Perlindungan Hukum terhadap Identitas Perempuan dan Anak sebagai Korban Tindak Pidana Kekerasan Seksual (Studi di Pengadilan Negeri Purwokerto)

ANGGRAENI, Yulia (2026) Perlindungan Hukum terhadap Identitas Perempuan dan Anak sebagai Korban Tindak Pidana Kekerasan Seksual (Studi di Pengadilan Negeri Purwokerto). Skripsi thesis, Universitas Jenderal Soedirman.

[img] PDF (Cover)
COVER-Yulia Anggraeni-E1A020020-Skripsi-2026.pdf.pdf

Download (45kB)
[img] PDF (Legalitas)
LEGALITAS-Yulia Anggraeni-E1A020020-Skripsi-2026.pdf.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (335kB)
[img] PDF (Absrak)
ABSTRAK-Yulia Anggraeni-E1A020020-Skripsi-2026.pdf.pdf

Download (173kB)
[img] PDF (BabI)
BAB-I-Yulia Anggraeni-E1A020020-Skripsi-2026.pdf.pdf
Restricted to Repository staff only until 13 April 2027.

Download (364kB)
[img] PDF (BabII)
BAB-II-Yulia Anggraeni-E1A020020-Skripsi-2026.pdf.pdf
Restricted to Repository staff only until 13 May 2027.

Download (402kB)
[img] PDF (BabIII)
BAB-III-Yulia Anggraeni-E1A020020-Skripsi-2026.pdf.pdf
Restricted to Repository staff only until 13 May 2027.

Download (321kB)
[img] PDF (BabIV)
BAB-IV-Yulia Anggraeni-E1A020020-Skripsi-2026.pdf.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (591kB)
[img] PDF (BabV)
BAB-V-Yulia Anggraeni-E1A020020-Skripsi-2026.pdf.pdf

Download (77kB)
[img] PDF (DaftarPustaka)
DAFTAR PUSTAKA-Yulia Anggraeni-E1A020020-Skripsi-2026.pdf.pdf

Download (312kB)

Abstract

Meningkatnya kasus kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak menegaskan pentingnya perlindungan hukum yang menyeluruh, tidak hanya berfokus pada pelaku dan pemidanaan, tetapi juga pada kerahasiaan identitas korban yang masih sering diabaikan dan berpotensi menimbulkan reviktimisasi. Penelitian ini bertujuan mengkaji pelaksanaan perlindungan hukum terhadap identitas perempuan dan anak sebagai korban kekerasan seksual di Pengadilan Negeri Purwokerto serta faktor penghambat dan pendukungnya. Metode yang digunakan adalah yuridis empiris dengan pendekatan deskriptif-analitis melalui kajian peraturan perundang-undangan, putusan pengadilan, dan wawancara dengan aparatur pengadilan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya perlindungan telah dilakukan melalui pengaburan identitas, namun masih ditemukan putusan pengadilan yang memuat identitas korban secara detail. Faktor penghambat meliputi perbedaan pemahaman aparat penegak hukum, belum optimalnya pendampingan, aturan tanpa sanksi, rendahnya kesadaran terhadap perempuan, serta rendahnya pendidikan masyarakat. Sementara itu, faktor pendukung meliputi kesadaran etis aparat penegak hukum, keberadaan regulasi pengaburan identitas, serta peran masyarakat dalam perlindungan korban. Dengan demikian, perlindungan identitas korban belum optimal dan memerlukan penguatan implementasi norma serta perubahan perspektif aparat penegak hukum.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Nomor Inventaris: E26115
Uncontrolled Keywords: Identitas Korban, Kekerasan Seksual, Perlindungan Hukum
Subjects: C > C251 Child sexual abuse
I > I19 Identity Psychology Individuality Personality
S > S243 Sex crimes
Divisions: Fakultas Hukum > S1 Ilmu Hukum
Depositing User: Mrs. YULIA ANGGRAENI
Date Deposited: 13 May 2026 02:01
Last Modified: 13 May 2026 02:01
URI: http://repository.unsoed.ac.id:443/id/eprint/41192

Actions (login required)

View Item View Item