PURANTI, Dwi Asuji (2026) Analisis Resepsi Pria Dewasa terhadap Wacana Vasektomi sebagai Syarat Bantuan Sosial pada Tayangan "Catatan Demokrasi" di TVOne. Diploma thesis, Universitas Jenderal Soedirman.
|
PDF (Cover)
COVER-Dwi Asuji Puranti-F1C022042-Skripsi-2026.pdf Download (427kB) |
|
|
PDF (Legalitas)
LEGALITAS-Dwi Asuji Puranti-F1C022042-Skripsi-2026.pdf Restricted to Repository staff only Download (858kB) |
|
|
PDF (Abstrak)
ABSTRAK-Dwi Asuji Puranti-F1C022042-Skripsi-2026.pdf Download (425kB) |
|
|
PDF (BabI)
BAB-I-Dwi Asuji Puranti-F1C022042-Skripsi-2026.pdf Restricted to Repository staff only until 11 May 2027. Download (612kB) |
|
|
PDF (BabII)
BAB-II-Dwi Asuji Puranti-F1C022042-Skripsi-2026.pdf Restricted to Repository staff only until 11 May 2027. Download (528kB) |
|
|
PDF (BabIII)
BAB-III-Dwi Asuji Puranti-F1C022042-Skripsi-2026.pdf Restricted to Repository staff only until 11 May 2027. Download (431kB) |
|
|
PDF (BabIV)
BAB-IV-Dwi Asuji Puranti-F1C022042-Skripsi-2026.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
|
|
PDF (BabV)
BAB-V-Dwi Asuji Puranti-F1C022042-Skripsi-2026.pdf Download (433kB) |
|
|
PDF (DaftarPustaka)
DAFTAR PUSTAKA-Dwi Asuji Puranti-F1C022042-Skripsi-2026.pdf Download (417kB) |
|
|
PDF (Lampiran)
LAMPIRAN-Dwi Asuji Puranti-F1C022042-Skripsi-2026.pdf Restricted to Repository staff only Download (924kB) |
Abstract
Wacana kebijakan vasektomi sebagai syarat penerimaan bantuan sosial yang digagaskan oleh Dedi Mulyadi pada tahun 2025 memicu perdebatan luas di ruang publik, termasuk dalam program Catatan Demokrasi di TVOne. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemaknaan dan penerimaan pria dewasa terhadap vasektomi serta terhadap wacana kebijakan tersebut. Pendekatan yang digunakan mengacu pada teori resepsi dari Stuart Hall, yang dipadukan dengan teori interaksionisme simbolik dan maskulinitas hegemonik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemaknaan terhadap vasektomi bersifat beragam. Sebagian informan memandangnya sebagai metode kontrasepsi yang efektif, aman, dan sebagai bentuk partisipasi pria dalam program keluarga berencana (KB). Namun, sebagian lainnya memaknainya secara negatif sebagai tindakan berisiko, mengganggu fungsi seksual, bahkan disamakan dengan kebiri. Dalam hal penerimaan terhadap wacana kebijakan vasektomi sebagai syarat bantuan sosial, tidak ditemukan informan yang berada pada dominant-hegemonic position. Mayoritas informan berada pada negotiated position, yakni menerima vasektomi sebagai pilihan kontrasepsi tetapi menolak jika dijadikan syarat untuk memperoleh bantuan sosial, serta oppositional position yang menolak secara menyeluruh baik terhadap praktik vasektomi maupun kebijakan tersebut. Resepsi informan dibentuk oleh faktor sosiokultural dan sosiodemografis, terutama norma agama sebagai faktor paling dominan. Selain itu, latar belakang budaya, pengalaman keluarga termasuk nilai “banyak anak banyak rezeki” serta konstruksi maskulinitas turut membentuk cara pandang pria terhadap vasektomi. Tingkat pendidikan juga berperan, yaitu individu dengan pendidikan lebih tinggi cenderung memiliki pemahaman yang lebih komprehensif dan sikap yang lebih rasional terhadap vasektomi.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Nomor Inventaris: | F26108 |
| Uncontrolled Keywords: | Vasektomi, resepsi audiens, bantuan sosial, pria dewasa, program “Catatan Demokrasi”, interaksionisme simbolik, maskulinitas hegemonik. |
| Subjects: | C > C631 Communication S > S443 Social policy V > V21 Vasectomy |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > S1 Ilmu Komunikasi |
| Depositing User: | Mrs. Dwi Asuji Puranti |
| Date Deposited: | 11 May 2026 04:00 |
| Last Modified: | 11 May 2026 04:00 |
| URI: | http://repository.unsoed.ac.id:443/id/eprint/41065 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
