINTYA RAKHMA DUHITA G1G012021- 2016.pdf

Download (973kB)
[img] PDF (DaftarPustaka)
9 Daftar Pustaka CINTYA RAKHMA DUHITA G1G012021- 2016.pdf

Download (966kB)
[img] PDF (Lampiran)
10 Lampiran CINTYA RAKHMA DUHITA G1G012021- 2016.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Merokok merupakan kebiasaan buruk seseorang yang dapat mengakibatkan dampak buruk bagi kesehatan karena rokok memiliki kandungan genotoksik, sehingga perlu ditanggulangi terutama di Indonesia. Indonesia menduduki peringkat ke-3 konsumsi rokok terbesar di dunia pada tahun 2015, dengan persentase rerata sebesar 29,3% dan konsumsi rokok rata-rata sebanyak 270 milyar batang rokok. Deteksi dini kanker mulut akibat paparan genotoksik dapat dianalisis dengan melihat kondisi kerusakan kromosom dan apoptosis pada sel basal epitel mukosa bukal. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh genotoksik rokok terhadap jumlah binukleus, broken egg dan apoptosis sel basal epitel mukosa bukal. Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan rancangan cross sectional. Teknik pengambilan sampel adalah metode consecutive sampling. Penelitian ini menggunakan sampel 36 responden yang dibagi menjadi 2 kelompok yaitu 18 responden kelompok perokok dan 18 responden kelompok non perokok. Kelompok perokok memiliki kriteria inklusi yaitu perokok yang berjenis kelamin laki-laki, usia 20-40 tahun, dominan merokok jenis kretek >10 batang perhari dan merokok selama ≥ 3 tahun. Kelompok non perokok memiliki kriteria inklusi berjenis kelamin laki-laki, usia 20-40 tahun, dan tidak pernah merokok. Kedua kelompok diambil sampel pada sel basal epitel mukosa bukal dengan menggunakan cytobrush dan dibuat preparat serta diamati sel yang mengalami perubahan binukleus, broken egg dan apoptosis. Analisis statistik yang digunakan yaitu uji Korelasi Pearson, uji Saphiro Wilk, uji Levene Test, Independent t-test dan uji Regresi linier ganda. Hasil penelitian menunjukkan terdapat peningkatan jumlah binukleus dan broken egg serta penurunan jumlah sel yang mengalami apoptosis pada perokok dibandingkan non perokok. Simpulan dari penelitian ini adalah genotoksik rokok meningkatkan jumlah binukleus dan broken egg serta menurunkan jumlah sel yang mengalami apoptosis sel basal epitel mukosa bukal.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Nomor Inventaris: G16265
Uncontrolled Keywords: Binukleus, broken egg, apoptosis, sel basal epitel mukosa bukal
Subjects: D > D99 Dentistry
Divisions: Fakultas Kedokteran > S1 Pendidikan Dokter Gigi
Depositing User: Mrs Lati Larasati UPA Perpustakaan Unsoed
Date Deposited: 27 Feb 2026 07:39
Last Modified: 27 Feb 2026 07:39
URI: http://repository.unsoed.ac.id:443/id/eprint/40336

Actions (login required)

View Item View Item