Analisis Dampak Digitalisasi Terhadap Efisiensi Operasional Dengan Pendekatan Autoregressive Distributed Lag (Ardl) (Studi Kasus Bank Umum Tahun 2015 – 2024)

IDRIS, Fahmi Yulian (2026) Analisis Dampak Digitalisasi Terhadap Efisiensi Operasional Dengan Pendekatan Autoregressive Distributed Lag (Ardl) (Studi Kasus Bank Umum Tahun 2015 – 2024). Masters thesis, Universitas Jenderal Soedirman.

[img] PDF (Cover)
COVER-Fahmi Yulian Idris-C2C023073-Tesis-2026.pdf

Download (487kB)
[img] PDF (Legalitas)
LEGALITAS-Fahmi Yulian Idris-C2C023073-Tesis-2026.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (905kB)
[img] PDF (Abstrak)
ABSTRAK-Fahmi Yulian Idris-C2C023073-Tesis-2026.pdf

Download (542kB)
[img] PDF (BabI)
BAB-I-Fahmi Yulian Idris-C2C023O73-Tesis-2026.pdf
Restricted to Repository staff only until 2 March 2027.

Download (644kB)
[img] PDF (BabII)
BAB-II-Fahmi Yulian Idris-C2C023O73-Tesis-2026.pdf
Restricted to Repository staff only until 2 March 2027.

Download (1MB)
[img] PDF (BabIII)
BAB-III-Fahmi Yulian Idris-C2C023O73-Tesis-2026.pdf
Restricted to Repository staff only until 2 March 2027.

Download (797kB)
[img] PDF (BabIV)
BAB-IV-Fahmi Yulian Idris-C2C023O73-Tesis-2026.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img] PDF (BabV)
BAB-V-Fahmi Yulian Idris-C2C023O73-Tesis-2026.pdf

Download (599kB)
[img] PDF (DaftarPustaka)
DAFTAR PUSTAKA-Fahmi Yulian Idris-C2C023O73-Tesis-2026.pdf

Download (476kB)
[img] PDF (Lampiran)
LAMPIRAN-Fahmi Yulian Idris-C2C023O73-Tesis-2026.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

Penelitian ini merupakan studi kuantitatif yang bertujuan untuk menganalisis dampak digitalisasi terhadap efisiensi operasional dengan pendekatan Autoregressive Distributed Lag (ARDL) studi kasus bank umum tahun 2015 – 2024. Data diperoleh dari laporan keuangan tahunan dengan populasi berjumlah 105 Bank Umum terdaftar di OJK dengan Non Probability Sampling dengan teknik Purposive Sampling maka diambil 12 Bank Umum. Analisis dilakukan menggunakan panel ARDL metode Pooled Mean Group. Fokus penelitian ini adalah menganalisis pengaruh digitalisasi perbankan terhadap efisiensi operasional bank umum dalam jangka pendek dan jangka panjang, serta menguji peran ukuran bank, CAR, FDR, NPF, fluktuasi kurs, inflasi, dan suku bunga acuan Bank Indonesia sebagai variabel moderasi dalam hubungan tersebut. Penelitian ini dilatarbelakangi bahwa digitalisasi diyakini meningkatkan efisiensi operasional perbankan melalui otomatisasi dan pengurangan biaya, namun dalam praktik bank umum di Indonesia penurunan jumlah kantor fisik belum diikuti oleh perbaikan rasio BOPO yang konsisten sehingga manfaat efisiensi digitalisasi belum sepenuhnya terealisasi. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data menunjukkan bahwa; (1) digitalisasi perbankan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap BOPO baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang dengan bank BRI, Mandiri, BNI, BTN, BCA, dan OCBC NISP mampu memanfaatkan digitalisasi untuk meningkatkan efisiensi sementara Danamon, CIMB Niaga, Muamalat, Permata, Mega, dan Sinarmas belum optimal; (2) ukuran bank memoderasi pengaruh digitalisasi dengan kecenderungan melemahkan efisiensi dalam jangka pendek dan memperkuat efisiensi dalam jangka panjang; (3) rasio kecukupan modal (CAR) memoderasi pengaruh digitalisasi terhadap efisiensi operasional dengan efek campuran antarbank dan adanya lag, namun secara umum bank bermodal kuat lebih mampu menekan BOPO dalam jangka panjang; (4) rasio pembiayaan terhadap simpanan (FDR) memoderasi digitalisasi dengan memperkuat efisiensi dalam jangka pendek tetapi melemahkannya dalam jangka panjang; (5) rasio pembiayaan bermasalah (NPF) secara umum melemahkan efektivitas digitalisasi terhadap efisiensi operasional baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang; (6) fluktuasi nilai tukar memoderasi digitalisasi dengan menguatkan efisiensi dalam jangka pendek namun melemahkannya dalam jangka panjang; (7) tingkat inflasi memoderasi digitalisasi dengan kecenderungan melemahkan efisiensi dalam jangka pendek dan menguatkannya dalam jangka panjang; dan (8) suku bunga acuan Bank Indonesia (BI Rate) memoderasi digitalisasi dengan menguatkan efisiensi operasional dalam jangka pendek tetapi melemahkannya dalam jangka panjang. Implikasi dari kesimpulan diatas yaitu bagi manajemen bank temuan positif menunjukkan bahwa digitalisasi mampu menekan BOPO dan meningkatkan efisiensi operasional sehingga perlu diperkuat melalui integrasi teknologi ke proses inti, otomatisasi layanan dan pemanfaatan data untuk pengendalian biaya, sementara dari sisi perbaikan manajemen perlu lebih selektif dalam investasi digital, memperketat evaluasi cost benefit, serta meningkatkan kualitas SDM dan manajemen risiko agar digitalisasi tidak justru menambah beban biaya. Bagi regulator, implikasi positifnya adalah digitalisasi dapat mendukung efisiensi dan daya saing perbankan sehingga perlu terus didorong melalui kebijakan yang kondusif, sedangkan dari sisi perbaikan regulator perlu memperkuat pengawasan permodalan, risiko kredit, stabilitas makroekonomi, serta regulasi keamanan siber dan perlindungan data agar transformasi digital berjalan stabil dan berkelanjutan.

Item Type: Thesis (Masters)
Nomor Inventaris: P226135
Uncontrolled Keywords: Digitalisasi, Efisiensi, Perbankan
Subjects: B > B36 Banks and banking
D > D174 Digital electronics
I > I94 Industrial efficiency
Divisions: Program Pascasarjana & Profesi > S2 Manajemen
Depositing User: Mr. FAHMI YULIAN IDRIS
Date Deposited: 02 Mar 2026 06:53
Last Modified: 02 Mar 2026 06:53
URI: http://repository.unsoed.ac.id:443/id/eprint/40367

Actions (login required)

View Item View Item