Pengaruh bakteri pseudomonas fluorescens terhadap perubahan bobot tubuh larva oryctes rhinoceros dan helicoverpa armigera serta keragaman jenis mikroba simbion

FITRIANA, Mila Amalia (2017) Pengaruh bakteri pseudomonas fluorescens terhadap perubahan bobot tubuh larva oryctes rhinoceros dan helicoverpa armigera serta keragaman jenis mikroba simbion. Skripsi thesis, Universitas Jenderal Soedirman.

[img]
Preview
PDF (Cover)
Cover_1.pdf

Download (70kB) | Preview
[img] PDF (Legalitas)
Legalitas dan bagiana wal TA_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (240kB)
[img]
Preview
PDF (Abstrak)
Abstrak_1.pdf

Download (28kB) | Preview
[img] PDF (BabI)
BAb I_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (54kB)
[img] PDF (BabII)
BAb II_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img] PDF (BabIII)
BAb III_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (57kB)
[img] PDF (BabIV)
BAb IV_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (854kB)
[img] PDF (BabV)
BAb V_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (44kB)
[img]
Preview
PDF (DaftarPustaka)
Daftar Pustaka_1.pdf

Download (86kB) | Preview
[img] PDF (Lampiran)
Lampiran_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Oryctes rhinoceros merupakan hama penting tanaman kelapa. Helicoverpa armigera termasuk hama penting tanaman jagung yang menyerang bagian tongkol. Serangga dalam menyuplai makanan bersimbiosis dengan organisme dalam pencernaan serangga. Mikroba simbion adalah mikorba yang hidup secara simbiosis mutualisme di dalam perut serangga. Penelitian ini bertujuan untuk : 1) Mengetahui perubahan bobot tubuh larva dengan perlakuan bakteri P. fluorescens, 2) Mengetahui keragaman mikroba simbion dalam organ pencernaan larva O. rhinoceros dan H. armigera setelah perlakuan bakteri P. fluorescens. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Perlindungan Tanaman Fakultas pertanian Universaitas Jenderal Soedirman mulai bulan Mei 2016 sampai dengan November 2016. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan dua perlakuan tiga puluh ulangan. Perlakuan P60 dan kontrol. Variabel yang diamati yaitu perubahan bobot tubuh dan keragaman jenis mikroba simbion. Metode yang dilakukan antara lain, explorasi serangga, perbanyakan serangga, perbanyakan P60, aplikasi, pengukuran dan identifikasi. Data bobot tubuh dianalisis menggunakan uji T, dan data jenis mikroba simbion dianalisis deskriptif komparatif. Perut larva dibedah untuk mendapatkan bagian usus kemudian ditumbuhkan pada media NA dan PDA dengan pengenceran 10 untuk mendapatkan koloni tunggal dan diidentifikasi. Identifikasi dilaksanakan di Laboratorium Pusat Peneltian Bioteknologi Bogor berdasarkan sekuen 16S rDNA dan karakterisasi di Laboratorium Perlindungan Tanaman. Hasil penelitian menunjukkan P60 dapat menurunkan bobot tubuh Oryctes rhinoceros 10% dan Helicoverpa armigera 16%. Berdasarkan uji T, hasil T hitung bobot tubuh larva Oryctes rhinoceros dan Helicoverpa armigera berturutturut yaitu 5,454 dan 15. T hitung kedua serangga uji lebih besar dari T tabel (1.699). Hal tersebut menunjukkan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima, artinya bakteri Pseudomonas fluorescens menyebabkan penurunan bobot tubuh larva sesudah perlakuan. P60 dapat menurunkan keragaman mikroba simbion. Perlakuan kontrol pada O. rhinoceros diperoleh empat spesies diantaranya, S. marcescens, B. thuringiensis, B. licheniformis, F. oxysporum. Perlakuan kontrol pada organ H. armigera diantaranya, S. marcescens, B. amyloliquefaciens, B. 12 subtilis, Enterobacter cloaceae. Perlakuan P60 dapat menghilangkan F. oxysporum pada organ O. rhinoceros, dan menghilangkan S. marcescens pada organ H. armigera.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Nomor Inventaris: A17048
Subjects: B > B8 Bacteria
Divisions: Fakultas Pertanian > S1 Agroteknologi
Depositing User: Mr Rohmadi Rohmadi
Date Deposited: 25 Oct 2018 03:06
Last Modified: 23 Jun 2022 05:20
URI: http://repository.unsoed.ac.id/id/eprint/462

Actions (login required)

View Item View Item

Downloads

Downloads per month over past year