Optimasi Suhu dan Waktu Ekstraksi Cair pada Bubuk Daun Kecombrang (Etlingera Elatior)

FATIMAH, Farah (2019) Optimasi Suhu dan Waktu Ekstraksi Cair pada Bubuk Daun Kecombrang (Etlingera Elatior). Skripsi thesis, Universitas Jenderal Soedirman.

[img] PDF (Cover)
COVER - A1F015034 FARAH FATIMAH.pdf

Download (41kB)
[img] PDF (Legalitas)
LEGALITAS, PRAKATA DAN DAFTAR ISI - A1F015034 FARAH FATIMAH.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (523kB)
[img] PDF (Abstrak)
ABSTRAK - A1F015034 FARAH FATIMAH.pdf

Download (14kB)
[img] PDF (BabI)
BAB I - A1F015034 FARAH FATIMAH.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (142kB)
[img] PDF (BabII)
BAB II - A1F015034 FARAH FATIMAH.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (185kB)
[img] PDF (BabIII)
BAB III - A1F015034 FARAH FATIMAH.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (175kB)
[img] PDF (BabIV)
BAB IV - A1F015034 FARAH FATIMAH.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (317kB)
[img] PDF (BabV)
BAB V - A1F015034 FARAH FATIMAH.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (84kB)
[img] PDF (DaftarPustaka)
DAFTAR PUSTAKA - A1F015034 FARAH FATIMAH.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (159kB)
[img] PDF (Lampiran)
LAMPIRAN - A1F015034 FARAH FATIMAH.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (761kB)

Abstract

Penggunaan bahan pengawet sintesis tidak direkomendasikan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) karena dapat berisiko menimbulkan penyakit kanker (carcinogen agent). Oleh karena itu perlu dicari alternatif lain yaitu bahan pengawet alami yang bersumber dari bahan alami. Salah satu bahan alami yang memiliki potensi sebagai pengawet alami adalah tanaman kecombrang. Kecombrang (Etlingera elatior) merupakan tanaman golongan Zingiberaceae. Kandungan fitokimia bunga, batang, rimpang dan daun kecombrang di antaranya adalah senyawa alkaloid, saponin, tanin, fenolik, flavonoid, triterpenoid, steroid, dan glikosida. Ekstraksi adalah proses penarikan komponen-komponen kimia yang terdapat dalam simplisia dengan menggunakan pelarut. Faktor-faktor yang berpengaruh dalam operasi ekstraksi yaitu jenis pelarut, metode yang digunakan dalam ekstraksi, waktu, suhu serta proses pemisahan pelarut dari hasil ekstraksi. Penelitian ini bertujuan untuk: 1)mengetahui kandungan senyawa bioaktif ekstrak cair daun kecombrang menggunakan pelarut air secara kualitatif; 2)mengetahui pengaruh suhu dan waktu terhadap kualitas ekstrak cair daun kecombrang secara kuantitatif, 3)mengetahui formula optimum ekstraksi cair daun kecombrang dan hasil respons aktual secara kuantitatif nilai pH, total fenol dan total flavonoid pada formula optimum. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret sampai Agustus 2019 di Laboratorium Teknologi Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto Utara. Penelitian ini menggunakan metode Response Surface Methodology (RSM) dengan program Design Expert v10. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Central Composit Design (CCD) dengan dua faktor uji, diperoleh 13 formulasi perlakuan. Faktor yang dicobakan pada penelitian ini yaitu suhu dan waktu ekstraksi cair. Suhu terdiri dari tiga taraf yaitu 40 C, serta waktu terdiri dari tiga taraf yaitu 3, 4 dan 5 jam. Variabel yang diamati adalah variabel kuantitatif yang meliputi nilai pH, total fenol dan flavonoid. Variabel kualitatif meliputi alkaloid, flavonoid, saponin, steroid, tanin, fenol dan glikosida. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) kandungan senyawa bioaktif yang terdapat dalam ekstrak cair daun kecombrang menggunakan pelarut air adalah fenol, flavonoid, alkaloid, steroid, tanin dan saponin, 2)ekstrak cair daun kecombrang seiring dengan kenaikan suhu cenderung menghasilkan nilai pH yang rendah, total fenol dan total flavonoid yang tinggi serta seiring dengan penambahan lama waktu cenderung menghasilkan ekstrak cair daun kecombrang dengan nilai pH yang rendah, total fenol dan total flavonoid yang rendah, 3)formula optimum ekstraksi cair daun kecombrang yaitu ekstraksi menggunakan suhu 51 o o o C, 50 C, dan 60 o C dengan lama waktu 3 jam menghasilkan respons aktual secara kauntitatif nilai pH 4,35, kadar fenol 327,13 mg TAE/100 g dan kadar flavonoid 24,911 mg QE/100 g.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Nomor Inventaris: A19399
Uncontrolled Keywords: Optimasi Suhu, Waktu Ekstraksi, Daun Kecombrang
Subjects: T > T126 Temperature
V > V32 Vegetables Preservation
Divisions: Fakultas Pertanian > S1 Ilmu dan Teknologi Pangan
Depositing User: Mr Supriyana Supriyana
Date Deposited: 26 Aug 2020 04:13
Last Modified: 26 Aug 2020 04:13
URI: http://repository.unsoed.ac.id/id/eprint/5062

Actions (login required)

View Item View Item