Pengaruh panjang talang pada hidroponik sistem nft (nutrient film technique) untuk budidaya tanaman tomat (lycopersicon esculentum mill)

SUGIARTO, Dimas Urip (2017) Pengaruh panjang talang pada hidroponik sistem nft (nutrient film technique) untuk budidaya tanaman tomat (lycopersicon esculentum mill). Skripsi thesis, Universitas Jenderal Soedirman.

[img]
Preview
PDF (Cover)
Cover_1.pdf

Download (30kB) | Preview
[img] PDF (Legalitas)
Legalitas_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (242kB)
[img]
Preview
PDF (Abstrak)
Abstrak_1.pdf

Download (97kB) | Preview
[img] PDF (BabI)
Bab I_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (98kB)
[img] PDF (BabII)
Bab II_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (185kB)
[img] PDF (BabIII)
Bab III_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (397kB)
[img] PDF (BabIV)
Bab IV_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (211kB)
[img] PDF (BabV)
Bab V_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (13kB)
[img] PDF (Dafarpustaka)
Daftar Pustaka_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (102kB)
[img] PDF (Lampiran)
Lampiran_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (900kB)

Abstract

Tomat merupakan salah satu komoditas utama hortikultura di Indonesia, tetapi produktivitasnya masih memerlukan penanganan serius, terutama dalam hal peningkatan hasil dan kualitas buahnya. Jumlah produksi tomat di Indonesia yang tercatat oleh badan statistik tahun 2013 yaitu 992.780 ton. Jumlah tersebut masih belum bisa menutupi kebutuhan tomat untuk para produsen dan rumah tangga, sehingga kebutuhan tomat masih mengandalkan tomat impor dari Turki dan Australia. Solusi untuk memenuhi kebutuhan tomat yang semakin tinggi adalah dilakukan perbaikan teknik budidaya salah satunya hidroponik. Nutrient film technique (NFT) termasuk cara bercocok tanam secara hidroponik. Kelebihan sistem NFT ialah memungkinkan tanaman dapat melakukan produksi dengan kebutuhan nutrisi tanaman yang dikontrol. Tujuan penelitian dilaksanakan adalah 1) mendapatkan pertumbuhan dan hasil tomat dengan panjang talang yang berbeda, 2) mengetahui panjang talang yang baik untuk budidaya tomat hidroponik sistem NFT dengan kemiringan 5%. Penelitian dilaksanakan di Greenhouse Fakultas Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto pada bulan November 2015 sampai Januari 2016. Data yang diamati di lapangan yaitu data suhu lingkungan, suhu daun, kelembapan, radiasi matahari, tinggi tanaman, jumlah daun dan bobot buah dari tiap perlakuan panjang talang. Data dianalisis secara matematis menggunakan metode regresi linear sederhana dengan perbandingan gradien dari tiap perlakuan untuk mendapatkan hasil yang terbaik. Hasil penelitian menunjukan talang 4 meter memberikan hasil terbaik dengan tinggi tanaman, jumlah daun dan bobot buah yang lebih baik sebesar 43,71 cm, 154 helai, dan 18,26 gram, dibandingkan talang 2 meter dan 6 meter yaitu sebesar 39,11 cm, 149 helai, 17,52 gram dan 38,07 cm, 93 helai, 50,86 gram. Hasil pertumbuhan terbaik pada talang 4 meter dan hasil bobot tomat ratarata per tanaman terbesar pada talang 2 meter dengan bobot 8,8 gram/butir/meter. Panjang talang yang baik digunakan untuk budidaya tomat hidroponik sistem NFT dengan kemiringan 5% adalah talang 4 meter.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Nomor Inventaris: A17288
Uncontrolled Keywords: tomat, hidroponik, NFT, panjang talang
Subjects: H > H368 Hydroponics
Divisions: Fakultas Pertanian > S1 Teknik Pertanian
Depositing User: Mr Supriyana Supriyana
Date Deposited: 06 Nov 2018 03:00
Last Modified: 17 Jul 2020 02:37
URI: http://repository.unsoed.ac.id/id/eprint/599

Actions (login required)

View Item View Item