APRILIANI, Dwi (2026) Peran Video Editor dalam Pembuatan Karya Film Dokumenter "GONDOLIO: Aja Ngasi Digondol Wong Liyo". Skripsi thesis, Universitas Jenderal Soedirman.
|
PDF (Cover)
COVER-Dwi Apriliani-F1C022052-Penciptaan Karya-2026.pdf Download (309kB) |
|
|
PDF (Legalitas)
LEGALITAS-Dwi Apriliani-F1C022052-Penciptaan Karya-2026.pdf Restricted to Repository staff only Download (952kB) |
|
|
PDF (Abstrak)
ABSTRAK-Dwi Apriliani-F1C022052-Penciptaan Karya-2026.pdf Download (456kB) |
|
|
PDF (BabI)
BAB I-Dwi Apriliani-F1C022052-Penciptaan Karya-2026.pdf Restricted to Repository staff only until 13 May 2027. Download (334kB) |
|
|
PDF (BabII)
BAB II-Dwi Apriliani-F1C022052-Penciptaan Karya-2026.pdf Restricted to Repository staff only until 13 May 2027. Download (361kB) |
|
|
PDF (BabIII)
BAB III-Dwi Apriliani-F1C022052-Penciptaan Karya-2026.pdf Restricted to Repository staff only until 13 May 2027. Download (447kB) |
|
|
PDF (BabIV)
BAB IV-Dwi Apriliani-F1C022052-Penciptaan Karya-2026.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
|
|
PDF (BabV)
BAB V-Dwi Apriliani-F1C022052-Penciptaan Karya-2026.pdf Download (305kB) |
|
|
PDF (DaftarPustaka)
DAFTAR PUSTAKA-Dwi Apriliani-F1C022052-Penciptaan Karya-2026.pdf Download (317kB) |
|
|
PDF (Lampiran)
LAMPIRAN-Dwi Apriliani-F1C022052-Penciptaan Karya-2026.pdf Restricted to Repository staff only Download (6MB) |
Abstract
Penciptaan karya ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pelestarian kebudayaan sebagai bagian dari identitas bangsa, khususnya Kesenian Gondolio di Desa Tambaknegara, Kabupaten Banyumas, yang memiliki nilai historis, sosial, dan filosofis. Namun, eksistensinya saat ini menghadapi tantangan berupa menurunnya minat generasi muda serta terbatasnya dokumentasi, sehingga berpotensi mengancam keberlanjutannya. Karya ini bertujuan untuk menyajikan perjalanan Kesenian Gondolio dalam bentuk film dokumenter, sekaligus mengungkap nilai dan filosofi yang terkandung dalam setiap elemennya, meliputi aspek historis, instrumentasi musik, lagu, serta ornamen pendukung. Selain itu, karya ini juga diharapkan dapat mendukung upaya pelestarian serta penyediaan arsip sebagai referensi kebudayaan. Proses penciptaan karya dilaksanakan pada tahun 2025–2026 di Desa Tambaknegara dengan menggunakan pendekatan representasi Stuart Hall yang diwujudkan melalui gaya ekspositori dan observasional. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan studi literatur. Hasil karya menunjukkan bahwa Gondolio tidak hanya berfungsi sebagai alat pengusir hama, tetapi juga berkembang menjadi bagian dari pertunjukan seni yang mengandung nilai budaya, sosial, dan edukatif. Namun demikian, kesenian ini masih menghadapi tantangan berupa minimnya regenerasi dan perubahan minat masyarakat. Oleh karena itu, film dokumenter “GONDOLIO: Aja Ngasi Digondol Wong Liyo” diharapkan dapat menjadi media dokumentasi, referensi kebudayaan, serta sarana untuk mendorong pelestarian Gondolio di tengah arus modernisasi.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Nomor Inventaris: | F26109 |
| Uncontrolled Keywords: | Kesenian Gondolio, Film Dokumenter, Teori Representasi, Pendekatan Ekspositori, Pelestarian Budaya |
| Subjects: | A > A465 Art D > D242 Documentary films E > E64 Editing |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > S1 Ilmu Komunikasi |
| Depositing User: | Mrs. Dwi Apriliani |
| Date Deposited: | 13 May 2026 01:41 |
| Last Modified: | 13 May 2026 01:41 |
| URI: | http://repository.unsoed.ac.id:443/id/eprint/41172 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
