Perbedaan Kekuatan Otot Sebelum dan Sesudah Intervensi Plyometric Training pada Anggota UKM Olahraga Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Soedirman

NUGRAHA, Thomas Nata (2018) Perbedaan Kekuatan Otot Sebelum dan Sesudah Intervensi Plyometric Training pada Anggota UKM Olahraga Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Soedirman. Skripsi thesis, Universitas Jenderal Soedirman.

[img] PDF (Cover)
1 COVER.pdf

Download (102kB)
[img] PDF (Legalitas)
2 LEGALITAS.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (248kB)
[img] PDF (Abstrak)
3 ABSTRAK.pdf

Download (163kB)
[img] PDF (BabI)
4 BAB I.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (204kB)
[img] PDF (BabII)
5 BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (511kB)
[img] PDF (BabIII)
6 BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (487kB)
[img] PDF (BabIV)
7 BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (386kB)
[img] PDF (BabV)
8 BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (202kB)
[img] PDF (DaftarPustaka)
9 DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (289kB)
[img] PDF (Lampiran)
10 LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (960kB)

Abstract

Kekuatan otot adalah kemampuan otot untuk mengatasi beban atau tahanan maksimal. Kekuatan otot yang kurang dapat menghalangi melakukan aktivitas fisik pada kehidupan sehari- hari, yang pada akhirnya akan mengakibatkan disabilitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kekuatan otot sebelum dan sesudah Plyometric Training. Penelitian ini bersifat quasi eksperimental dengan pre-post test design without control. Tiga puluh subjek laki-laki berusia 18-20 tahun diambil menjadi subjek penelitian melalui teknik consecutive sampling. Setelah pemilihan subjek dilakukan sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi, subjek penelitian lalu mengisi kuesioner Physical Activity Readiness Questionaire (PARQ). Intervensi dilakukan selama 5 minggu dengan frekuensi 2 kali dalam seminggu. Pengukuran kekuatan otot dilakukan sebelum dan sesudah intervensi dilakukan. Kekuatan otot diukur menggunakan metode leg strength test dengan alat back-leg dynamometer. Berdasarkan uji t – berpasangan, hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan yang bermakna kekuatan otot sebelum dan sesudah intervensi dengan nilai p=0,0001 (p<0,05). Kesimpulan penelitian ini terdapat perbedaan kekuatan otot sebelum dan sesudah intervensi selama 5 minggu.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Nomor Inventaris: G18173
Uncontrolled Keywords: Kekuatan Otot, Plyometric Training, Leg strength test, Back-leg Dynamometer
Subjects: B > B270 Bones Muscles Skeleton
C > C559 College students
S > S609 Sports
Divisions: Fakultas Kedokteran > S1 Pendidikan Dokter
Depositing User: Mr BAYU Ananda
Date Deposited: 09 Feb 2021 05:13
Last Modified: 09 Feb 2021 05:13
URI: http://repository.unsoed.ac.id/id/eprint/7632

Actions (login required)

View Item View Item