HENDRIYANTI, Septiannisa Rizki (2017) Bentuk dan Fungsi Penggunaan Shuujoshi oleh Karakter Anime Fairy Tail (Pendekatan Semantik). Skripsi thesis, Universitas Jenderal Soedirman.
|
PDF (Cover)
Cover_1.pdf Download (200kB) | Preview |
|
PDF (Legalitas)
Legalitas dan bagian awal TA_1.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
||
|
PDF (Abstrak)
Abstrak_1.pdf Download (587kB) | Preview |
|
PDF (BabI)
Bab I_1.pdf Restricted to Repository staff only Download (498kB) |
||
PDF (BabII)
Bab II_1.pdf Restricted to Repository staff only Download (210kB) |
||
PDF (BabIII)
Bab III_1.pdf Restricted to Repository staff only Download (422kB) |
||
PDF (BabIV)
Bab IV_1.pdf Restricted to Repository staff only Download (577kB) |
||
PDF (BabV)
Bab V_1.pdf Restricted to Repository staff only Download (103kB) |
||
|
PDF (Daftarpustaka)
Daftar Pustaka_1.pdf Download (92kB) | Preview |
|
PDF (Lampiran)
Lampiran_1.pdf Restricted to Repository staff only Download (641kB) |
Abstract
Penelitian ini mengkaji tentang bentuk dan fungsi penggunaan shuujoshi dalam anime Fairy Tail episode 1-5. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan semantik untuk menganalisis bentuk dan fungsi shuujoshi berdasarkan teori Chino dan Shinmura. Sumber data yang digunakan adalah anime Fairy Tail episode 1-5. Data analisis berupa kalimat yang mengandung shuujoshi sebanyak 465 buah. Data shuujoshi yang berhasil ditemukan berjumlah 549 buah. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik simak dan teknik catat. Teknik analisis menggunakan teknik taksonomi. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 18 bentuk shuujoshi antara lain bentuk ka (71), kana (7), kashira (12), na (72), ne (72), no (77), sa (3), wa (17) wayo (18), yo (131) noyo (22), ze (10), zo (24), -kke (2), -tteba (2), -i (1), mono (7), dan mono ka (1). Fungsi yang ditemukan berupa ungkapan perasaan (heran, senang, kagum, kecewa, marah/jengkel); penegasan kalimat; keputusan; sebagai kalimat pertanyaan (kepada orang lain atau diri sendiri); harapan; alasan; ketidakpuasan; ketidakpastian; menarik perhatian lawan bicara; pemberitahuan; ancaman; memastikan; mengikuti kalimat ajakan, perintah, dan larangan; menunjukkan kelemahlembutan; respon terkejut; respon terhadap pertanyaan retorikal; dan memamerkan kemauan. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa bentuk yang paling banyak muncul dalam sumber data adalah bentuk yo dan variasinya berupa wayo dan noyo dengan fungsi ketegasan atau peringatan untuk menunjukkan sisi humor dan fungsi pernyataan untuk memberikan informasi kepada lawan bicara dan penonton. Hal ini menunjukkan bahwa shuujoshi yo digunakan sebagai bentuk kedekatan antar karakter dalam anime tersebut
Item Type: | Thesis (Skripsi) |
---|---|
Nomor Inventaris: | F17353 |
Uncontrolled Keywords: | Fairy Tail, shuujoshi, bentuk, fungsi, semantik |
Subjects: | P > P624 Public administration |
Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > S1 Ilmu Administrasi Negara |
Depositing User: | Mr Rohmadi Rohmadi |
Date Deposited: | 10 Oct 2019 08:45 |
Last Modified: | 14 Oct 2019 02:10 |
URI: | http://repository.unsoed.ac.id/id/eprint/3039 |
Actions (login required)
View Item |