Pengaruh Jenis Media Tanam terhadap Pertumbuhan dan Hasil Lima Genotipe Bawang Merah (allium ascalonicum l.) secara Hidroponik Kultur Substrat

MARSUSYI, Anggi M (2017) Pengaruh Jenis Media Tanam terhadap Pertumbuhan dan Hasil Lima Genotipe Bawang Merah (allium ascalonicum l.) secara Hidroponik Kultur Substrat. Skripsi thesis, Universitas Jenderal Soedirman.

[img]
Preview
PDF (Cover)
Cover_1.pdf

Download (97kB) | Preview
[img] PDF (Legalitas)
Legalitas dan Bagian Tugas Akhir_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (598kB)
[img]
Preview
PDF (Abstrak)
Abstrak_1.pdf

Download (58kB) | Preview
[img] PDF (BabI)
BAB I_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (81kB)
[img] PDF (BabII)
BAB II_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (281kB)
[img] PDF (BabIII)
BAB III_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (32kB)
[img] PDF (BabIV)
BAB IV_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (225kB)
[img] PDF (BabV)
BAB V_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (14kB)
[img] PDF (Dafarpustaka)
Daftar Pustaka_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (84kB)
[img] PDF (Lampiran)
lampiran_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (42kB)

Abstract

Bawang merah (allium ascalonicum l.) Adalah tanaman semusim yang sangat digemari oleh masyarakat. Hidroponik adalah pengelolaan air yang digunakan sebagai media tumbuh tanaman dan sebagai tempat akar tanaman mengambil unsur hara. Fungsi media tanam sebagai pengganti tanah sangat penting bagi pertumbuhan dan hasil tanaman dalam sistem hidroponik. Arang tempurung kelapa adalah produk yang diperoleh dari pembakaran tidak sempurna terhadap tempurung kelapa. Arang sekam memiliki unsur silika yang cukup tinggi sehingga cocok untuk digunakan sebagai media hidroponik. Media tanam alternatif yang baik untuk kultur substrat hidroponik pada sayuran adalah pasir atau campuran pasir dan arang sekam dengan perbandingan volume 1:1. Penelitian telah dilaksanakan di screen house pemuliaan tanaman dan bioteknologi fakultas pertanian, universitas jenderal soedirman, Purwokerto yang berada pada ketinggian 110 meter di atas permukaan laut. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan pada oktober 2015 hingga januari 2016. Penelitian dilaksanakan dengan 2 faktor (3x5). Faktor pertama adalah jenis media yang terdiri dari tiga jenis media meliputi arang tempurung kelapa, arang sekam dan campuran arang sekam dengan pasir (perbandingan volume 1:1). Faktor kedua adalah genotipe tanaman yang terdiri dari varietas tiron, galur g4, bima curut, mentes dan pancasona. Total kombinasi perlakuan 15 kombinasi dan diulang sebanyak 3 kali. Satu unit percobaan terdiri atas 1 tanaman, sehingga jumlah tanaman keseluruhan yang ditanam adalah 45 tanaman. Rancangan percobaan yang digunakan adalah rancangan acak kelompok faktorial. Karakter yang diamati meliputi bobot umbi kering, bobot umbi segar, bobot per umbi kering, jumlah umbi, diameter umbi, bobot tajuk kering, bobot akar kering, bobot tanaman kering, bobot tajuk segar, bobot akar segar, bobot tanaman segar, tinggi Tanaman, jumlah daun, panjang akar dan volume akar. Jenis media campuran arang sekam dengan pasir memberikan pengaruh paling baik dengan menunjukkan nilai tertinggi pada karakter panjang akar, bobot tajuk kering, bobot akar segar dan jumlah umbi. Terdapat perbedaan antar genotipe bawang merah yang digunakan pada beberapa karakter pertumbuhan dan hasil, antara lain karakter tinggi tanaman, panjang akar, volume akar, bobot tajuk kering, bobot akar segar dan jumlah umbi. Interaksi antara genotipe dengan media tanam mengakibatkan perbedaan penampilan tanaman bawang merah pada beberapa karakter, antara lain karakter jumlah daun, bobot tajuk segar, bobot tanaman segar, bobot akar kering, bobot tanaman kering, diameter umbi, bobot per umbi kering, bobot umbi segar dan bobot umbi kering. Interaksi antara genotipe dengan media tanam mengakibatkan varietas bima curut yang ditanam pada media campuran arang sekam+pasir (perbandingan volume 1:1) memiliki nilai rerata tertinggi pada karakter bobot tajuk segar, bobot tanaman segar, bobot tanaman kering, diameter umbi, bobot umbi segar dan bobot umbi kering.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Nomor Inventaris: A17140
Uncontrolled Keywords: Media Tanam; Hidroponik
Subjects: C > C1000 Cultivated plants
H > H368 Hydroponics
Divisions: Fakultas Pertanian > S1 Agroteknologi
Depositing User: Mrs Sri Hartati
Date Deposited: 30 Nov 2018 02:53
Last Modified: 09 Jul 2020 03:00
URI: http://repository.unsoed.ac.id/id/eprint/553

Actions (login required)

View Item View Item