Search for collections on Repository Universitas Jenderal Soedirman

Aplikasi Bio P60 dan Bio T10 Tunggal dan Gabungan Terhadap Penyakit Antraknosa Buah Cabai Rawit

HIDAYAT, Fitrian (2024) Aplikasi Bio P60 dan Bio T10 Tunggal dan Gabungan Terhadap Penyakit Antraknosa Buah Cabai Rawit. Skripsi thesis, Universitas Jenderal Soedirman.

[img] PDF (Cover)
COVER-Fitrian Hidayat-A1D019187-Skripsi-2024.pdf

Download (59kB)
[img] PDF (Legalitas)
LEGALITAS-Fitrian Hidayat-A1D019187-Skripsi-2024.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (602kB)
[img] PDF (Abstrak)
ABSTRAK-Fitrian Hidayat-A1D019187-Skripsi-2024.pdf

Download (102kB)
[img] PDF (BabI)
BAB-I-Fitrian Hidayat-A1D019187-Skripsi-2024.pdf
Restricted to Repository staff only until 25 July 2025.

Download (96kB)
[img] PDF (BabII)
BAB-II-Fitrian Hidayat-A1D019187-Skripsi-2024.pdf
Restricted to Repository staff only until 25 July 2025.

Download (122kB)
[img] PDF (BabIII)
BAB-III-Fitrian Hidayat-A1D019187-Skripsi-2024.pdf
Restricted to Repository staff only until 25 July 2025.

Download (196kB)
[img] PDF (BabIV)
BAB-IV-Fitrian Hidayat-A1D019187-Skripsi-2024.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (530kB)
[img] PDF (BabV)
BAB-V-Fitrian Hidayat-A1D019187-Skripsi-2024.pdf

Download (64kB)
[img] PDF (DaftarPustaka)
DAFTAR PUSTAKA-Fitrian Hidayat-A1D019187-Skripsi-2024.pdf

Download (283kB)
[img] PDF (Lampiran)
LAMPIRAN-Fitrian Hidayat-A1D019187-Skripsi-2024.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (822kB)

Abstract

Cabai rawit merupakan tanaman hortikultura yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan menjanjikan. Produksi cabai rawit terhambat oleh adanya penyakit antraknosa yang disebabkan Colletotrichum capisci. Antraknosa mengakibatkan penurunan kualitas buah serta menyusutnya kuantitas ataupun mutu hasil produksi. Penggunaan fungisida kimia yang digunakan untuk mengendalikan penyakit antraknosa pada tanaman cabai rawit di Indonesia dinilai belum mampu menunjukkan hasil yang memuaskan, selain itu berdampak buruk bagi lingkungan. Sehingga diperlukan alternatif yang lebih ramah lingkungan dan mampu mengendalikan penyakit antaknosa seperti penggunaan metabolit sekunder yang berasal dari mikroba antagonis. Metabolit sekunder yang dimanfaatkan yaitu berasal dari Pseudomonas fluorescens P60 dan Trichoderma harzianum T10, yang telah diformula dengan nama Bio P60 dan Bio T10. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui potensi aplikasi Bio P60 dan Bio T10 baik secara tunggal ataupun gabungan terhadap penyakit antraknosa dan pengaruh terhadap produksi cabai rawit. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Bansari, Kecamatan Bansari, Kabupaten Temanggung dari bulan Desember 2022 sampai Juli 2023, menggunakan Rancangan Acak Kelompok dengan 5 perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuan yang dicoba yaitu kontrol, kimia (fungisida mankozeb 80%), Bio P60, Bio T10, dan Gabungan Bio P60 dan Bio T10 (perbandingan 1:1). Variabel yang diamati terdiri atas masa inkubasi, insidensi penyakit, intensitas penyakit, area under disease progress curve (AUDPC), laju infeksi, dan efektivitas pengendalian, tinggi tanaman, jumlah daun, waktu muncul bunga pertama, waktu muncul buah pertama, jumlah buah, bobot per tanaman, bobot panen per plot (8 m2) dan uji senyawa fenol secara kualitatif. Data dianalisis dengan anova pada taraf kepercayaan 95 %, jika hasil yang didapat menunjukkan pengaruh nyata, maka dilanjutkan DMRT (Duncan’s Multiple Range Test) pada taraf kesalahan 5 %. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan gabungan merupakan perlakuan terbaik, ditunjukkan dengan hasil terbaik pada komponen patosistem seperti menunda masa inkubasi, menekan intensitas penyakit, menurunkan nilai AUDPC masing-masing 13,71, 69, 34, 47,06 % dibanding kontrol dan mampu meningkatkan nilai efektivitas pengendalian sebesar 67,67%. Perlakuan gabungan metabolit sekunder Bio P60 dan Bio T10 juga mampu meningkatkan pertumbuhan dan hasil pada tanaman dengan meningkatkan tinggi tanaman, jumlah buah, bobot buah per tanaman dan bobot panen per plot (8 m2) masing-masing sebesar 27,38, 62,65, 90,85, 82,99 % dibanding kontrol. Aplikasi Bio P60, Bio T10, dan gabungannya mampu meningkatkan senyawa fenol (tanin, saponin, dan glikosida) secara kualitatif pada tanaman cabai rawit.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Nomor Inventaris: A24166
Uncontrolled Keywords: Bio P60, Bio T10, Cabai Rawit, Penyakit Antraknosa
Subjects: P > P179 Pesticides
P > P319 Plant diseases
Divisions: Fakultas Pertanian > S1 Agroteknologi
Depositing User: Mrs Fitrian Hidayat
Date Deposited: 25 Jul 2024 01:01
Last Modified: 25 Jul 2024 01:01
URI: http://repository.unsoed.ac.id/id/eprint/28114

Actions (login required)

View Item View Item