Search for collections on Repository Universitas Jenderal Soedirman

Pembatalan Perkawinan (Studi Terhadap Putusan Pengadilan Agama Sekayu No.0012/Pdt.G/2016/PA.Sky)

KIRANA, Belinda (2017) Pembatalan Perkawinan (Studi Terhadap Putusan Pengadilan Agama Sekayu No.0012/Pdt.G/2016/PA.Sky). Skripsi thesis, Universitas Jenderal Soedirman.

[img]
Preview
PDF (Cover)
Cover_1.pdf

Download (136kB) | Preview
[img] PDF (Legalitas)
Legalitas_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (964kB)
[img]
Preview
PDF (Abstrak)
Abstrak_1.pdf

Download (88kB) | Preview
[img] PDF (BabI)
Bab I_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (174kB)
[img] PDF (BabII)
Bab II_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (487kB)
[img] PDF (BabIII)
Bab III_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (487kB)
[img] PDF (BabIV)
Bab IV_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (494kB)
[img] PDF (BabV)
Bab V_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (113kB)
[img]
Preview
PDF (DaftarPustaka)
Daftar psutaka_1.pdf

Download (205kB) | Preview
[img] PDF (Lampiran)
Lampiran_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (571kB)

Abstract

Pembatalan perkawinan merupakan tindakan putusan pengadilan yang menyatakan bahwa ikatan perkawinan yang telah dilakukan itu tidak sah. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana pertimbangan hukum hakim dalam mengabulkan permohonan pembatalan perkawinan pada Putusan Pengadilan Agama Sekayu Nomor 0012/Pdt.G/2016/PA.Sekayu. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan Yuridis Normatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa, Putusan Pengadilan Agama Sekayu Nomor 0012/Pdt.G/2016/PA.Sky, Permohonan pembatalan perkawinan dilakukan dengan alasan pihak suami sebagai Pemohon merasa tertipu atas status perawan istri dan status anak yang dilahirkan. Hakim dalam memberikan pertimbangan hukum mendasarkan Pasal 23 huruf b, Pasal 27 ayat (2) dan (3) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 dan Pasal 72 ayat (2) dan (3) Kompilasi Hukum Islam, bahwa penipuan atau keadaan salah sangka mengenai diri suami atau istri dapat menjadi alasan pengajuan permohonan pembatalan perkawinan sepanjang tidak melebihi batas 6 bulan sejak keadaan penipuan atau keadaan salah sangka diketahui.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Nomor Inventaris: E17295
Uncontrolled Keywords: Pembatalan perkawinan, Penipuan
Subjects: M > M85 Marriage Annulment
Divisions: Fakultas Hukum > S1 Ilmu Hukum
Depositing User: Mr Supriyana Supriyana
Date Deposited: 17 Oct 2018 04:28
Last Modified: 08 Sep 2020 03:27
URI: http://repository.unsoed.ac.id/id/eprint/320

Actions (login required)

View Item View Item