Kajian Motivasi Konsumen dalam Mengkonsumsi Pangan Olahan Halal di DKI Jakarta dengan Menggunakan Pendekatan Means-End Chain (MEC)

LIANA, Denisa (2017) Kajian Motivasi Konsumen dalam Mengkonsumsi Pangan Olahan Halal di DKI Jakarta dengan Menggunakan Pendekatan Means-End Chain (MEC). Skripsi thesis, Universitas Jenderal Soedirman.

[img]
Preview
PDF (Cover)
Cover_1.pdf

Download (18kB) | Preview
[img] PDF (Legalitas)
Legalitas dan Bagian Tugas Akhir_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (239kB)
[img]
Preview
PDF (Abstrak)
Abstrak_1.pdf

Download (133kB) | Preview
[img] PDF (BabI)
BAB I_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (125kB)
[img] PDF (BabII)
BAB II_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (242kB)
[img] PDF (BabIII)
BAB III_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (294kB)
[img] PDF (BabIV)
BAB IV_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (319kB)
[img] PDF (BabV)
BAB V_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (97kB)
[img]
Preview
PDF (DaftarPustaka)
Daftar Pustaka_1.pdf

Download (251kB) | Preview
[img] PDF (Lampiran)
Lampiran_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (300kB)

Abstract

Indonesia is the largest muslim population in the world. However, the level awareness with respect to halal processed food is still low in indonesia. This might Be due to no strict regulation for food industries who don’t apply halal certification.this aims of study halal due to: 1) determine the hierarchy of consumers motivation who consume processed food in jakarta 2) determine the attributes, consequences, values of processed food.. 3) determine the category of halal consumer based on maslow's theory. The research was conducted through a survey in jakarta especially east Jakarta. The research was conducted during november 2016 to january 2017. The Survey was conducted by interviewing 40 respondents using in-depth interviews (laddering). Convinience sampling methods purposive sampling was applied in this study, the observed variables that abstractness ratio and centrality index. Abstracness ratio used to identify attributes, consequences, and whereas the values f centrality index used to indicate which content code has a central role in hvm. Analysis in use which means the approach end chain (mec),was employed which consists of three phases:1) coding, 2) creating hierarchical value map (hvm), and 3)interpretation hvm. Results from this study show that there are three themes in consumer motivation towards halal processed food. That are 1)god regulations, 2)health and 3)better future. Based on topics centrality index, the dominant attributes are“rule of God” (0.09), “religious” (0.07), and “believers” (0.06). The dominant of consequences namely are “health” (0:16), “can perform the activity” (0.14), and “provide for the family” (0:07). The dominant values are namely “the future of good” (0.06), “go to heaven” and “longlife” (0.03). Categories motivation of halal ood consumer on the theory of maslow is categorized in the second level, which is needs for safety. Indonesia adalah salah satu negara dengan jumlah penduduk muslim terbesar di dunia sayangnya, mereka tak terlindungi dari produk-produk yang tak halal karena masih banyak pangan olahan makanan dan minuman yang beredar disekitar kita tak berlabelkan halal. Hal ini sangat mengkhawatirkan karena pemerintah bersifat pasif, produsen malas mendaftarkan kehalalan produknya, dan masyarakat acuh tak acuh. Penelitian ini bertujuan untuk:1) mengetahui motivasi hierarki konsumen yang mengkonsumsi pangan olahan di dki jakarta 2) mengetahui atribut, konsekuensi, nilai-nilai motivasi konsumen pangan olahan di dki jakarta yang lebih dominan dengan melihat centrality index. 3) mengetahui kategori kebutuhan konsumen pangan olahan halal berdasarkan teori maslow. Penelitian ini dilaksanakan secara survei di DKI Jakarta khususnya jakarta Timur. Penelitian dilaksanakan bulan november 2016 sampai januari 2017. Survei dilakukan dengan mewawancarai 40 responden, dengan menggunakan metode wawancara mendalam (laddering) untuk mengidentifikasi motivasi konsumen pangan olahan halal. Metode pengambilan sampel secara convinience purposive sampling, variabel yang diamati yaitu abstractness ratio dan centrality index. Abstracness ratio digunakan untuk mengidentifikasi atribut, konsekuensi, nilai-nilai dan sedangkan centrality index digunakan untuk menunjukkan kode konten memiliki peran sentral dalam hvm. Analisis yang digunakan yaitu pendekatan means end chain (mec) yang terdiri dari 3 tahap: 1) pemberian kode, 2) membuat hierarchical value map (hvm), dan 3) interpretasi hvm. Hasil dari penelitian ini yaitu motivasi konsumen yang mengkonsumsi pangan olahan halal di DKI Jakarta melalui pendekatan means end chain adalah 3 tema yaitu 1) peraturan allah, 2) kesehatan, dan 3) masa depan baik. Topik centrality index dapat mengetahui atribut, konsekuensi, dan nilai-nilai yang dominan pada konsumen yang mengkonsumsi pangan olahan halal. Atribut yang didapat yaitu “peraturan allah” (0,09), “religius” (0,07), dan “percaya” (0,06). Konsekuensi yang dominan yaitu “kesehatan” (0,16), “dapat melakukan aktivitas” (0,14), dan “mencukupi kebutuhan keluarga” (0,07). Nilai-nilai yang dominan yaitu “masa depan baik” (0,06), “masuk surga” dan “panjang umur” (0,03). Kategori motivasi Konsumen pangan olahan halal berdasarkan teori maslow yang mengkonsumsi pangan olahan halal di dki jakarta dikategorikan dalam tingkat kedua yaitu kebutuhan kemanan. Dikategorikan dalam tingkat kedua karena ketika responden memakan pangan olahan yang halal maka responden akan merasa terlindungi dan untuk makanan kebutuhan sehari-hari

Item Type: Thesis (Skripsi)
Nomor Inventaris: A17138
Uncontrolled Keywords: Makanan Halal; Motivasi; Mean End Chain
Subjects: C > C797 Consumption Economics Consumers
F > F244 Food Analysis
Divisions: Fakultas Pertanian > S1 Teknik Pertanian
Depositing User: Mrs Sri Hartati
Date Deposited: 09 Jan 2019 03:41
Last Modified: 09 Jul 2020 02:47
URI: http://repository.unsoed.ac.id/id/eprint/542

Actions (login required)

View Item View Item