Efisiensi Usaha Pengrajin Tas Pandan di Rajapolah Kabupaten Tasikmalaya

RACHMATILLAH F., Nissa Restina (2018) Efisiensi Usaha Pengrajin Tas Pandan di Rajapolah Kabupaten Tasikmalaya. Skripsi thesis, Universitas Jenderal Soedirman.

[img] PDF (Cover)
Cover_1.pdf

Download (291kB)
[img] PDF (Legalitas)
Legalitas_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (569kB)
[img] PDF (Abstrak)
Abstrak_1.pdf

Download (250kB)
[img] PDF (BabI)
BabI_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (411kB)
[img] PDF (BabII)
BabII_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (535kB)
[img] PDF (BabIII)
BabIII_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (416kB)
[img] PDF (BabIV)
BabIV_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (438kB)
[img] PDF (BabV)
BabV_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (184kB)
[img] PDF (DaftarPustaka)
DafatarPustaka_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (415kB)
[img] PDF (Lampiran)
Lampiran_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (826kB)

Abstract

Penelitian ini berjudul “Efisiensi Usaha Pengrajin Tas Pandan di Rajapolah Kabupaten Tasikmalaya”. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh faktor produksi modal, tenaga kerja dan bahan baku terhadap hasil produksi kerajinan tas anyaman pandan, dan untuk menganalisis efisiensi usaha kerajinan tas anyaman pandan di Kecamatan Rajapolah Kabupaten Tasikmalaya. Jenis penelitian ini menggunakan metode survei. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 55 responden yang ditentukan menggunakan sensus selanjutnya, teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan fungsi produksi Cobb-Douglas dan analisis efisiensi (R/C rasio). Berdasarkan hasil analisis data rata-rata biaya modal sebesar Rp1.529.847,37 per bulan, dengan nilai koefisien modal (X1) sebesar 0,114, hal ini menunjukkan bahwa naiknya variabel modal akan menaikan variabel produksi kerajinan. Jika terjadi kenaikan variabel modal sebesar satu rupiah maka akan menaikan variabel produksi kerajinan tas anyaman pandan di Kecamatan Rajapolah Kabupaten Tasikmalaya sebesar 64,8 unit (0,114 kali rata-rata produksi 568 unit). Rata-rata tenaga kerja yang digunakan dalam usaha kerajinan tas anyaman pandan di Kecamatan Rajapolah Kabupaten Tasikmalaya sebanyak 84 HOK per bulan, dengan nilai koefisien tenaga kerja (X2) sebesar 0,207. Hal ini menunjukkan bahwa naiknya variabel tenaga kerja akan menaikan variabel produksi kerajinan. Jika terjadi kenaikan variabel tenaga kerja sebesar satu HOK maka akan menaikan variabel produksi kerajinan tas anyaman pandan di Kecamatan Rajapolah Kabupaten Tasikmalaya sebesar 117,6 unit (0,207 kali ratarata produksi 568 unit). Rata-rata biaya bahan baku sebesar Rp18.001.454,55 per bulan, dengan nilai koefisien bahan baku (X3) sebesar 0,816. Hal ini menunjukkan bahwa naiknya variabel bahan baku akan menaikan variabel produksi kerajinan. Jika terjadi kenaikan variabel bahan baku sebesar satu rupiah maka akan menaikan variabel produksi kerajinan tas anyaman pandan di Kecamatan Rajapolah Kabupaten Tasikmalaya sebesar 463,5 unit (0,816 kali rata-rata produksi 568 unit). usaha kerajinan tas anyaman pandan di Kecamatan Rajapolah Kabupaten Tasikmalaya sudah efisien dengan nilai R/C sebesar 1,36, yang artinya setiap Rp1.000,00 dari biaya total yang dikeluarkan untuk usaha kerajinanan tersebut akan mendapatkan pengembalian hasil sebesar Rp1.360,00. Dapat diambil kesimpulan bahwa faktor produksi modal, tenaga kerja maupun bahan baku berpengaruh positif signifikan terhadap hasil produksi kerajinan tas anyaman pandan dan usaha kerajinan tas anyaman pandan di Kecamatan Rajapolah Kabupaten Tasikmalaya sudah efisien. Implikasi untuk penelitian ini yaitu, bahwa sebagai upaya untuk terus meningkatkan hasil produksi kerajinan tas anyaman pandan secara optimal, para pengrajin di Kecamatan Rajapolah Kabupaten Tasikmalaya sebaiknya memperhatikan faktor produksi modal, tenaga kerja dan bahan baku. Cara yang dapat dilakukan diantaranya adalah dengan menggunakan faktor produksi tenaga kerja dan bahan baku secara proporsional sesuai dengan modal yang digunakan untuk usaha kerajinan tas anyaman pandan, para pengrajin home industry juga harus mampu mengkombinasikan kualitas dan kuantitas faktor produksi yang digunakan agar usaha kerajinan tas pandan yang dijalankan semakin efisien dan mampu dijadikan sebagai penopang ekonomi rumah tangga.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Nomor Inventaris: C18140
Uncontrolled Keywords: Modal, Tenaga Kerja, Bahan Baku, Hasil Produksi, Efisiensi Usaha
Subjects: S > S399 Small business
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis > S1 Ilmu Ekonomi & Studi Pembangunan
Depositing User: Mrs Endang Kasworini
Date Deposited: 29 Jul 2020 08:35
Last Modified: 29 Jul 2020 08:35
URI: http://repository.unsoed.ac.id/id/eprint/4670

Actions (login required)

View Item View Item