Peningkatan Produksi Kentang Secara Lestari Melalui Pola Tanam Sejajar Kontur Di Andisol Berlereng Pada Musim Tanam Penghujan

RAMDANI, Miftah Farid (2018) Peningkatan Produksi Kentang Secara Lestari Melalui Pola Tanam Sejajar Kontur Di Andisol Berlereng Pada Musim Tanam Penghujan. Skripsi thesis, Universitas Jenderal Soedirman.

[img]
Preview
PDF
Cover_1.pdf

Download (18kB) | Preview
[img]
Preview
PDF
Legalitas_1.pdf

Download (555kB) | Preview
[img] PDF
Abstrak_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (46kB)
[img] PDF
BabI_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (45kB)
[img] PDF
BabII_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (128kB)
[img] PDF
BabIII_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (351kB)
[img] PDF
BabIV_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img] PDF
BabV_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (14kB)
[img] PDF
Daftarpustaka_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (88kB)
[img]
Preview
PDF
Lampiran_1.pdf

Download (783kB) | Preview

Abstract

Daerah Irigasi Tajum Mengairi Areal Pertanian Di Empat Kecamatan Yang Berada Di Kabupaten Banyumas Yaitu Kecamatan Ajibarang, Wangon, Jatilawang Dan Rawalo Melalui Saluran Induk, Sekunder Dan Tersier. Kalium Merupakan Unsur Hara Makro Yang Penting Bagi Tanaman, Khususnya Tanaman Padi. Kalium (K) Diserap Tanaman Dalam Bentuk Kation K+ , Dan Pada Umumnya Hampir Seluruh K Diserap Selama Pertumbuhan Vegetatif, Sehingga Harus Cukup Tersedia Dalam Larutan Tanah. Pemupukan Kalium Seharusnya Diberikan Sesuai Kebutuhan, Berdasarkan Pada Jenis Dan Status K Tanah, Jenis Tanaman, Dan Tingkat Hasil Yang Ingin Dicapai. Ketersediaan Unsur Hara K Perlu Dicermati Karena Ada Kemungkinan Tanaman Menyerap K Melebihi Kebutuhan Untuk Pertumbuhan Optimumnya. Berdasarkan Masalah Tersebut, Penelitian Ini Bertujuan Untuk : (1) Mengetahui Besarnya Kandungan Unsur Hara K Pada Tanah Sawah Yang Teraliri Irigasi Tajum Di Kabupaten Banyumas, Dan (2) Memetakan Status Hara K Pada Lahan Sawah Yang Teraliri Irigasi Tajum Di Kabupaten Banyumas. Metode Penelitian Menggunakan Metode Survei. Penelitian Dilaksanakan Di Lahan Sawah Yang Teraliri Irigasi Tajum Wilayah Kabupaten Banyumas Dan Analisis Tanah Dilakukan Di Laboratorium Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Semarang. Pengambilan Sampel Berdasarkan Satuan Lahan Homogen (SLH). Terdapat 7 SLH Yang Terbentuk Dari Overlay Peta Jenis Tanah, Kemiringan Lereng Dan Penggunaan Lahan. Pengambilan Sampel Tanah Dilakukan Dengan Metode Purposive Sampling Dengan Cara Komposit. Hasil Penelitian Menunjukan : 1) Kandungan K-Total Pada SLH Satu (Akk.D), SLH Dua (As Ak Dan Ack.D), SLH Tiga (K Lmk Dan Pmk.D), SLH Empat (K Lmk Dan Pmk.Am), Dan SLH Lima (As Ak Dan Ack.Am) Menunjukan Status Ketersediaan Ktotal Dengan Harkat Sedang, 2 )Kandungan K-Tersedia Pada SLH Satu (Akk.D) Yaitu Rendah, SLH Dua (As Ak Dan Ack.D) Yaitu Sedang, SLH Tiga (K Lmk Dan Pmk.D) Yaitu Tinggi, SLH Empat (K Lmk Dan Pmk.Am) Yaitu Rendah, Dan SLH Lima (As Ak Dan Ack.Am) Yaitu Sedang, 3) Rekomendasi Pemupukan Pada SLH Satu Perlu Ditambahkan Pupuk K Sebanyak 169,32 Kg/Ha K2O, SLH Dua 4,8 Kg/Ha K2O, SLH Empat 336,83 Kg/Ha K2O Dan SLH Lima 103,74 Kg/Ha K2O. Kata Kunci: K-Total, K-Tersedia, Pupuk, Pemupukan

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: A > A1 Abacus
Divisions: Fakultas Pertanian > S1 Agroteknologi
Depositing User: Azella DESTI
Date Deposited: 22 Jun 2020 02:09
Last Modified: 22 Jun 2020 02:09
URI: http://repository.unsoed.ac.id/id/eprint/4108

Actions (login required)

View Item View Item