Perbandingan Jumlah Koloni Bakteri pada Benang Poly Glycolic Acid (PGA) dan Benang PGA-Getah Batang Pisang Pasca Insisi Flap Tikus Wistar (Rattusnovergicus)

INTAN, Afra Jelita Permata (2016) Perbandingan Jumlah Koloni Bakteri pada Benang Poly Glycolic Acid (PGA) dan Benang PGA-Getah Batang Pisang Pasca Insisi Flap Tikus Wistar (Rattusnovergicus). Skripsi thesis, Universitas Jenderal Soedirman.

[img] PDF (Cover)
1 COVER Afra Jelita Permata Intan G1G012019 -2016.pdf

Download (913kB)
[img] PDF (Legalitas)
2 LEGALITAS Afra Jelita Permata Intan G1G012019 -2016.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img] PDF (Abstrak)
3 ABSTRAK Afra Jelita Permata Intan G1G012019 -2016.pdf

Download (899kB)
[img] PDF (BabI)
4 BAB 1 Afra Jelita Permata Intan G1G012019 -2016.pdf
Restricted to Repository staff only until 1 April 2027.

Download (909kB)
[img] PDF (BabII)
5 BAB II Afra Jelita Permata Intan G1G012019 -2016.pdf
Restricted to Repository staff only until 1 April 2027.

Download (1MB)
[img] PDF (BabIII)
6 BAB III Afra Jelita Permata Intan G1G012019 -2016.pdf
Restricted to Repository staff only until 1 April 2027.

Download (1MB)
[img] PDF (BabIV)
7 BAB IV Afra Jelita Permata Intan G1G012019 -2016.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (983kB)
[img] PDF (BabV)
8 BAB V Afra Jelita Permata Intan G1G012019 -2016.pdf

Download (1MB)
[img] PDF (DaftarPustaka)
9 DAFTAR PUSTAKA Afra Jelita Permata Intan G1G012019 -2016.pdf

Download (953kB)
[img] PDF (Lampiran)
10 LAMPIRAN Afra Jelita Permata Intan G1G012019 -2016.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Tindakan pembedahan di bidang medis melibatkan proses insisi yang mengakibatkan adanya perlukaan. Penyembuhan luka dapat dicapai melalui penutupan luka seperti menggunakan benang bedah, salah satunya yaitu benang poly glycolic acid (PGA). Pada beberapa kasus proses penyembuhan luka dapat mengalami masalah seperti terkontaminasinya luka oleh bakteri. Bahan alam yang memiliki aktivitas antibakteri dan dapat digunakan di bidang medis yaitu getah batang pisang. Getah batang pisang digunakan sebagai campuran benang PGA. Benang PGA-getah batang pisang dibuat dengan mencampurkan polyvinyl alcohol, asam sitrat, larutan glycolic acid, getah batang pisang dan dilakukan proses pemintalan, kemudian dilakukan uji tarik, kelarutan dan FTIR serta pengamatan jumlah koloni bakteri pada hari ke 3, 5 dan 7 pengambilan benang bedah pasca insisi. Penelitian dilakukan berdasarkan eksperimental laboratoris dengan jumlah tiga kelompok, kelompok perlakuan I PGA-getah batang pisang, kelompok perlakuan II PGA, kelompok kontrol yang ketiganya terbagi menjadi 3 kelompok kecil yaitu kelompok hari ke 3, 5 dan 7. Kekuatan tarik benang PGA-getah batang pisang yaitu 8 N dan benang larut sempurna dalam 12 hari. Pengujian FTIR menunjukkan adanya gugus fungsi karbonil, alkana, hidroksil. Jumlah koloni bakteri dianalisis menggunakan uji two way ANOVA dan post hoc LSD menunjukkan adanya perbedaan bermakna antara jumlah bakteri pada kelompok PGA-getah batang pisang dengan kelompok benang PGA dan kontrol (p<0,05). Simpulan dari penelitian ini yaitu jumlah bakteri yang paling sedikit terdapat pada benang PGA-getah batang pisang yaitu 4,9692 x 104 CFU/ml dan jumlah koloni bakteri paling sedikit yaitu pada pengamatan hari ke 7 pasca insisi sebesar 2,5958 x 104 CFU/ml dengan masingmasing hari pengambilan benang terjadi penurunan yang signifikan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Nomor Inventaris: G16288
Uncontrolled Keywords: Penyembuhan luka, benang bedah, PGA, getah batang pisang, koloni bakteri
Subjects: D > D98 Dental care
Divisions: Fakultas Kedokteran > S1 Pendidikan Dokter Gigi
Depositing User: Mrs Lati Larasati UPA Perpustakaan Unsoed
Date Deposited: 01 Apr 2026 08:18
Last Modified: 01 Apr 2026 08:18
URI: http://repository.unsoed.ac.id:443/id/eprint/40525

Actions (login required)

View Item View Item