Faktor-Faktor yang Memengaruhi Pengungkapan Emisi Gas Rumah Kaca dari Perspektif Akuntansi Hijau

DEANTARI, Sri Anggita Olvin (2018) Faktor-Faktor yang Memengaruhi Pengungkapan Emisi Gas Rumah Kaca dari Perspektif Akuntansi Hijau. Skripsi thesis, Universitas Jenderal Soedirman.

[img] PDF (Cover)
Cover_1.pdf

Download (120kB)
[img] PDF (Legalitas)
Legalitas_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (768kB)
[img] PDF (Abstrak)
Abtrak_1.pdf

Download (225kB)
[img] PDF (BabI)
BabI_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (398kB)
[img] PDF (BabII)
BabII_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (378kB)
[img] PDF (BabIII)
BabIII_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (549kB)
[img] PDF (BabIV)
BabIV_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (456kB)
[img] PDF (BabV)
BabV_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (115kB)
[img] PDF (DaftarPustaka)
DaftarPustaka_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (313kB)
[img] PDF (Lampiran)
Lampiran_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (569kB)

Abstract

Perubahan iklim merupakan salah satu isu lingkungan yang menyita perhatian dunia saat ini, salah satunya Indonesia. Pemerintah Indonesia mengeluarkan Undang-Undang nomor 17 tahun 2004 tentang Pengesahan Kyoto Protocol to The United Nations Framework Convention on Climate Change untuk membuktikan keseriusan Pemerintah Indonesia dalam rangka melaksanakan pembangunan berkelanjutan dan ikut serta dalam upaya penurunan emisi gas rumah kaca. Selain itu Indonesia juga mengeluarkan Perpres No. 61 Tahun 2011 mengenai Rencana Aksi Nasional Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca dan Perpres No. 71 Tahun 2011 mengenai penyelenggaraan inventarisasi gas rumah kaca nasional. Pada pasal 4 Perpres No. 61 Tahun 2011, disebutkan bahwa pelaku usaha juga ikut serta dalam upaya penurunan emisi gas rumah kaca. Upaya pengurangan emisi gas rumah kaca yang dilakukan oleh perusahaan sebagai pelaku usaha dapat diketahui dari pengungkapan emisi karbon sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan. Penelitian ini berjudul “Faktor- Faktor yang Memengaruhi Pengungkapan Emisi Gas Rumah Kaca dari Perspektif Akuntansi Hijau”. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh sistem manajemen lingkungan, kinerja lingkungan, ukuran, profitabilitas dan leverage terhadap pengungkapan emisi gas rumah kaca pada perusahaan di Indonesia. Pengukuran pengungkapan emisi gas rumah kaca menggunakan checklist oleh CDP (Carbon Disclosure Project). Penelitian ini menggunakan teori stakeholder dan teori legitimasi. Teori stakeholder menjelaskan bahwa perusahaan bukan merupakan entitas yang beroperasi untuk kepentingan sendiri namun harus memberi manfaat dan memperhatikan para stakeholdernya demi menjaga keharmonisan hubungan antara perusahaan dan stakeholder serta untuk keberlangsungan operasional perusahaan. Selanjutnya teori legitimasi menjelaskan bahwa dalam menjalankan kegiatan operasinalnya, perusahaan harus bertindak sesuai dengan norma, nilai dan kepercayaan yang ada di dalam masyarakat untuk mendapatkan legitimasi dari masyarakat sekitar perusahaan berada. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan objek penelitian laporan tahunan perusahaan industri dasar dan kimia. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh perusahaan industri dasar dan kimia yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2014-2016. Metode penentuan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode purposive sampling sehingga diperoleh sampel yang memenuhi kriteria yaitu sebanyak 60 sampel penelitian. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder berupa laporan keuangan perusahaan Industri Dasar dan Kimia yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2014-2016 yang dipublikasikan di situs resmi BEI yaitu www.idx.co.id. Penelitian ini menggunakan 1 variabel dependen dan 5 variabel independen. Pengukuran variabel dependen pengungkapan emisi gas rumah kaca menggunakan checklist yang dikembangkan berdasarkan lembar permintaan informasi yang diberikan oleh CDP (Carbon Disclosure Project). Pengukuran variabel independen yaitu 1) Sistem manajemen lingkungan diukur menggunakan variabel dummy dengan memberi nilai 1 untuk perusahaan yang memiliki sistem manajemen lingkungan bersertifikat ISO 14001 atau memiliki sistem manajemen lingkungan tanpa sertifikat, dan 0 untuk perusahaan yang tidak memiliki sistem manajemen lingkungan, 2) Kinerja lingkungan diukur menggunakan PROPER yang diterbitkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup, 3) Ukuran perusahaan diukur menggunakan total aset, 4) Profitabilitas diukur menggunakan rumus Return on Asset (ROA) dan 5) Leverage diukur menggunakan rumus Debt to Equity Ratio (DER). Analisis data yang digunakan yaitu Statistik Deskriptif, Uji Asumsi Klasik (Uji Normalitas, Uji Multikolinearitas, Uji Autokolerasi, Uji Heterokedastisitas), Analisis Regresi Linear Berganda, Uji Ketepatan Model (Goodness of Fit), Analisis Koefisien Determinasi (R²) dan Pengujian hipotesis (Uji t). Hasil dari 5 hipotesis yang diajukan, 4 hipotesis diterima dan 1 hipotesis ditolak. Variabel Sistem Manajemen Lingkungan, Kinerja Lingkungan, Ukuran berpengaruh positif dan signifikan dan Leverage berpengaruh negatif dan signifikan terhadap pengungkapan emisi gas rumah kaca. Sedangkan profitabilitas perusahaan berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap pengungkapan emisi gas rumah kaca perusahaan industri dasar dan kimia di Indonesia. Berdasarkan Adjusted R Square terlihat bahwa besarnya nilai koefisien determinasi adalah 0,663, hal ini berarti bahwa Pengungkapan Emisi Gas Rumah Kaca mampu dijelaskan oleh variabel bebas sebesar 66,3% dan sebanyak 33,7% dijelaskan oleh variabel lain. Implikasi dari penelitian ini adalah perusahaan Industri Dasar dan Kimia di Indonesia diharapkan dapat memprioritaskan berbagai kebijakan terkait dengan Sistem Manajemen Lingkungan (SML), Kinerja Lingkungan (PROPER), Ukuran Perusahaan (SIZE) dan Leverage. Bagi investor dan calon investor, penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi yang berkaitan dengan pengungkapan emisi karbon di perusahaan industri dasar dan kimia untuk dijadikan bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan melakukan investasi. Bagi pemerintah, penelitian ini diharapkan dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan dalam menentukan kebijakan yang berkaitan dengan penurunan emisi gas rumah kaca di Indonesia.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Nomor Inventaris: C18185
Uncontrolled Keywords: Sistem Manajemen Lingkungan, Kinerja Lingkungan, Ukuran, Profitabilitas, Leverage.
Subjects: L > L226 Life support systems Space environment
M > M35 Management
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis > S1 Akuntansi
Depositing User: Mrs Endang Kasworini
Date Deposited: 04 Aug 2020 01:12
Last Modified: 04 Aug 2020 01:12
URI: http://repository.unsoed.ac.id/id/eprint/4720

Actions (login required)

View Item View Item