NATASYA, Juliana Dwi (2026) Penanganan Tindak Pidana Narkotika yang Dilakukan oleh Anak (Studi Putusan Nomor 6/Pid.Sus-Anak/2024/PN.Smg). Skripsi thesis, Universitas Jenderal Soedirman.
|
PDF (Cover)
COVER-Juliana Dwi Natasya-E1A022037-Skripsi-2026.pdf Download (128kB) |
|
|
PDF (Legalitas)
LEGALITAS-Juliana Dwi Natasya-E1A022037-Skripsi-2026.pdf.pdf Restricted to Repository staff only Download (831kB) |
|
|
PDF (Abstrak)
ABSTRAK- Juliana Dwi Natasya-E1A022037-Skripsi-2026.pdf Download (255kB) |
|
|
PDF (BabI)
BAB I--Juliana Dwi Natasya-E1A022037-Skripsi-2026.pdf Restricted to Repository staff only until 29 April 2027. Download (292kB) |
|
|
PDF (BabII)
BAB II--Juliana Dwi Natasya-E1A022037-Skripsi-2026.pdf Restricted to Repository staff only until 29 April 2027. Download (279kB) |
|
|
PDF (BabIII)
BAB III--Juliana Dwi Natasya-E1A022037-Skripsi-2026.pdf Restricted to Repository staff only until 29 April 2027. Download (236kB) |
|
|
PDF (BabIV)
BAB IV-Juliana Dwi Natasya-E1A022037-Skripsi-2026.pdf Restricted to Repository staff only Download (421kB) |
|
|
PDF (BabV)
BAB V -Juliana Dwi Natasya-E1A022037-Skripsi-2026.pdf Download (214kB) |
|
|
PDF (DaftarPustaka)
DAFTAR PUSTAKA -Juliana Dwi Natasya-E1A022037-Skripsi-2026.pdf Download (223kB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pertimbangan hukum hakim serta penerapan perlindungan hukum anak dalam Putusan Nomor 6/Pid.Sus-Anak/2024/PN.Smg terkait tindak pidana narkotika yang dilakukan oleh anak. Kasus melibatkan seorang anak berusia 17 tahun yang terlibat dalam permufakatan jahat peredaran narkotika atas perintah ayah kandungnya. Meskipun Balai Pemasyarakatan merekomendasikan pengembalian kepada wali sebagai bentuk rehabilitasi sosial, hakim menjatuhkan pidana penjara 2 tahun 10 bulan dan pelatihan kerja 6 bulan, sehingga menimbulkan benturan antara pendekatan punitif UU Narkotika dan prinsip keadilan restoratif dalam UU SPPA. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, kasus, dan konseptual. Analisis diarahkan untuk menilai kesesuaian putusan hakim dengan prinsip kepentingan terbaik bagi anak dan teori pertimbangan hukum hakim. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertimbangan hakim lebih menitikberatkan pada aspek yuridis dan pembuktian unsur tindak pidana, sementara aspek perlindungan anak, kondisi psikososial, serta rekomendasi Bapas kurang mendapat perhatian. Akibatnya, putusan belum sepenuhnya mencerminkan tujuan UU SPPA yang mengedepankan pembinaan dan pemulihan anak. Penelitian ini menegaskan perlunya harmonisasi antara UU Narkotika dan UU SPPA dalam penanganan perkara narkotika oleh anak.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Nomor Inventaris: | E26102 |
| Uncontrolled Keywords: | Narkotika, Perlindungan Hukum Anak, Pertimbangan Hakim |
| Subjects: | N > N14 Narcotics |
| Depositing User: | Mrs Juliana Dwi Natasya |
| Date Deposited: | 29 Apr 2026 07:49 |
| Last Modified: | 29 Apr 2026 07:49 |
| URI: | http://repository.unsoed.ac.id:443/id/eprint/40828 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
