Pembatalan Perkawinan Karena Pemalsuan Identitas Dan Poligami Tanpa Izin Serta Akibat Terhadap Kedudukan Anak (Tinjauan Yuridis Putusan No. 6635/Pdt.G/2024/PA.Kab.Mlg)

SANIYAH, Fatihatus (2026) Pembatalan Perkawinan Karena Pemalsuan Identitas Dan Poligami Tanpa Izin Serta Akibat Terhadap Kedudukan Anak (Tinjauan Yuridis Putusan No. 6635/Pdt.G/2024/PA.Kab.Mlg). Skripsi thesis, Universitas Jenderal Soedirman.

[img] PDF (COVER)
COVER-Fatihatus Saniyah-E1A022018-Skripsi-2026.pdf

Download (19kB)
[img] PDF (Legalitas)
LEGALITAS-Fatihatus Saniyah-E1A022018-Skripsi-2026.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (555kB)
[img] PDF (Abstrak)
ABSTRAK-Fatihatus Saniyah-E1A022018-Skripsi-2026.pdf

Download (115kB)
[img] PDF (BabI)
BAB-I-Fatihatus Saniyah-E1A022018-Skripsi-2026.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (354kB)
[img] PDF (BabII)
BAB-II-Fatihatus Saniyah-E1A022018-Skripsi-2026.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (307kB)
[img] PDF (BabIII)
BAB-III-Fatihatus Saniyah-E1A022018-Skripsi-2026.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (195kB)
[img] PDF (BabIV)
BAB-IV-Fatihatus Saniyah-E1A022018-Skripsi-2026.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (325kB)
[img] PDF (BabV)
BAB-V-Fatihatus Saniyah-E1A022018-Skripsi-2026.pdf

Download (193kB)
[img] PDF (DaftarPustaka)
DAFTAR PUSTAKA-Fatihatus Saniyah-E1A022018-Skripsi-2026.pdf

Download (226kB)

Abstract

Perkawinan merupakan suatu institusi sosial dan hukum yang bertujuan untuk membentuk keluarga yang bahagia dan kekal berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa. Namun dalam praktiknya sering terjadi pelanggaran terhadap asas monogami dan kejujuran dalam perkawinan, seperti pemalsuan identitas dan poligami tanpa izin. Putusan Pengadilan Agama Kabupaten Malang No. 6635/Pdt.G/2024/PA.Kab.Mlg menjadi contoh nyata kompleksitas hukum akibat pelanggaran ganda tersebut, sekaligus menimbulkan persoalan mengenai kedudukan anak yang lahir dari perkawinan yang kemudian dibatalkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pertimbangan hukum hakim dalam memutus perkara tersebut serta menganalisis akibat hukum pembatalan perkawinan terhadap kedudukan anak. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan kasus, konseptual, dan perundang-undangan. Data yang digunakan adalah data sekunder dengan bahan hukum primer, sekunder, dan tersier dengan spesifikasi penelitian preskriptif. Metode pengumpulan data dilakukan melalui studi kepustakaan. Penyajian data dilakukan dalam bentuk teks naratif dan analisis data dilakukan secara normatif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembatalan perkawinan terjadi karena Termohon I (suami) terbukti melanggar Pasal 22 dan Pasal 9 UU Perkawinan melalui tindakan poligami tanpa izin. Namun, hakim dalam putusannya hanya mendasarkan pada pelanggaran poligami tanpa izin sesuai Pasal 71 KHI dan tidak memberikan dasar hukum terkait pemalsuan identitas. Meskipun demikian, pembatalan tersebut tidak memutus hubungan hukum anak dan orang tuanya. Status anak tetap sah dan dilindungi berdasarkan Pasal 28 Ayat (2) UU Perkawinan jo. Pasal 75 huruf b KHI dan Pasal 76 KHI, serta prinsip perlindungan anak dalam UU Nomor 35 Tahun 2014, dimana perlindungan hak anak tetap berlaku mutlak terlepas dari tindakan pemalsuan yang dilakukan orang tuanya

Item Type: Thesis (Skripsi)
Nomor Inventaris: E26100
Uncontrolled Keywords: pembatalan perkawinan, pemalsuan identitas, poligami
Subjects: P > P410 Polygamy
Divisions: Fakultas Hukum > S1 Ilmu Hukum
Depositing User: Mrs. Fatihatus Saniyah
Date Deposited: 27 Apr 2026 03:32
Last Modified: 27 Apr 2026 03:32
URI: http://repository.unsoed.ac.id:443/id/eprint/40772

Actions (login required)

View Item View Item