Perbandingan Pengaruh antara Paparan Photodynamic Therapy (PDT) Menggunaan Erythrosine dan Paparan Metronidazol terhadap Viabilitas Bakteri Porphyromonas gingivivalis: Kajian In Vitro

ALAM, Pandu Nurul (2018) Perbandingan Pengaruh antara Paparan Photodynamic Therapy (PDT) Menggunaan Erythrosine dan Paparan Metronidazol terhadap Viabilitas Bakteri Porphyromonas gingivivalis: Kajian In Vitro. Skripsi thesis, Universitas Jenderal Soedirman.

[img] PDF (Cover)
COVER-Pandu Nurul Alam-G1G014021-Skripsi-2018_1.pdf

Download (170kB)
[img] PDF (Legalitas)
LEGALITAS-Pandu Nurul Alam-G1G014021-Skripsi-2018_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img] PDF (Abstrak)
ABSTRAK-Pandu Nurul Alam-G1G014021-Skripsi-2018_1.pdf

Download (147kB)
[img] PDF (BabI)
BAB-I-Pandu Nurul Alam-G1G014021-Skripsi-2018_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (261kB)
[img] PDF (BabII)
BAB-II-Pandu Nurul Alam-G1G014021-Skripsi-2018_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (383kB)
[img] PDF (BabIII)
BAB-III-Pandu Nurul Alam-G1G014021-Skripsi-2018_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (315kB)
[img] PDF (BabIV)
BAB-IV-Pandu Nurul Alam-G1G014021-Skripsi-2018_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (249kB)
[img] PDF (BabV)
BAB-V-Pandu Nurul Alam-G1G014021-Skripsi-2018_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (144kB)
[img] PDF (DaftarPustaka)
DAFTAR PUSTAKA-Pandu Nurul Alam-G1G014021-Skripsi-2018_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (319kB)
[img] PDF (Lampiran)
LAMPIRAN-Pandu Nurul Alam-G1G014021-Skripsi-2018_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Periodontitis merupakan penyakit inflamasi jaringan periodontal yang disebabkan oleh bakteri periodontopatogenik seperti Porphyromonas gingivalis. Terapi penyakit periodontitis adalah melakukan Scaling dan Root Planing (SRP) serta dilanjutkan dengan terapi adjuvan berupa pemberian antibiotik, salah satunya adalah metronidazol. Photodynamic Therapy (PDT) merupakan terapi adjuvan alternative metronidazol yang memerlukan paparan sinar dan photosensitizer sebagai agen pengaktivasi Reactive Oxygen Species (ROS) untuk membunuh sel bakteri. Salah satu bahan yang dapat digunakan sebagai photosensitizer adalah erythrosine. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efek antibakteri paparan PDT menggunakan photosensitizer erythrosine dan paparan metronidazol dalam mereduksi viabilitas bakteri Porphyromonas gingivalis. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimental in vitro dengan rancangan Posttest-only control group design. Penelitian ini menggunakan 25 sampel yang terbagi ke dalam 5 kelompok sampel, yaitu Perlakuan I (PDT menggunakan erythrosine), Perlakuan II (metronidazol), Kontrol I (PDT tanpa erythrosine), Kontrol II (erythrosine), dan Kontrol III (akuades). Viabilitas bakteri Porphyromonas gingivalis ditentukan berdasarkan penghitungan jumlah koloni bakteri setelah masing-masing sampel dilakukan percobaan. Rata-rata jumlah koloni bakteri yang tumbuh pada Perlakuan I (3,6 x 10 3 CFU/mL) lebih sedikit dibandingkan rata-rata koloni bakteri Perlakuan II (25,4 x 103 CFU/mL). Analisis statistik menggunakan uji One-way ANOVA menunjukkan adanya perbedaan bermakna (p<0,05) antara seluruh kelompok. Uji Post-hoc LSD menunjukkan adanya perbedaan bermakna (p<0,05) antara kelompok Perlakuan I dengan Perlakuan II dan ketiga kelompok kontrol serta antara Perlakuan II dengan Kontrol I dan Kontrol III. Paparan PDT menggunakan erythosine memiliki efek antibakteri yang lebih baik jika dibandingkan dengan paparan metronidazole dalam mereduksi viabilitas Porphyromonas gingivalis.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Nomor Inventaris: G18186
Uncontrolled Keywords: PDT, erythrosine, metronidazol, Porphyromonas gingivalis
Subjects: B > B8 Bacteria
T > T81 Teeth Diseases
Divisions: Fakultas Kedokteran > S1 Pendidikan Dokter Gigi
Depositing User: Mrs Rahma Siwi Utami
Date Deposited: 02 Dec 2020 08:33
Last Modified: 02 Dec 2020 08:33
URI: http://repository.unsoed.ac.id/id/eprint/6732

Actions (login required)

View Item View Item