Penentuan harga pokok produksi dan kajian nilai tambah keripik tempe di ud. keripik Niti Kecamatan Purwokerto Selatan Kabupaten Banyumas

LIYANA, Finda Putri Liyana (2017) Penentuan harga pokok produksi dan kajian nilai tambah keripik tempe di ud. keripik Niti Kecamatan Purwokerto Selatan Kabupaten Banyumas. Skripsi thesis, Universitas Jenderal Soedirman.

[img]
Preview
PDF (Cover)
Cover_1.pdf

Download (26kB) | Preview
[img] PDF (Legalitas)
Legalitas_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (328kB)
[img]
Preview
PDF (Abstrak)
Abstrak_1.pdf

Download (131kB) | Preview
[img] PDF (BabI)
Bab I_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (169kB)
[img] PDF (BabII)
Bab II_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (115kB)
[img] PDF (BabIII)
Bab III_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (166kB)
[img] PDF (BabIV)
Bab IV_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (197kB)
[img] PDF (BabV)
Bab V_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (94kB)
[img] PDF (Dafarpustaka)
Daftar pustaka_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (94kB)
[img] PDF (Lampiran)
Lampiran_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (123kB)

Abstract

UD Keripik Niti merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pengolahan makanan yang ada di Kabupaten Banyumas. Perusahaan ini dilatarbelakangi oleh Kecamatan Purwokerto yang terkenal dengan oleh-oleh keripik tempe. Industri keripik tempe di Kecamatan Purwokerto Selatan merupakan salah satu sentra industri keripik tempe di Kabupaten Banyumas yang terkenal sebagai kota keripik tempe dan mempunyai potensi yang cukup besar untuk menggerakan perekonomian masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah Menghitung biaya produksi, harga pokok produksi, penerimaan, dan pendapatan keripik tempe, Menghitung besarnya nilai tambah tempe yang diolah menjadi keripik tempe. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus. Pemilihan tempat dilakukan secara sengaja (purposive). Pengambilan data dilaksanakan pada tanggal 21 Maret 2017 sampai dengan 19 April 2017. Metode analisis yang digunakan adalah analisis biaya, harga pokok produksi, penerimaan dan pendapatan dan analisis nilai tambah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam 29 hari proses produksi, besarnya biaya yang dikeluarkan usaha keripik tempe sebesar Rp230.448.661,00 harga pokok produksi keripik tempe menggunakan metode variable costing sebesar Rp204.562.400,00 dengan harga pokok produksi per kemasan sebesar Rp8.794,60 Penerimaan yang diperoleh perusahaan dari hasil penjualan keripik tempe selama 29 hari produksi sebesar Rp348.900.000, sehingga keuntungan yang diperoleh pada usaha pengolahan keripik tempe sebesar Rp122.068.089. Nilai tambah tempe setelah diolah menjadi keripik tempe sebesar Rp26.637,50 atau 49,88 persen dari nilai produk.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Nomor Inventaris: A17296
Subjects: ?? A143c ??
Divisions: Fakultas Pertanian > S1 Agribisnis
Depositing User: Mr Supriyana Supriyana
Date Deposited: 06 Nov 2018 08:15
Last Modified: 21 Jul 2020 02:47
URI: http://repository.unsoed.ac.id/id/eprint/617

Actions (login required)

View Item View Item