Analisis Dataran Banjir untuk Berbagai Kondisi Hujan Ekstrim (Studi Kasus: Sungai Tambakbayan DAS Opak, Daerah Istimewa Yogyakarta)

SETIAWAN, Muhammad Vicky (2021) Analisis Dataran Banjir untuk Berbagai Kondisi Hujan Ekstrim (Studi Kasus: Sungai Tambakbayan DAS Opak, Daerah Istimewa Yogyakarta). Skripsi thesis, Universitas Jenderal Soedirman.

[img] PDF (Cover)
Cover - Muhammad Vicky Setiawan H1D013057.pdf

Download (195kB)
[img] PDF (Legalitas)
Legalitas - Muhammad Vicky Setiawan H1D013057.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img] PDF (Abstrak)
Abstrak - Muhammad Vicky Setiawan H1D013057.pdf

Download (389kB)
[img] PDF (BabI)
BAB I - Muhammad Vicky Setiawan H1D013057.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (559kB)
[img] PDF (BabII)
BAB II - Muhammad Vicky Setiawan H1D013057.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (386kB)
[img] PDF (BabIII)
BAB III - Muhammad Vicky Setiawan H1D013057.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (539kB)
[img] PDF (BabIV)
BAB IV - Muhammad Vicky Setiawan H1D013057.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (859kB)
[img] PDF (BabV)
BAB V - Muhammad Vicky Setiawan H1D013057.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (439kB)
[img] PDF (DaftarPustaka)
Daftar Pustaka - Muhammad Vicky Setiawan H1D013057.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (322kB)
[img] PDF (Lampiran)
Lampiran - Muhammad Vicky Setiawan H1D013057.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

Indonesia sangat kaya akan cadangan mineral dan mempunyai dinamika geologis yang sangat dinamis yang mengakibatkan potensi bencana letusan gunung api, longsor, gempa, tsunami, dan juga banjir karena Indonesia terletak pada 3 (tiga) lempeng yaitu Lempeng Indo-Australia, Lempeng Eurasia dan Lempeng Pasifik. Menurut catatan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) kejadian banjir dari tahun 1815 hingga 2019 sebanyak 9.567 yang merupakan 36.80 % kejadian bencana di negara Indonesia. Pada Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta bencana banjir kerap terjadi. Di musim penghujan tahun 2019 tepatnya pada tanggal 17 maret 2019 banjir terjadi di Kabupaten Bantul yang menimbulkan kerugian yang besar. Penelitian ini di harapkan dapat menjadi salah satu upaya penanggulangan banjir. Untuk dapat mengetahui dataran banjir, maka dilakukan survey topografi sungai guna mendapatkan profil memanjang dan melintang sungai. Curah hujan dimodelkan sedemikian rupa dan memakai kala ulang sehingga mendapatkan debit hujan aliran. Dengan bantuan software ArcGIS dan HEC RAS dapat memodelkan dataran banjir yang digunakan untuk keperluan perencanaan dalam upaya mengatasi banjir di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Berdasarkan analisis frekuensi, distribusi prababilitas memakai distribusi Log Pearson III sehingga mendapatkan debit maksimum banjir menggunakan kala ulang Q25 adalah 7,661 m3/d, Q50 adalah 8,219 m3/d, dan Q100 adalah 8,740 m3/d. Elevasi muka air banjir berdasarkan hasil running HEC RAS pada bagian hulu adalah mencapai kurang lebih 50 cm, pada bagian tengah mencapai kurang lebih 3,2 meter, dan pada bagian hilir mencapai kurang lebih 5,8 meter. Terdapat tiga desa yang terdampak oleh dataran banjir yaitu Desa Condongcatur, Desa Caturtunggal, dan Desa Maguwoharjo. Dengan luasan yang terkena masing-masing dengan Q25 adalah 67849, 477496, 272273 meter persegi, dengan Q50 adalah 72860, 486601, 282055 meter persegi, dan dengan Q100 adalah 74363, 489720, 287627 meter persegi.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Nomor Inventaris: H21048
Uncontrolled Keywords: Dataran banjir, HEC RAS, ArcGIS, hujan ekstrim, interpolasi IDW, muka air banjir
Subjects: F > F198 Flood control
H > H361 Hydraulics Rivers Water
Divisions: Fakultas Teknik > S1 Teknik Sipil
Depositing User: Mr Muhammad Vicky Setiawan
Date Deposited: 17 Feb 2021 01:11
Last Modified: 17 Feb 2021 01:11
URI: http://repository.unsoed.ac.id/id/eprint/7969

Actions (login required)

View Item View Item