Search for collections on Repository Universitas Jenderal Soedirman

Identifikasi Lokus Rs31489 Gen CLPTM1L/TERT Pada Penderita Karsinoma Nasofaring

YANTI, Febriana Inggri (2018) Identifikasi Lokus Rs31489 Gen CLPTM1L/TERT Pada Penderita Karsinoma Nasofaring. Skripsi thesis, Universitas Jenderal Soedirman.

[img] PDF (Cover)
COVER FEBRIANA INGGRI YANTI.pdf

Download (3MB)
[img] PDF (Legalitas)
LEGALITAS FEBRIANA INGGRI YANTI.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)
[img] PDF (Abstrak)
ABSTRAK FEBRIANA INGGRI YANTI.pdf

Download (189kB)
[img] PDF (BabI)
BAB I FEBRIANA INGGRI YANTI.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (206kB)
[img] PDF (BabII)
BAB II FEBRIANA INGGRI YANTI.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (297kB)
[img] PDF (BabIII)
BAB III FEBRIANA INGGRI YANTI.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (316kB)
[img] PDF (BabIV)
BAB IV FEBRIANA INGGRI YANTI.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img] PDF (BabV)
BAB V FEBRIANA INGGRI YANTI.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (200kB)
[img] PDF (DaftarPustaka)
DAFTAR PUSTAKA FEBRIANA INGGRI YANTI.pdf

Download (232kB)
[img] PDF (Lampiran)
LAMPIRAN FEBRIANA INGGRI YANTI.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

Karsinoma nasofaring (KNF) adalah tumor ganas yang tumbuh di daerah nasofaring dengan predileksi di daerah fossa Rosenmuller. Keganasan epitel ini banyak dijumpai pada populasi Cina dan Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Insidensi KNF di dunia pada tahun 2008 sebanyak 84.400 kasus dan 51.600 kasus diantaranya menyebabkan kematian. Sebanyak 120 kasus baru KNF per tahun ditemukan di RSUD Prof. dr. Margono Soekarjo (RSMS), Purwokerto. KNF adalah kanker yang sulit didiagnosis karena tumor primernya berada di dekat dasar tengkorak dan berbagai struktur organ vital. Oleh karena itu, metode yang dapat mendeteksi KNF sejak dini diperlukan untuk pemeriksaan KNF. Etiologi KNF bersifat multifaktor yang terdiri atas faktor infeksi EpsteinBarr Virus (EBV), faktor lingkungan, dan faktor genetik. Gen CLPTM1L/TERT mempunyai fungsi menginduksi apoptosis pada sel yang sensitif terhadap sisplatin dan pemeliharaan panjang telomer DNA. Tujuan penelitian ini adalah untuk melakukan identifikasi gen CLPTM1L/TERT lokus mutasi rs31489 pada penderita KNF dengan teknik PCR konvensional dan mengetahui positivitas deteksi gen CLPTM1L/TERT lokus mutasi rs31489. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif yang berbentuk studi belah lintang (cross sectional). Sebanyak 22 sampel DNA diisolasi dari darah vena penderita KNF yang berobat di RSMS dan memenuhi kriteria inklusi. Identifikasi gen CLPTM1L/TERT lokus mutasi rs31489 dilakukan dengan metode PCR konvensional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gen CLPTM1L/TERT lokus mutasi rs31489 pada penderita KNF dapat diidentifikasi dengan metode PCR dan dihasilkan pita fragmen DNA berukuran 341 pb. Positivitas deteksi gen CLPTM1L/TERT lokus mutasi rs31489 adalah rendah (40 persen).

Item Type: Thesis (Skripsi)
Nomor Inventaris: B18033
Uncontrolled Keywords: gen CLPTM1L/TERT lokus mutasi rs31489, PCR konvensional, Karsinoma Nasofaring
Subjects: T > T342 Tumors
Divisions: Fakultas Biologi > S1 Biologi
Depositing User: Mrs Zahra Madani
Date Deposited: 26 Jan 2021 06:08
Last Modified: 01 Apr 2022 07:48
URI: http://repository.unsoed.ac.id/id/eprint/7267

Actions (login required)

View Item View Item