Analisis Pengaruh Penggunaan Sistem Pembayaran Non-Tunai terhadap Inflasi (Tahun 2010-2018)

SURYANI, Indra (2020) Analisis Pengaruh Penggunaan Sistem Pembayaran Non-Tunai terhadap Inflasi (Tahun 2010-2018). Skripsi thesis, Universitas Jenderal Soedirman.

[img] PDF (Cover)
COVER-Indra Suryani-C1A016004-Skripsi-2020.pdf

Download (1MB)
[img] PDF (Legalitas)
LEGALITAS-Indra Suryani-C1A016004-SKRIPSI-2020.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img] PDF (Abstrak)
ABSTRAK-Indra Suryani-C1A016004-Skripsi-2020.pdf

Download (1MB)
[img] PDF (BabI)
BAB-I-Indra Suryani-C1A016004-Skripsi-FEB-2020.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img] PDF (BabII)
BAB-II-Indra Suryani-C1A016004-Skripsi-FEB-2020.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img] PDF (BabIII)
BAB-III-Indra Suryani-C1A016004-Skripsi-FEB-2020.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img] PDF (BabIV)
BAB-IV-Indra Suryani-C1A016004-Skripsi-FEB-2020.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img] PDF (BabV)
BAB-V-Indra Suryani-C1A016004-Skripsi-FEB-2020.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img] PDF (DaftarPustaka)
DAFTAR PUSTAKA-Indra Suryani-C1A016004-Skripsi-FEB-2020.pdf

Download (1MB)
[img] PDF (Lampiran)
LAMPIRAN-Indra Suryani-C1A016004-Skripsi-2020.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Judul penelitian ini adalah “Analisis Pengaruh Penggunaan Sistem Pembayaran Non-Tunai Terhadap Inflasi (Tahun 2010-2018)”. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh nilai transaksi kartu debet, e-money, dan kliring terhadap inflasi dan menganalisis variabel yang paling berpengaruh terhadap inflasi. Pada penelitian ini menggunakan data sekunder yang diterbitkan oleh Bank Indonesia dari tahun 2010-2018. Alat analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian ini secara parsial menunjukan bahwa variabel nilai transaksi kartu debet dan nilai transaksi kliring tidak berpengaruh signifikan terhadap inflasi, dan variabel nilai transaksi e-money berpengaruh negatif dan signifikan terhadap inflasi. Nilai transaksi e-money juga menjadi variabel yang paling berpengaruh terhadap inflasi dalam penelitian ini. Hasil pengujian secara simultan menyatakan bahwa nilai transaksi kartu debet, nilai transaksi e-money, dan nilai transaksi kliring berpengaruh signifikan terhadap inflasi Indonesia 2010-2018. Implikasi dari penelitian ini adalah Bank Indonesia selaku otoritas moneter perlu melakukan pengaturan sistem interkoneksi dan penyediaan infrastruktur pendukung untuk meningkatkan penggunaan alat pembayaran non-tunai. Seiring dengan dilakukan pengawasan secara berkala terhadap perkembangan jumlah alat pembayaran non-tunai agar jumlahnya dapat terkendali sehingga tidak menyebabkan masalah ekonomi, dan dapat mengurangi resiko terjadinya inflasi. Untuk meningkatkan pengguna e-money, otoritas moneter dapat melakukan kolaborasi antar pelaku pasar melalui pengembangan program elektronifikasi sektor transportasi yang diperluas ke pembayaran transportasi laut, transaksi sektor perbelanjaan, pelayanan publik dan sektor pariwisata. Untuk meningkatkan atau mempertahankan kepercayaan masyarakat terhadap e-money, Bank Indonesia harus memberikan garansi keamanan kepada pengguna, serta melakukan peningkatan sistem keamanan dan standar oprasional e-money yang mendukung meminimalisir terjadinya kerugian oleh cyber crime dan kecurangan lainnya.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Nomor Inventaris: C20226
Uncontrolled Keywords: Inflasi, alat pembayaran non-tunai, e-money, kartu debet, kliring
Subjects: E > E167 Electronic commerce
E > E39 Economic conditions
I > I127 Inflation Finance
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis > S1 Ilmu Ekonomi & Studi Pembangunan
Depositing User: Mrs Yayuk Khotiarsih
Date Deposited: 10 Jan 2022 04:43
Last Modified: 10 Jan 2022 04:43
URI: http://repository.unsoed.ac.id/id/eprint/12632

Actions (login required)

View Item View Item