ANGGRAENI, Rosita (2016) Efek Radioterapi terhadap Mikronukleus, Broken Egg, Binukleus, dan Multinukleus Sel Basal Epitel Mukosa Bukal Penderita Kanker Kepala dan Leher. Skripsi thesis, Universitas Jenderal Soedirman.
|
PDF (Cover)
1 COVER ROSITA ANGGRAENI G1G012041 - 2016.pdf Download (979kB) |
|
|
PDF (Legalitas)
2 LEGALITAS ROSITA ANGGRAENI G1G012041 - 2016.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
|
|
PDF (Abstrak)
3 ABSTRAK ROSITA ANGGRAENI G1G012041 - 2016.pdf Download (2MB) |
|
|
PDF (BabI)
4 BAB 1 ROSITA ANGGRAENI G1G012041 - 2016.pdf Restricted to Repository staff only until 5 March 2027. Download (1MB) |
|
|
PDF (BabII)
5 BAB II ROSITA ANGGRAENI G1G012041 - 2016.pdf Restricted to Repository staff only until 5 March 2027. Download (1MB) |
|
|
PDF (BabIII)
6 BAB III ROSITA ANGGRAENI G1G012041 - 2016.pdf Restricted to Repository staff only until 5 March 2027. Download (1MB) |
|
|
PDF (BabIV)
7 BAB IV ROSITA ANGGRAENI G1G012041 - 2016.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
|
|
PDF (BabV)
8 BAB V ROSITA ANGGRAENI G1G012041 - 2016.pdf Download (979kB) |
|
|
PDF (DaftarPustaka)
9 DAFTAR PUSTAKA ROSITA ANGGRAENI G1G012041 - 2016.pdf Download (1MB) |
|
|
PDF (Legalitas)
10 LAMPIRAN ROSITA ANGGRAENI G1G012041 - 2016.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Kanker kepala dan leher (Head and Neck Cancer/HNC) merupakan tumor ganas yang berkembang di rongga mulut, rongga hidung, sinus, kelenjar saliva, tenggorokan, faring, laring, dan kelenjar getah bening di leher. Radioterapi merupakan salah satu modalitas utama dalam pengobatan HNC selain pembedahan dan kemoterapi, baik sebagai terapi utama maupun terapi adjuvan. Radioterapi membunuh sel tumor dengan cara merusak kromosom. Perubahan kromosom dapat diamati pada sel mukosa bukal, seperti perubahan bentuk inti sel, perubahan ukuran inti sel, serta kegagalan dalam proses replikasi sel.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh radioterapi terhadap pembentukan mikronukleus, broken egg, binukleus, dan multinukleus pada sel basal epitel mukosa bukal pasien HNC.Jenis penelitian ini adalah quasi experimental dengan desain pretest dan posttest control group serta menggunakan metode purposive sampling. Penelitian ini dilakukan pada 17 pasien kanker kepala dan leher di RSUD Prof. Margono Soekarjo, Purwokerto. Subjek penelitian dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok I yang terdiri dari 10 pasien yang menerima terapi radiasi, dan kelompok II sebagai kelompok kontrol yang terdiri dari 7 pasien yang tidak menerima terapi radiasi.Sel epitel bukal dikumpulkan menggunakan cytobrush dan diwarnai dengan Feulgen Fast Green. Pengambilan sampel dilakukan pada dua waktu yang berbeda. Pada kelompok I, sampel diambil sebelum dan setelah menerima dosis radiasi sebesar 20 Gy. Pada kelompok II, sampel diambil sebelum dan setelah 2 minggu. Jumlah mikronukleus, broken egg, binukleus, dan multinukleus dihitung per 1000 sel menggunakan mikroskop cahaya.Data dianalisis menggunakan Paired t-test (p<0,05) dan Independent t-test (p<0,05). Hasil analisis statistik menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada jumlah mikronukleus, broken egg, binukleus, dan multinukleus pada sel basal epitel mukosa bukal pasien HNC setelah terapi radiasi.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Nomor Inventaris: | G16273 |
| Uncontrolled Keywords: | Micronucleus, broken egg, binucleus, multinucleus, radiotherapy, epithelial basal cells of buccal mucosa |
| Subjects: | C > C57 Cancer |
| Divisions: | Fakultas Kedokteran > S1 Pendidikan Dokter Gigi |
| Depositing User: | Mrs Lati Larasati UPA Perpustakaan Unsoed |
| Date Deposited: | 05 Mar 2026 04:53 |
| Last Modified: | 05 Mar 2026 04:53 |
| URI: | http://repository.unsoed.ac.id:443/id/eprint/40414 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
