Repelensi Zat Volatil beberapa Jenis Tanaman Tropis terhadap Kumbang Biji Kacang Hijau (Callosobruchus Chinensis L.)

NURWANTO, Irman (2017) Repelensi Zat Volatil beberapa Jenis Tanaman Tropis terhadap Kumbang Biji Kacang Hijau (Callosobruchus Chinensis L.). Skripsi thesis, Universitas Jenderal Soedirman.

[img]
Preview
PDF (Cover)
Cover_1.pdf

Download (423kB) | Preview
[img] PDF (Legalitas)
Legalitas dan baian awal TA_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img]
Preview
PDF (Abstrak)
Abstrak.pdf

Download (615kB) | Preview
[img] PDF (BabI)
Bab I_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (410kB)
[img] PDF (BabII)
Bab II_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (684kB)
[img] PDF (BabIII)
Bab III_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (918kB)
[img] PDF (BabIV)
Bab IV_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (554kB)
[img] PDF (BabV)
Bab V_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (404kB)
[img] PDF (Daftarpustaka)
Daftar Pustaka_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (404kB)
[img] PDF (Lampiran)
Lampiran_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Kumbang kacang hijau, Callosobruchus chinensis adalah hama utama menyebabkan kerusakan kacang hijau di tempat penyimpanan. Serangan hama tersebut dapat mencakup 90%. Saat ini belum banyak macam cara pengendalian hama gudang kacang hijau. Pengendalian hama ini masih menggunakan pestisida sintetik. Penggunaan insektisida nabati merupakan salah satu alternatif untuk mengendalikan serangga hama. Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengetahui repelensi zat volatil yang berasal dari beberapa tanaman tropis terhadap C. chinensis, 2) mengetahui jenis tanaman tropis yang menghasilkan zat volatil terbaik sebagai repelen terhadap C. chinensis. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Perlindungan Tanaman Fakultas Pertanian Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto pada bulan Januari 2016 – mei 2016. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK), menggunakan dua faktor. Faktor yang pertama yaitu jenis tanaman penghasil zat volatil: P1=serai wangi, P2=selasih, P3=nilam, P4=salam, P5=pandan wangi. Faktor kedua yaitu tingkat konsentrasi: K1=5%, K2=10%, K3=15%. Total kombinasi perlakuan 15 kombinasi dan 5 kali ulangan. Variabel yang diamati adalah tingkat repelensi ekstrak tanaman terhadap serangga. Data dianalisis dengan cara uji F, apabila berbeda nyata dilanjutkan dengan DMRT (Duncan’s Multiple Range Test) pada taraf kesalahan 5%. Hasil dari penelitian ini adalah 1) ekstrak tanaman serai wangi, selasih, nilam, salam dan pandan wangi memiliki tingkat repelensi tinggi yaitu kelas IV (empat) dan V (lima), 2) semua tanaman menghasilkan zat volatil dengan kemampuan repelensi yang relatif setara.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Nomor Inventaris: A17025
Subjects: A > A128 Agricultural
P > P337 Plants Nutrition
Divisions: Fakultas Pertanian > S1 Agroteknologi
Depositing User: Mr Rohmadi Rohmadi
Date Deposited: 26 Nov 2018 08:08
Last Modified: 10 Jan 2020 07:12
URI: http://repository.unsoed.ac.id/id/eprint/722

Actions (login required)

View Item View Item