Pengaruh Level Bekatul terhadap Bau dan Inisiasi Jamur Silase Jagung Manis

WIDIANTO, Nurul (2017) Pengaruh Level Bekatul terhadap Bau dan Inisiasi Jamur Silase Jagung Manis. Skripsi thesis, Universitas Jenderal Soedirman.

[img]
Preview
PDF (Cover)
Cover_1.pdf

Download (19kB) | Preview
[img] PDF (Legalitas)
Legalitas dan Bagian Awal Tugas Akhir_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (216kB)
[img]
Preview
PDF (Abstrak)
Abstrak_1.pdf

Download (114kB) | Preview
[img] PDF (BabI)
BAB I_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (11kB)
[img] PDF (BabII)
BAB II_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (17kB)
[img] PDF (BabIV)
BAB IV_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (263kB)
[img] PDF (BabIII)
BAB III_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (160kB)
[img] PDF (BabV)
BAB V_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (5kB)
[img]
Preview
PDF (DaftarPustaka)
Daftar Pustaka_1.pdf

Download (89kB) | Preview
[img] PDF (Lampiran)
Lampiran_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (170kB)

Abstract

“Pengaruh Level Bekatul Terhadap Bau dan Inisiasi Jamur Silase Jagung Manis” Penelitian dilaksanakan semenjak tanggal 2 sampai 29 Agustus 2016 di Experimental Farm dan Laboratorium Agrostologi Fakultas Peternakan, Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto. Tujuan penelitian adalah mengevaluasi level bekatul dalam pembuatan silase jerami jagung manis terhadap bau dan inisiasi jamur. Metode yang digunakan adalah eksperimen. Perlakuan yang diterapkan adalah R0 (0% bekatul) , R1 (10% bekatul), R2 (20% bekatul), R3 (30% bekatul). Variabel yang diamati adalah bau dan inisiasi jamur silase jerami jagung manis. Hasil analisis ragam menunjukan level bekatul berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap bau, tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap inisiasi jamur (P>0,05). Skor bau silase jerami jagung manis tertinggi pada 30% bekatul (R3) = 2,89 ± 0,127 dan yang terendah adalah silase jerami jagung manis tanpa bekatul (R0) = 2,083 ± 0,244. Skor inisiasi jamur silase jerami jagung manis tertinggi (R1) = 2,80 ± 0,05 pada level bekatul 10% dan yang terendah (R3) = 2,44 ± 0,27 level bekatul 20%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Ditinjau dari bau dan inisiasi jamur penggunaan level bekaul 30% dapat mempertahankan dan meningkatkan kualitas sialse jerami jagung manis. Direkomendasikan pembuatan silase jerami jagung manis dengan tanpa pelayuan sebaiknya menggunakan level 30%.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Nomor Inventaris: D17053
Uncontrolled Keywords: Bekatul, Pakan ternak, Silage
Subjects: F > F240 Food
S > S336 Silage and silos
Divisions: Fakultas Peternakan > S1 Peternakan
Depositing User: Mrs Sri Hartati
Date Deposited: 24 Jan 2019 07:18
Last Modified: 17 Jan 2020 01:50
URI: http://repository.unsoed.ac.id/id/eprint/785

Actions (login required)

View Item View Item

Downloads

Downloads per month over past year