MEGASARI, Intan (2026) Variabilitas Spasial Nutrien di Laut Bali Barat Kaitannya dengan Indonesian Throughflow (ITF): Implikasi Terhadap Ketersediaan dan Kualitas Perairan. Masters thesis, Universitas Jenderal Soedirman.
|
PDF (Cover)
COVER-Intan Megasari-K2A024002-Tesis-2026.pdf Download (73kB) |
|
|
PDF (Legalitas)
LEGALITAS-Intan Megasari-K2A024002-Tesis-2026.docx.pdf Restricted to Repository staff only Download (982kB) |
|
|
PDF (Abstrak)
ABSTRAK-Intan Megasari-K2A024002-Tesis-2026.pdf Download (182kB) |
|
|
PDF (BabI)
BAB-I-Intan Megasari-K2A024002-Tesis-2026.pdf Restricted to Repository staff only until 27 February 2027. Download (139kB) |
|
|
PDF (BabII)
BAB-II-Intan Megasari-K2A024002-Tesis-2026.pdf Restricted to Repository staff only until 27 February 2027. Download (1MB) |
|
|
PDF (BabIII)
BAB-III-Intan Megasari-K2A024002-Tesis-2026.pdf Restricted to Repository staff only until 27 February 2027. Download (330kB) |
|
|
PDF (BabIV)
BAB-IV-Intan Megasari-K2A024002-Tesis-2026.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
|
|
PDF (BabV)
BAB-V-Intan Megasari-K2A024002-Tesis-2026.pdf Download (69kB) |
|
|
PDF (DaftarPustaka)
DAFTAR PUSTAKA-Intan Megasari-K2A024002-Tesis-2026.pdf Download (282kB) |
|
|
PDF (Lampiran)
LAMPIRAN-Intan Megasari-K2A024002-Tesis-2026.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Nutrien merupakan komponen esensial dalam ekosistem laut yang mengendalikan proses biogeokimia dan produktivitas primer. Namun, informasi mengenai distribusi makronutrien dan mikronutrien di perairan Laut Bali Barat masih terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis distribusi nutrien, sumber pasokannya, keterkaitannya dengan parameter oseanografi, serta status kualitas perairan Laut Bali Barat. Pengambilan sampel air laut dilakukan pada November 2024 di 11 stasiun dari permukaan dan kedalaman 35 m, meliputi Laut Bali, Teluk Penerusan, dan Perairan Menjangan. Makronutrien dianalisis menggunakan Spektrofotometer UV-Vis, mikronutrien menggunakan ICP-MS, parameter oseanografi diukur secara in situ, serta data dianalisis menggunakan metode Principal Component Analysis (PCA), dan CCME-Water Quality Index. Hasil menunjukkan makronutrien dan mikronutrien memiliki variasi horizontal dan vertikal yang jelas, dengan konsentrasi lebih tinggi pada kedalaman 35 m. Nitrat meningkat dari 0,03-0,195 mg/L di permukaan menjadi 0,087-0,286 di 35 m, dengan nilai tertinggi teramati di SW 9, mencerminkan pengaruh variasi sirkulasi perairan lokal. Sementara seng menunjukkan pengayaan paling ekstrem, meningkat dari 0,8979-44,888 ppb di permukaan menjadi 112,7668 ppb di 35 m, terutama di SW 2, mengindikasikan pengaruh sumber antropogenik lokal dan diperkuat oleh resuspensi sedimen. Pola ini dipengaruhi oleh terbatasnya pencampuran vertikal serta lemahnya kontribusi intrusi massa air Indonesian Throughflow (ITF). Analisis PCA dan korelasi Pearson mengindikasikan distribusi makronutrien terutama dikendalikan oleh proses fisik-biologis alami, sedangkan mikronutrien lebih sensitif terhadap masukan lokal dan dinamika redoks. Secara keseluruhan, nilai CCME-WQI sebesar 66,03 mengklasifikasikan kualitas perairan Laut Bali Barat dalam kategori “cukup”, yang masih mendukung kehidupan biota laut namun menunjukkan adanya tekanan lingkungan yang memerlukan perhatian dalam pengelolaan perairan secara berkelanjutan.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Nomor Inventaris: | K26013 |
| Uncontrolled Keywords: | Nutrien, Variabilitas Spasial, Indonesian Throughflow (ITF), Kualitas Perairan |
| Subjects: | M > M63 Marine ecology |
| Divisions: | Program Pascasarjana & Profesi > S2 Kimia |
| Depositing User: | Mrs. Intan Megasari |
| Date Deposited: | 27 Feb 2026 08:40 |
| Last Modified: | 27 Feb 2026 08:40 |
| URI: | http://repository.unsoed.ac.id:443/id/eprint/40343 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
