SAFITRI, Rizka Anugerah (2026) Pemberian Temulawak (Curcuma xanthorrhiza) dan Brotowali (Tinospora crispa) terhadap Trematodiasis dan Bobot Akhir Domba Lokal di Kelompok Tani Ternak Lembu Sari. Skripsi thesis, Universitas Jenderal Soedirman.
|
PDF (Cover)
COVER-Rizka Anugerah Safitri-D1B024016-Skripsi-2026.pdf Download (282kB) |
|
|
PDF (Legalitas)
LEGALITAS-Rizka Anugerah Safitri-D1B024016-Skripsi-2026.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
|
|
PDF (Abstrak)
ABSTRAK-Rizka Anugerah Safitri-D1B024016-Skripsi-2026.pdf Download (246kB) |
|
|
PDF (BabI)
BAB-I-Rizka Anugerah Safitri-D1B024016-Skripsi-2026.pdf Restricted to Repository staff only until 13 May 2027. Download (332kB) |
|
|
PDF (BabII)
BAB-II-Rizka Anugerah Safitri-D1B024016-Skripsi-2026.pdf Restricted to Repository staff only until 13 May 2027. Download (413kB) |
|
|
PDF (BabIII)
BAB-III-Rizka Anugerah Safitri-D1B024016-Skripsi-2026.pdf Restricted to Repository staff only until 13 May 2027. Download (387kB) |
|
|
PDF (BabIV)
BAB-IV-Rizka Anugerah Safitri-D1B024016-Skripsi-2026.pdf Restricted to Repository staff only Download (469kB) |
|
|
PDF (BabV)
BAB-V-Rizka Anugerah Safitri-D1B024016-Skripsi-2026.pdf Download (325kB) |
|
|
PDF (DaftarPustaka)
DAFTAR PUSTAKA-Rizka Anugerah Safitri-D1B024016-Skripsi-2026.pdf Download (335kB) |
|
|
PDF (Lampiran)
LAMPIRAN-Rizka Anugerah Safitri-D1B024016-Skripsi-2026.pdf Restricted to Repository staff only Download (440kB) |
Abstract
Trematodiasis merupakan infeksi parasit akibat parasit trematoda yang dapat mempengaruhi pertumbuhan dan produktivitas ternak. Pemberian kombinasi herbal temulawak (Curcuma xanthorrhiza) dan brotowali (Tinospora crispa) berpotensi sebagai anthelmintik alami juga meningkatkan pertumbuhan dan produktivitas ternak. Tujuan dari penelitian adalah mengetahui jenis dan prevalensi trematoda pada domba lokal di Kelompok Tani Ternak Lembu Sari, serta mengetahui pengaruh pemberian kombinasi temulawak (Curcuma xanthorrhiza) dan brotowali (Tinospora crispa) terhadap trematodiasis dan bobot akhir domba lokal di Kelompok Tani Ternak Lembu Sari. Pemberian pakan berupa 10% hijauan rumput lapang, dengan perlakuan yang diberikan berupa kombinasi temulawak (Curcuma xanthorrhiza) dan brotowali (Tinospora crispa), dengan dosis temulawak sebesar 2% dari hijauan dan brotowali sebesar 1 g/kg bobot badan yang dilarutkan dengan air sebanyak 100-120 ml. Pemberian dilakukan menggunakan metode cekok, dengan total dosis yang telah ditentukan dibagi menjadi tiga kali pemberian dalam satu minggu selama periode penelitian. Sasaran penelitian yaitu 18 ekor domba lokal jantan terdiri dari 13 ekor Domba Ekor Gemuk dan 5 ekor Domba Ekor Tipis. Sampel penelitian yang digunakan adalah feses domba lokal sebanyak 15 gr per ekor dari 18 ekor domba lokal yang dipelihara secara intensif di Kelompok Tani Ternak Lembu Sari dengan rataan bobot awal domba 28,23 kg. Data bobot badan diperoleh dari penimbangan domba lokal pada minggu awal dan minggu akhir penelitian. Variabel yang diamati yaitu jenis dan prevalensi trematoda pada feses domba lokal di Kelompok Tani Ternak Lembu Sari dan pengaruhnya terhadap bobot badan akhir domba lokal di Kelompok Tani Ternak Lembu Sari. Sampel diperiksa menggunakan uji sedimentasi untuk mengetahui jenis telur trematoda yang menginfeksi domba. Prevalensi dan PBBH yang dihasilkan dianalisis menggunakan analisis deskriptif. Pegaruh pemberian kombinasi herbal temulawak dan brotowali terhadap trematodiasis dianalisis menggunakan Chi-square, serta pengaruh terhadap bobot akhir dianalisis menggunakan Paired Sample T-Test. Jenis trematoda yang teridentifikasi di Kelompok Tani Ternak Lembu Sari yaitu Fasciola spp. Prevalensi berdasarkan hasil uji pada saat sebelum perlakuan (R0) yaitu 38,88%. Prevalensi setelah perlakuan hari ke-15 (R1) yaitu 55,55%. Prevalensi setelah perlakuan hari ke-30 (R2) yaitu 50%. Pemberian kombinasi herbal antara temulawak (Curcuma xathorriza) dan brotowali (Tinospora crispa) terhadap trematodiasis domba di Kelopok Tani Ternak Lembu Sari menunjukan hasil tidak ada hubungan signifikan antara pemberian kombinasi herbal temulawak dan brotowali terhadap kejadian trematodiasis di Kelompok Tani Ternak Lembu Sari atau p value > 0,05 (alpha). Berdasarkan hasil analisis statistik menggunakan Paired Sample T-Test menunjukkan nilai t = -2,772 dengan nilai signifikansi p = 0,013 (p < 0,05). Hal tersebut menunjukan bahwa pemberian kombinasi herbal temulawak dan brotowali memberikan pengaruh nyata terhadap peningkatan bobot badan domba sehingga mempengaruhi bobot akhir yang dihasilkan. Perlakuan berpotensi untuk meningkatkan bobot badan akhir domba yang dihasilkan dengan rata-rata bobot awal 28,23 dan rata-rata bobot akhir 29,94 dengan PBBH 60 gr/ekor/hari.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Nomor Inventaris: | D26158 |
| Uncontrolled Keywords: | Trematodiasis, Temulawak, Brotowali, Prevalensi, Bobot Akhir. |
| Subjects: | H > H107 Herbs S > S286 Sheep W > W89 Weight |
| Divisions: | Fakultas Peternakan > S1 Peternakan |
| Depositing User: | Mr. Rizka Anugerah Safitri |
| Date Deposited: | 13 May 2026 01:01 |
| Last Modified: | 13 May 2026 01:01 |
| URI: | http://repository.unsoed.ac.id:443/id/eprint/41138 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
