Eksplorasi Jamur dari Rizosfer Persemaian Pinus sp. serta Uji Potensinya dalam Menghambat Pertumbuhan Patogen Penyebab Lodoh

KHAERUNNISA, Syifa (2018) Eksplorasi Jamur dari Rizosfer Persemaian Pinus sp. serta Uji Potensinya dalam Menghambat Pertumbuhan Patogen Penyebab Lodoh. Skripsi thesis, Universitas Jenderal Soedirman.

[img] PDF (Cover)
COVER Syifa Khaerunnisa_ B1J013075_scan.pdf

Download (139kB)
[img] PDF (Legalitas)
LEGALITAS Syifa Khaerunnisa_ B1J013075_scan.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (622kB)
[img] PDF (Abstrak)
ABSTRAK Syifa Khaerunnisa_ B1J013075_scan.pdf

Download (130kB)
[img] PDF (BabI)
BAB I Syifa Khaerunnisa_ B1J013075_scan.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (129kB)
[img] PDF (BabII)
BAB II Syifa Khaerunnisa_ B1J013075_scan.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (155kB)
[img] PDF (BabIII)
BAB III Syifa Khaerunnisa_ B1J013075_scan.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (251kB)
[img] PDF (BabIV)
BAB IV Syifa Khaerunnisa_ B1J013075_scan.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img] PDF (BabV)
BAB V Syifa Khaerunnisa_ B1J013075_scan.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (124kB)
[img] PDF (DaftarPustaka)
DAFTAR PUSTAKA Syifa Khaerunnisa_ B1J013075_scan.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (223kB)
[img] PDF (Lampiran)
LAMPIRAN Syifa Khaerunnisa_ B1J013075_scan.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (607kB)

Abstract

Penanaman pinus di Indonesia dilakukan dalam skala yang cukup besar. Kendala utama dalam penanaman pinus yaitu penyakit lodoh pada persemaian yang umumnya disebabkan oleh patogen Fusarium sp. Salah satu upaya alternatif pengendalian yang dapat dilakukan adalah penggunaan jamur rizosfer yang mampu menghambat pertumbuhan patogen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui genera jamur pada rizosfer persemaian pinus dan mengetahui potensinya dalam menghambat pertumbuhan patogen Fusarium sp. penyebab lodoh. Penelitian dilaksanakan pada Oktober 2017 hingga Agustus 2018 di Laboratorium Mikologi dan Fitopatologi Fakultas Biologi Universitas Jenderal Soedirman. Pengambilan sampel dilakukan di lahan persemaian pinus Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Karangkobar, Banjarnegara dengan metode acak terpilih. Isolasi jamur menggunakan metode pengenceran bertingkat. Jamur diidentifikasi dan diseleksi lima isolat untuk diuji potensinya. Pengujian meliputi uji daya hambat, uji antibiosis metabolit volatil dan non volatil, serta uji mikoparasitisme menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan lima kali ulangan. Persentase penghambatan jamur rizosfer terhadap patogen Fusarium sp. dan bobot kering miselium jamur rizosfer dianalisis menggunakan ANOVA pada tingkat kesalahan 5% dan 1%. Hasil penelitian diperoleh 15 isolat jamur rizosfer dari 9 genera, yaitu Acremonium, Aspergillus, Cylindrocladium, Eupenicillium, Fusarium, Gliocladium, Penicillium, Paecilomyces, dan Trichoderma. Isolat jamur yang diuji yaitu Acremonium sp. (P5c), Aspergillus sp.3 (P5d), Fusarium sp. (P5f), Gliocladium sp. (P3c), dan Trichoderma sp. (P4a). Kemampuan daya hambat terbaik dimiliki oleh Trichoderma sp. (P4a), dibandingkan dengan empat isolat jamur lainnya. Isolat Gliocladium sp. (P3c), Trichoderma sp. (P4a), Acremonium sp. (P5c), dan Fusarium sp. (P5f) memiliki kemampuan antibiosis metabolit volatil yang lebih baik daripada Aspergillus sp.3 (P5d), sedangkan kemampuan antibiosis metabolit non volatil terbaik dimiliki oleh Aspergillus sp.3 (P5d). Kemampuan mikoparasitisme terbaik dimiliki oleh Fusarium sp. (P5f) dengan bobot miselium kering yang lebih tinggi dibandingkan denga empat isolat lainnya.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Nomor Inventaris: B18122
Uncontrolled Keywords: pinus, patogen Fusarium sp.,lodoh, jamur rizosfer
Subjects: F > F427 Fungi
P > P101 Pathology
P > P315 Plant breeding
P > P319 Plant diseases
Divisions: Fakultas Biologi > S1 Biologi
Depositing User: Mrs Zahra Madani
Date Deposited: 03 Feb 2021 04:07
Last Modified: 03 Feb 2021 04:07
URI: http://repository.unsoed.ac.id/id/eprint/7499

Actions (login required)

View Item View Item