Perkembangan Organ Digesti Embrio dan Larva Ikan Nilem (Osteochilus Vittatus) dalam Medium yang Mengandung Potassium Dichromate

SEPTIANI, Ani (2018) Perkembangan Organ Digesti Embrio dan Larva Ikan Nilem (Osteochilus Vittatus) dalam Medium yang Mengandung Potassium Dichromate. Skripsi thesis, Universitas Jenderal Soedirman.

[img] PDF (Cover)
COVER Ani Septiani_B1J013118_1.pdf

Download (219kB)
[img] PDF (Legalitas)
LEGALITAS Ani Septiani_B1J013118_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (744kB)
[img] PDF (Abstrak)
ABSTRAK Ani Septiani_B1J013118_1.pdf

Download (213kB)
[img] PDF (BabI)
BAB I Ani Septiani_B1J013118_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (14kB)
[img] PDF (BabII)
BAB II Ani Septiani_B1J013118_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (284kB)
[img] PDF (BabIII)
BAB III Ani Septiani_B1J013118_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (423kB)
[img] PDF (BabIV)
BAB IV Ani Septiani_B1J013118_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img] PDF (BabV)
BAB V Ani Septiani_B1J013118_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (205kB)
[img] PDF (DaftarPustaka)
DAFTAR PUSTAKA Ani Septiani_B1J013118_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (213kB)
[img] PDF (Lampiran)
LAMPIRAN Ani Septiani_B1J013118_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (852kB)

Abstract

Embrio dan larva ikan nilem (Osteochilus vittatus) sensitif terhadap pengaruh lingkungan termasuk keberadaan logam berat yang berada di perairan salah satunya adalah krom heksavalen (Cr (VI)). Potassium dichromate merupakan salah satu contoh Cr (VI) yang mudah larut dalam air. Logam berat ini diketahui dapat menyebabkan abnormalitas dan kematian pada embrio dan larva ikan. Organ digesti larva ikan memiliki peran sangat penting terhadap kelangsungan hidup larva ikan. Tujuan penelitian ini untuk mengevaluasi perkembangan organ digesti embrio dan larva ikan nilem dalam medium yang mengandung potassium dichromate dan untuk mengetahui batas aman konsentrasi potassium dichromate untuk perkembangan organ digesti embrio dan larva ikan nilem. Metode penelitian secara eksperimental menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan 5 perlakuan, yaitu 5 konsentrasi potassium dichromate terdiri atas 0 ppm, 20 ppm, 40 ppm, 60 ppm, dan 80 ppm. Parameter yang diamati meliputi pewaktuan untuk pembentukan organ digesti, luas area yolk larva, pewaktuan inisiasi pelipatan saluran digesti, diameter intestin, jumlah dan tinggi vili intestin, serta panjang standar larva ikan nilem. Perkembangan organ digesti embrio dan larva dievalusi dengan pengamatan morfologi dan pembuatan sedian histologi irisan seri menggunakan metode parafin dengan pewarnaan Hematoxilin-Eosin. Data dianalisis menggunakan Anova satu arah dilanjutkan uji Tuckey. Hasil penelitian menunjukkan embrio ikan nilem mulai membentuk endoderma solid rod pada tahapan organogenesis (738±5,24 menit). Perkembangan organ digesti terlihat jelas pada larva. Larva umur 1 hari memiliki intestin berlumen dengan sel berbentuk kuboid. Struktur penyusun hepar teridentifikasi pada larva umur 2 hari, sel intestin telah berdiferensiasi menjadi berbentuk kolumnar. Larva umur 3 hari memperlihatkan pembentukan vili intestin di bagian anterior intestin serta beberapa di bagian median dan posterior. Jumlah dan tinggi vili intestin bertambah pada larva umur 4 hari, disertai dengan perkembangan lamina propria. Hasil analisis statistic menunjukkan potassium dichromate pada konsentrasi 80 ppm memperlambat perkembangan embrio, laju penyerapan yolk pada larva ikan, serta pertumbuhan larva ikan yang diindikasikan dengan panjang standar larva ikan yang lebih pendek dibandingkan dengan larva kontrol. Potassium dichromate tidak secara signifikan berpengaruh terhadap inisiasi digestive tube coiling, diameter intestin, jumlah dan tinggi vili intestin pada larva normal namun pada larva abnormal terlihat keterlambatan perkembangan organ digesti. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa pemberian potassium dichromate memperlambat perkembangan organ digesti embrio dan larva ikan nilem (O. vittatus). Potassium dichromate pada konsentrasi 20-80 ppm tidak mempengaruhi struktur organ digesti larva ikan nilem namun konsentrasi 80 ppm mempengaruhi fungsi organ tersebut. Batas aman konsentrasi potassium dichromate untuk perkembangan organ digesti embrio dan larva ikan nilem (O.vittatus) adalah 60 ppm.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Nomor Inventaris: B18065
Uncontrolled Keywords: embrio dan larva, ikan nilem, potassium dichromate, organ digesti
Subjects: A > A340 Animal reproduction
B > B352 Breeding
F > F181 Fish culture
Divisions: Fakultas Biologi > S1 Biologi
Depositing User: Mrs Zahra Madani
Date Deposited: 28 Jan 2021 08:24
Last Modified: 28 Jan 2021 08:24
URI: http://repository.unsoed.ac.id/id/eprint/7353

Actions (login required)

View Item View Item