SEJATI, Rafi Ashza (2026) Gambaran Karakteristik Lingkungan Fisik Pondok Pesantren Modern dan Tradisional Terkait Potensi Penularan Tuberkulosis. Skripsi thesis, Universitas Jenderal Soedirman.
|
PDF (Cover)
COVER-RAFI ASHZA SEJATI-I11022046-SKRIPSI-2026.pdf Download (100kB) |
|
|
PDF (Legalitas)
LEGALITAS-RAFI ASHZA SEJATI-I11022046-SKRIPSI-2026.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
|
|
PDF (Abstrak)
ABSTRAK-RAFI ASHZA SEJATI-I11022046-SKRIPSI-2026.pdf Download (279kB) |
|
|
PDF (BabI)
BAB-I-RAFI ASHZA SEJATI-I11022046-SKRIPSI-2026.pdf Restricted to Repository staff only until 17 April 2027. Download (261kB) |
|
|
PDF (BabII)
BAB-II-RAFI ASHZA SEJATI-I11022046-SKRIPSI-2026.pdf.pdf Restricted to Repository staff only until 17 April 2027. Download (318kB) |
|
|
PDF (BabIII)
BAB-III-RAFI ASHZA SEJATI-I11022046-SKRIPSI-2026.pdf.pdf Restricted to Repository staff only until 17 April 2027. Download (345kB) |
|
|
PDF (BabIV)
BAB-IV-RAFI ASHZA SEJATI-I11022046-SKRIPSI-2026.pdf.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
|
|
PDF (BabV)
BAB-V-RAFI ASHZA SEJATI-I11022046-SKRIPSI-2026.pdf Download (115kB) |
|
|
PDF (DaftarPustaka)
DAFTAR PUSTAKA-RAFI ASHZA SEJATI-I11022046-SKRIPSI-2026.pdf.pdf Download (169kB) |
|
|
PDF (Lampiran)
LAMPIRAN-RAFI ASHZA SEJATI-I11022046-SKRIPSI-2026.pdf.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Tuberkulosis menjadi permasalahan utama salah satunya pada populasi marginal seperti di pondok pesantren. Kondisi fisik bangunan yang tidak memenuhi standar kesehatan, meliputi ventilasi buruk, pencahayaan kurang, dan kepadatan hunian tinggi menjadi faktor risiko. Penelitian ini bertujuan menggambarkan karakteristik lingkungan fisik pondok pesantren modern dan tradisional terkait potensi penularan Tuberkulosis. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif observasional yang dilakukan pada 20 titik observasi lingkungan fisik di pondok pesantren, meneliti 10 titik di Pondok Pesantren Modern Zam-Zam Cilongok dan 10 titik di Pondok Pesantren Tradisional Miftahul Falah Tambak yang mewakili hunian santri laki-laki dan perempuan. Variabel yang diamati meliputi kepadatan hunian, ventilasi, pencahayaan alami, kelembapan, suhu, jenis lantai, jenis dinding, dan kebersihan. Pengumpulan data dilakukan pada bulan Juli–Agustus 2025 menggunakan lembar observasi serta alat ukur terkalibrasi, yakni: pita ukur digunakan untuk mengukur dimensi ruangan, luxmeter mengukur pencahayaan, serta termometer–higrometer digunakan untuk mengukur suhu dan kelembapan udara dalam kamar. Seluruh titik observasi pada pondok pesantren modern dan tradisional (100%) tidak memenuhi syarat kepadatan hunian. Pencahayaan yang memenuhi syarat lebih banyak pada pondok pesantren modern (60%) dibandingkan tradisional (40%). Kelembapan yang memenuhi syarat ditemukan pada pondok pesantren modern (80%) dan tradisional (60%). Suhu pada seluruh titik memenuhi syarat (100%). Ventilasi yang memenuhi syarat lebih banyak pada pondok pesantren modern (70%) dibandingkan tradisional (20%). Seluruh jenis lantai memenuhi syarat (100%). Jenis dinding pada pondok pesantren modern seluruhnya memenuhi syarat, sedangkan pada pondok pesantren tradisional masih terdapat 20% yang belum memenuhi syarat. Pondok pesantren tradisional memiliki potensi risiko penularan Tuberkulosis terkait lingkungan lebih tinggi dibandingkan pondok pesantren modern, terutama variabel kepadatan hunian, ventilasi, dan pencahayaan.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Nomor Inventaris: | I26198 |
| Uncontrolled Keywords: | Deskriptif, Tuberkulosis, Lingkungan fisik, Pondok pesantren |
| Subjects: | T > T335 Tuberculosis |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Ilmu Kesehatan > S1 Kesehatan Masyarakat |
| Depositing User: | Mr. Rafi Ashza Sejati |
| Date Deposited: | 17 Apr 2026 08:51 |
| Last Modified: | 17 Apr 2026 08:51 |
| URI: | http://repository.unsoed.ac.id:443/id/eprint/40667 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
