Optimasi Suhu dan Waktu Ekstraksi Cair Bubuk Bunga Kecombrang (Etlingera elatior)

PERTIWI, Dwiana Intan (2019) Optimasi Suhu dan Waktu Ekstraksi Cair Bubuk Bunga Kecombrang (Etlingera elatior). Skripsi thesis, Universitas Jenderal Soedirman.

[img] PDF (Cover)
1.COVER - Dwiana Intan Pertiwi - A1F015016 - SKRIPSI - FAPERTA 2019.pdf

Download (110kB)
[img] PDF (Legalitas)
2.LEGALITAS - Dwiana Intan Pertiwi - A1F015016 - SKRIPSI - FAPERTA 2019.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img] PDF (Abstrak)
3.ABSTRAK - Dwiana Intan Pertiwi - A1F015016 - SKRIPSI - FAPERTA 2019.pdf

Download (99kB)
[img] PDF (BabI)
4.BAB I - Dwiana Intan Pertiwi - A1F015016 - SKRIPSI - FAPERTA 2019.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (164kB)
[img] PDF (BabII)
5.BAB II - Dwiana Intan Pertiwi - A1F015016 - SKRIPSI - FAPERTA 2019.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (204kB)
[img] PDF (BabIII)
6.BAB III - Dwiana Intan Pertiwi - A1F015016 - SKRIPSI - FAPERTA 2019.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (278kB)
[img] PDF (BabIV)
7.BAB IV - Dwiana Intan Pertiwi - A1F015016 - SKRIPSI - FAPERTA 2019.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (591kB)
[img] PDF (BabV)
8.BAB V - Dwiana Intan Pertiwi - A1F015016 - SKRIPSI - FAPERTA 2019.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (92kB)
[img] PDF (DaftarPustaka)
9.DAFTAR PUSTAKA - Dwiana Intan Pertiwi - A1F015016 - SKRIPSI - FAPERTA 2019.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (185kB)
[img] PDF (Lampiran)
10.Lampiran - Dwiana Intan Pertiwi - A1F015016 - SKRIPSI - FAPERTA 2019.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (593kB)

Abstract

Memasuki era modern, hampir semua hal disiapkan dengan instan termasuk makanan. Peran pengawet makananpun tidak terlepas dalam hal ini. Penggunaan pengawet alami sekarang ini cenderung meningkat seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat akan bahaya pengawet sintesis bagi tubuh. Salah satu tanaman rempah dan obat yang memiliki potensi sebagai pangan fungsional pada antioksidan dan antibakteri adalah kecombrang (Etlingera elatior). Senyawa yang terdapat dalam bunga kecombrang yaitu alkaloid, flavonoid, polifenol, terpenoid, steroid, saponin, dan minyak atsiri. Senyawa bioaktif dari bagian-bagian tanaman kecombrang perlu diekstraksi untuk menguji aktivitasnya. Pada ekstraksi, penggunaan suhu dan waktu perlu diperhatikan. S uhu ekstraksi yang terlalu tinggi, dapat menyebabkan kerusakan pada bahan yang sedang diproses. Waktu ekstraksi yang terlalu lama akan menyebabkan ekstrak terhidrolisis, sedangkan waktu ekstraksi yang terlalu singkat menyebabkan tidak semua senyawa aktif terekstrak dari bahan. Penelitian ini bertujuan untuk 1) Mengetahui pengaruh suhu dan waktu ekstraksi terhadap mutu ekstrak cair bubuk bunga kecombrang; 2) Memperoleh formula optimum ekstraksi cair bubuk bunga kecombrang berdasarkan suhu dan waktu; 3) Mengetahui kualitas ekstrak cair bubuk bunga kecombrang berdasarkan kuantitatif yakni total fenol, total flavonoid dan nilai pH serta kualitatif yakni senyawa fenolik, flavonoid, alkaloid, triterpenoid, tanin, saponin, dan glikosida. Metode yang digunakan adalah ekstraksi maserasi menggunakan pelarut air. Penelitian ini merupakan jenis penelitian eksperimental dengan metode Responsse Surface Method (RSM) menggunakan perangkat lunak Desain Expert 10. Rancangan optimasi formula dilakukan dengan Central Composit Design (CCD) dengan dua faktor dan dua ulangan pengujian menghasilkan 13 formula optimasi. Faktor yang dicobakan yaitu suhu dan waktu ekstraksi cair. Suhu terdiri atas tiga taraf yaitu 40 C, serta waktu terdiri atas tiga taraf yaitu 3, 4 dan 5 jam. Formula optimum yang direkomendasikan selanjutnya diverifikasi dan validasi menggunakan uji t independen untuk mengetahui apakah ada perbedaan antara nilai prediksi dengan produk setelah perlakuan. o o o C, 50 C, dan 60 Suhu dan waktu ekstraksi pada bubuk bunga kecombrang memberikan hasil nilai total fenol tertinggi pada perlakuan 50 o C 5,4 jam (86,8411 mg TAE/100 g) dan nilai terendah pada perlakuan perlakuan 50 o C 4 jam (42,7519 mg TAE/100 g). Nilai total flavonoid tertinggi pada perlakuan 64 o C 4 jam (40,8796 mg QE/ 100 g) dan nilai terendah pada perlakuan 40 o C 3 jam (14,911 mg QE/ 100 g). Nilai pH tertinggi pada perlakuan suhu 50 o C 4 jam (3,9) dan nilai pH terendah o pada perlakuan 40 C 3 jam (3,7). Formula optimum ekstraksi cair bubuk bunga kecombrang berdasarkan respons fenol, flavonoid dan nilai pH adalah suhu 60 o C, waktu 3,735 jam. Hasil optimasi, verifikasi dan validasi formula optimum menunjukkan ekstrak cair bubuk bunga kecombrang memiliki nilai respons fenol (64,458 mg TAE/100 g), flavonoid (35,120 mg QE/100 g), serta nilai pH (3,9). Senyawa yang terkandung pada produk formula optimum yaitu fenolik, flavonoid, alkaloid, terpenoid serta tanin.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Nomor Inventaris: A19414
Uncontrolled Keywords: Optimasi Suhu, Waktu Ekstraksi,Bunga Kecombrang
Subjects: F > F215 Flowers
T > T126 Temperature
Divisions: Fakultas Pertanian > S1 Ilmu dan Teknologi Pangan
Depositing User: Mr Supriyana Supriyana
Date Deposited: 03 Sep 2020 06:34
Last Modified: 03 Sep 2020 06:34
URI: http://repository.unsoed.ac.id/id/eprint/5143

Actions (login required)

View Item View Item